Selama masa kehamilan, Ibu tentu ingin memastikan bahwa kesehatan si Kecil terjaga, kan? Oleh karena itu, Ibu perlu tahu bagaimana ciri-ciri janin sehat pada trimester pertama dan cukupi kebutuhan nutrisi. Selain mengonsumsi makanan, pastikan Ibu minum susu kehamilan Frisian Flag PRIMAMUM yang mengandung 9 Asam Amino Esensial yang lengkap dan 9 nutrisi penting lainnya untuk tumbuh kembang janin yang lebih optimal.

Banner AKP
Banner Register

Rasa ingin tahu tersebut mulai memicu beberapa pertanyaan seputar kesehatan si Kecil pun sering muncul, terutama pada kehamilan pertama. Apakah pertumbuhan dan perkembangan si Kecil normal di dalam kandungan? Apakah si Kecil dalam keadaan sehat?

Namun, Ibu tidak perlu khawatir karena melalui beberapa pemeriksaan kehamilan oleh dokter, kita dapat mengetahui beberapa tanda janin sehat.

Ciri-Ciri Janin Sehat Pada Trimester Pertama 

ciri janin sehat trimester pertama - ibudanbalita

Secara kasat mata akan sulit mengetahui ciri-ciri janin sehat pada trimester pertama. Namun, Ibu tidak perlu khawatir. Pasalnya ada cara mengetahui janin sehat tanpa USG. Namun, hal tersebut bukanlah sebuah hal yang pasti. 

Akan lebih baik jika Ibu memastikan ciri-ciri janin sehat pada trimester pertama saat melakukan kontrol pada dokter, ya. Berikut adalah beberapa hal yang bisa Ibu ketahui terkait ciri-ciri janin sehat pada trimester pertama. 

Artikel Sejenis

  1. Perut Ibu membesar

    Salah satu tanda janin sehat adalah adanya pertumbuhan selama kehamilan. Seiring dengan bertambahnya usia kehamilan, maka besar rahim Ibu akan menyesuaikan dengan besarnya janin. 

    Pada kunjungan ke dokter atau bidan, biasanya akan dilakukan pemeriksaan besarnya rahim ibu, apakah sesuai dengan usia kehamilan atau tidak. Misalnya pada usia kehamilan 20 minggu, rahim kira-kira akan teraba setinggi pusar.

  2. Kenaikan berat badan

    Tanda janin sehat lainnya adalah bertambahnya berat badan Ibu. Bila Ibu hamil tidak mengalami kenaikan berat badan yang sesuai dengan bertambahnya usia kehamilan, maka si Kecil dalam rahim pun juga tidak mengalami kenaikan berat badan atau mungkin pertumbuhannya dalam rahim terhambat. 

    Kenaikan berat badan Ibu hamil dianjurkan beberapa kilogram selama 3 bulan pertama, dan 1,5-2kg per bulan hingga si Kecil lahir. Normalnya Ibu akan mengalami kenaikan berat badan 11-15kg selama kehamilan 9 bulan.

  3. Detak jantung janin

    Saat Ibu hamil akhir bulan ketiga atau masuk bulan keempat, detak jantung janin sudah dapat didengar dengan menggunakan alat Doppler. Alat ini akan merefleksikan detak jantung si Kecil yang menunjukkan bahwa ia sehat dan normalnya berdenyut 110-160 kali per menit.

  4. Pergerakan janin

    Sejak usia kehamilan 20 minggu, Ibu mulai merasakan ada gerakan pada janin. Tidak jarang Ibu muncul pertanyaan jaring sering bergerak apakah sehat? Gerakan atau aksi tendangan si Kecil dalam rahim akan dirasakan ibu sebagai getaran dalam perut Ibu. 

    Gerakan janin adalah salah satu tanda janin sehat yang dapat dirasakan Ibu. