Keluar flek saat hamil 2 bulan memang membuat resah dan khawatir ya, Bu. Banyak praduga negatif yang bermunculan begitu Ibu melihat ada flek saat hamil 2 bulan. Meski menimbulkan banyak pertanyaan, selama tidak berbau dan dalam jumlah yang tidak berlebihan, keluar flek coklat saat hamil 2 bulan sebenarnya tergolong normal. Untuk menjaga kondisi kehamilan tetap optimal diperlukan asupan nutrisi salah satunya dari susu kehamilan Frisian Flag PRIMAMUM. Susu ini mengandung 9 Asam Amino Esensial (AAE), protein penting yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh dan harus didapat dari makanan setiap harinya dan tinggi DHA yang bermanfaat untuk perkembangan otak dan 9 nutrisi penting lainnya untuk meningkatkan daya tahan tubuh si Kecil di 1000 hari pertama kehidupannya dengan rasa cokelat yang lezat dan pasti disukai Ibu.

Meski begitu, Ibu tetap perlu waspada apabila mengalami kondisi serupa. Terlebih jika keluar flek coklat saat hamil 2 bulan disertai dengan gejala lainnya. Pasalnya, itu bisa menjadi pertanda adanya gangguan kesehatan. Ibu perlu memahami apa saja penyebab flek saat hamil 2 bulan dan bagaimana cara mengatasinya.

Penyebab Flek saat Hamil 2 Bulan

Flek saat hamil 2 bulan merupakan perdarahan ringan yang umum terjadi di trimester pertama kehamilan. Jika flek yang keluar berwarna coklat, itu merupakan pertanda bahwa darah sudah cukup lama berada di rahim.

Sebuah studi menunjukkan bahwa perdarahan cukup sering terjadi selama trimester pertama kehamilan. Ada berbagai penyebab keluarnya flek saat hamil 2 bulan, diantaranya yaitu:

  1. Perubahan hormon

    Ketika hamil, tubuh Ibu mengalami banyak perubahan dalam waktu yang relatif singkat. Lonjakan hormon yang terjadi selama masa kehamilan menyebabkan peningkatan aliran darah ke sistem reproduksi. 

    Artikel Sejenis

    Pada beberapa ibu hamil, perubahan hormon dapat membuat leher rahim menjadi sangat sensitif sehingga memicu keluarnya flek saat hamil 2 bulan.

  2. Pendarahan implantasi

    Pendarahan implantasi terjadi ketika sel telur yang telah dibuahi menempel pada lapisan rahim untuk memulai proses kehamilan. Kondisi ini umumnya terjadi 6-12 hari setelah pembuahan terjadi. 

    Ibu tidak perlu khawatir akan adanya bahaya flek saat hamil 2 bulan yang disebabkan oleh pendarahan jenis ini. Sebab, flek yang keluar umumnya sangat sedikit dan hanya terjadi selama beberapa jam atau beberapa hari saja.

  3. Kehamilan ektopik

    Dalam beberapa kasus, flek saat hamil 2 bulan merupakan efek dari kehamilan ektopik. Kehamilan ektopik terjadi ketika sel telur yang telah dibuahi berimplantasi dan tumbuh di luar rongga utama rahim, seperti di tuba fallopi. 

    Kehamilan ektopik termasuk kondisi darurat yang membutuhkan penanganan medis sesegera mungkin. Gejalanya meliputi berbagai tingkat rasa sakit dan perdarahan vagina. 

    Wanita mungkin mengalami rasa sakit di satu sisi perut atau di ujung bahu, karena tekanan pada saraf. Beberapa akan mengalami ketidaknyamanan atau kesulitan menggunakan toilet.

    Ibu harus mewaspadai bahaya flek saat hamil 2 bulan yang disebabkan oleh kondisi ini. Sel telur yang telah dibuahi tidak dapat bertahan hidup di luar rahim dan kehamilan ini dapat membahayakan kesehatan Ibu. 

    Dengan itu, berarti kehamilan ektopik dapet mengakibatkan keguguran. Tanpa pengobatan medis, kehamilan ektopik dapat menyebabkan komplikasi serius.

