Whatsapp Share Like
Simpan

Seiring berjalannya waktu, janin yang ada di perut Ibu akan terus tumbuh dan berkembang. Akan ada perubahan dan berita baik untuk Ibu di setiap bulannya. Organ-organnya sudah terbentuk serta berfungsi dengan sempurna, berat badan juga tingginya sudah mulai bertambah, dan bayi Ibu sesekali memberi respon dengan menendang, memukul atau gerakan lainnya. Namun setiap perubahan ini tetap membutuhkan pengorbanan dari Ibu. Masa awal kehamilan Ibu sering mengalami pusing, mual, lemas dan mudah lemas. Memasuki bulan kelima, Ibu akan mengalami sakit pada punggung.

Sakit atau nyeri punggung merupakan ketidaknyamanan yang dirasakan Ibu hamil seiring dengan berkembangnya janin. Ini adalah hal umum karena bisa dirasakan oleh 50% hingga 70% Ibu hamil. Terdapat dua jenis sakit punggung pada Ibu hamil yakni nyeri lumbar dan nyeri panggul. Nyeri lumbar biasanya dirasakan di bagian tengah punggung dan atas pinggang. Rasa sakitnya bisa saja menjalar hingga ke kaki Ibu. Jenis yang satu lagi adalah nyeri panggul yang terasa di bagian pinggang ke samping atau ke bawah melintasi tulang ekor. Dan nyeri ini bisa ditemukan empat kali lebih banyak pada Ibu hamil dibandingkan nyeri lumbar.

Meskipun hal yang biasa, sakit punggung pada Ibu hamil tidak boleh dibiarkan. Ini karena rasa sakitnya bisa mengganggu aktivitas serta mengganggu tidur. Untuk itu Ibu harus mengerti apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya. Berikut ulasannya.

Penyebab Sakit Punggung pada Ibu Hamil

Ada beberapa faktor yang menyebabkan sakit punggung pada Ibu hamil, diantaranya adalah

  1. Berat Tambahan. Bayi yang bertumbuh dengan pesat memaksa tulang belakang Ibu harus menopang berat badannya yang juga semakin bertambah. Bayi yang bertambah berat juga memberi tekanan pada saraf di punggung dan panggul.
  2. Perubahan Hormon. Hormon progesteron dan relaxin yang dilepaskan merangsang ligamen, serviks dan persendian melunak serta melonggar sebagai persiapan persalinan. Pelunakan ini juga mempengaruhi dukungan yang diberikan pada tulang belakang Ibu dan menyebabkan rasa sakit.
  3. Perubahan Postur dan Posisi. Kehamilan perlahan-lahan akan mengubah pusat gravitasi Ibu menjadi lebih maju. Ini berakibat pada  perubahan postur tubuh Ibu. Ibu akan cenderung membungkuk atau miring ke belakang yang bisa menimbulkan rasa sakit pada punggung. Selain itu posisi yang salah seperti terlalu lama berdiri atau posisi tidur yang salah juga bisa menjadi penyebab rasa sakit itu muncul.
  4. Pemisahan Otot. Janin yang terus tumbuh akan mendorong otot-otot perut Ibu dan  menyebabkan peregangan. Otot-otot perut yang meregang akan meningkatkan resiko sakit punggung yang dialami oleh Ibu.
  5. Stres. Stres seringkali berpengaruh pada sakit fisik. Pada masa-masa stres kehamilan Ibu lebih cenderung mengalami peningkatan rasa sakit di punggung.
  6. Sering Mengalami Sakit Punggung Sebelum Kehamilan. Ibu yang telah memiliki masalah punggung sebelumnya berisiko lebih tinggi untuk merasakan sakit punggung bahkan dapat terjadi pada awal kehamilan.

Cara Mengatasi

Apabila sudah mulai merasakan gejala-gejala sakit punggung, Ibu bisa melakukan beberapa latihan dan perawatan untuk mengatasinya. Upaya ini mungkin tidak akan mengatasi rasa sakit secara keseluruhan, namun setidaknya bisa mencegah keparahan dan mengatasi frekuensi rasa sakit. Yang bisa Ibu lakukan antara lain.

Artikel Sejenis

  1. Lakukan peregangan pada bagian punggung ke bawah secara rutin. Konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter atau pelatih khusus Ibu mengenai gerakan-gerakan yang aman
  2. Melakukan pijat prenatal untuk mengendurkan otot-otot tegang dan menghilangkan stres
  3. Melakukan yoga dan meditasi untuk menghilangkan stres
  4. Lakukan kompres dengan air hangat atau es di bagian punggung dan panggul. Ini akan membantu mengendurkan otot-otot yang tegang dan mengurangi peradangan
  5. Hindari tidur terlentang. Posisi ini akan memberikan tekanan pada pembuluh darah besar sehingga menghambat peredaran darah ke tubuh ibu dan janin. Sebaiknya Ibu tidur dengan posisi miring ke kiri untuk memperlancar sirkulasi darah serta tidak menekan organ hati yang berada pada sisi kanan
  6. Menggunakan bantal sebagai penyangga bagian panggul ketika duduk
  7. Ketika mengambil sesuatu sebaiknya dilakukan dengan berjongkok terlebih dahulu. Hindari menjangkau benda dengan membungkuk
  8. Berusaha untuk berdiri dan duduk yang tegak agar punggung tetap dalam posisi lurus
  9. Hindari penggunaan sepatu hak tinggi
  10. Menggunakan sabuk di bagian bawah perut untuk membantu menopang berat janin
  11. Istirahat yang cukup

Setelah melakukan langkah-langkah di atas, sempurnakan dengan asupan nutrisi yang cukup. Ibu memerlukan asupan protein dan karbohidrat yang cukup untuk memperbaiki organ serta memberikan energis. Selain itu Ibu juga harus memperhatikan asupan vitamin D dan kalsium yang baik untuk tulang. Ibu bisa mendapatkan semua ini dari makanan bergizi yang Ibu makan setiap harinya. Jumlah nutrisi yang Ibu terima pun akan semakin optimal jika ditambah dengan konsumsi Frisian Flag Mama Tahap 0 SUPRIMA. Susu dengan kebutuhan gizi yang lengkap untuk kebaikan janin dan Ibu. Ditambah dengan rasa coklat yang membuat konsumsi susu terasa lebih enak.