Share Like
Simpan

Tak terasa 3 trimester pun sudah Ibu jalani, dan kini tinggal menantikan hadirnya wajah mungil yang juga sudah tak sabar ingin segera Ibu peluk.

Kenali tanda-tandanya
Berikut adalah tanda-tanda yang perlu Ibu perhatikan menjelang persalinan:
• Lightening, terjadi saat kepala bayi sudah turun dan memasuki rongga panggul. Perut Ibu tampak menggelantung lebih ke bawah dan Ibu agak lebih mudah bernapas. Kadang Ibu juga merasa ingin berkemih, karena bayi menekan kandung kemih.
• Keluarnya lendir bercampur darah
• Pecah ketuban. Air ketuban ini berfungsi mengelilingi dan melindungi bayi saat dalam rahim. Pecah ketuban bisa terjadi sebelum persalinan tiba. Pecah ketuban secara khas tampak jelas sebagai semburan cairan yang normalnya jernih atau sedikit keruh, hampir tidak berwarna dan jumlahnya bervariasi.
• Kontraksi. Kadang kontraksi ini timbul secara tidak teratur, namun bila terjadi kontraksi yang konstan dengan interval kurang dari 10 menit, bisa menjadi tanda persalinan akan segera terjadi.


Proses persalinan

Proses persalinan terbagi menjadi beberapa tahap, atau disebut kala, yaitu sebagai berikut:

1. Kala 1:
• Fase laten: pembukaan leher rahim (serviks) sangat lambat, yaitu 3 cm selama sekira 8 jam. Saat ini timbul kontraksi rahim (his) dan keluarnya lendir bercampur darah dari vagina. His berlangsung selama 30-60 detik setiap 5-20 menit sekali
• Fase aktif, dibagi menjadi 3 fase, yaitu
- fase akselerasi, pembukaan 3 cm menjadi 4 cm dalam waktu 2 jam
- fase dilatasi maksimal, pembukaan berlangsung cepat (4 cm menjadi 9 cm) dalam waktu 2 jam
- fase deselerasi: pembukaan lambat, dari 9 cm menjadi 10 cm (lengkap) dalam waktu 2 jam

2. Kala 2
• His semakin kuat dan cepat (2-3 menit sekali)
• Kepala bayi sudah memasuki rongga panggul Ibu dan memutar hingga mencapai dasar panggul
• Kontraksi rahim akan menekan otot panggul, sehingga Ibu pun ingin mengejan.
• Dengan bantuan his, Ibu akan mengejan sehingga mendorong bayi lahir

3. Kala 3: beberapa menit setelah bayi lahir, rahim akan berkontraksi kembali untuk melepaskan plasenta dari dinding rahim. Plasenta biasanya akan keluar dalam waktu 6-15 menit setelah bayi lahir

4. Kala 4: biasanya dalam masa ini plasenta sudah keluar lengkap dan pada kala ini dokter melakukan pengamatan terhadap kemungkinan timbulnya perdarahan pasca melahirkan.

Dengan memahami tanda dan proses persalinan, maka Ibu bisa lebih siaga dalam mempersiapkan persalinan. Alangkah baiknya jika Ibu pun turut melibatkan suami dan/atau keluarga untuk turut membantu memperhatikan tanda-tanda persalinan tersebut, sehingga dapat segera menolong dengan membawa Ibu ke fasilitas kesehatan terdekat. Selain itu, konsultasikan selalu dengan dokter / bidan agar persiapan persalinan Ibu menjadi lebih baik, sehingga Ibu dapat melahirkan si Kecil dengan selamat dan sehat.