  4. Keguguran

    Perdarahan yang Ibu alami selama masa kehamilan, terutama di trimester pertama bisa menjadi tanda awal keguguran. Ibu perlu waspada jika keluarnya flek saat hamil 2 bulan disertai dengan gejala lain, seperti:

    • Kram dan nyeri perut.
    • Nyeri punggung bawah.
    • Keluar darah merah dalam jumlah banyak.
    • Keluar jaringan atau gumpalan dari vagina.
  5. Infeksi Vagina

    Hal lain yang menyebabkan keluar flek saat hamil 2 bulan adalah infeksi pada vagina. Infeksi yang Ibu alami bisa disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur. Infeksi biasanya menyebabkan bercak atau perdarahan ringan yang berwarna merah muda hingga merah dengan disertai gejala lain, seperti:

    • Gatal.
    • Sakit perut bagian bawah.
    • Nyeri saat buang air kecil.
    • Keputihan.
    • Muncul benjolan atau luka di bagian luar vagina.

Cara Mengatasi Flek saat Hamil 2 Bulan

Cara mengatasi flek saat hamil 2 bulan - ibudanbalita

Walaupun flek saat hamil 2 bulan merupakan hal normal dalam kehamilan, Ibu tentu tidak boleh menyepelekan hal ini. Flek yang keluar selama trimester pertama tanpa disertai gejala apapun biasanya akan mereda setelah 2-3 hari. 

Jika setelah 2-3 hari flek tidak berhenti dan semakin parah, cara mengatasi flek saat hamil 2 bulan yang terbaik yaitu beristirahat total agar tubuh tidak terlalu lelah. Ibu juga sebaiknya menghindari berhubungan seksual untuk mengurangi risiko keguguran dan perdarahan yang semakin parah.

Sebagai tindakan pencegahan keluarnya flek saat hamil 2 bulan, Ibu bisa melakukan beberapa hal berikut ini:

  • Menghindari rokok.
  • Memenuhi kebutuhan nutrisi dengan mengonsumsi makanan bergizi.
  • Mengurangi konsumsi kafein.
  • Mengurangi aktivitas berat.
  • Memerhatikan berat badan.

Kapan Harus ke Dokter Karena Flek Saat Hamil 2 Bulan?

kapan harus ke dokter- ibudanbalita

Flek atau bercak darah yang terjadi setiap hari dengan warna semakin mengental dan cerah perlu Ibu waspadai. Mengutip dari Medline, Ibu perlu segera pergi ke dokter kandungan jika flek saat hamil 2 bulan tidak kunjung berhenti dan diiringi dengan gejala-gejala berikut:

  • Perdarahan hebat.
  • Perdarahan dengan rasa sakit atau kram.
  • Pusing.
  • Nyeri di perut atau panggul.

Segera hubungi dokter dan pergi ke rumah sakit terdekat apabila Ibu mengalami salah satu gejala di atas ya, Bu. Itulah sejumlah informasi yang perlu Ibu ketahui mengenai keluarnya flek saat hamil 2 bulan. Semoga Ibu tetap sehat dan fit selama masa kehamilan berlangsung hingga masa persalinan si Kecil tiba.

Selama kehamilan, agar kesehatan Ibu terjaga dan tumbuh kembang janin optimal, Ibu memerlukan tambahan energi, protein dan nutrisi penting lainnya. Selain mengonsumsi makanan bergizi, Ibu juga perlu mengonsumsi susu ibu hamil yang mengandung 9 Asam Amino Esensial (AAE), protein penting yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh dan harus didapat dari makanan setiap harinya untuk mendukung pertumbuhan sel otak, otot dan tulang janin serta menjaga kesehatan ibu, DHA dan 9 nutrisi penting lainnya seperti: tinggi asam folat, omega 3 (ALA)/DHA, Omega 6 (LA), tinggi zat besi, serat pangan inulin, tinggi vitamin C, protein, tinggi kalsium dan tinggi seng agar kebutuhan nutrisi Ibu selama periode kehamilan tercukupi.

Frisian Flag PRIMAMUM adalah susu ibu hamil dengan 9 Asam Amino Esensial (AAE), tinggi DHA & 9 Nutrisi Penting untuk melengkapi nutrisi Ibu dan si Kecil selama periode kehamilan. Satu gelas Frisian Flag PRIMAMUM mengandung energi sebanyak 180 kalori, protein 9 gram, DHA 34 mg, dan 9 nutrisi penting lainnya dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan ibu hamil. DHA dibutuhkan janin untuk mendukung pertumbuhan sel otaknya. Frisian Flag PRIMAMUM tersedia dalam rasa coklat yang lezat, tidak membuat enek atau mual serta enak disajikan dalam kondisi hangat maupun dingin. 

Sebagai tambahan informasi, Ibu juga bisa menggunakan fitur Kamus Kehamilan yang terdapat dalam Akademi Keluarga Prima untuk mencari informasi tentang kehamilan, asupan nutrisi, dan hal-hal lain yang penting bagi Ibu hamil. Yuk, Bu coba fiturnya!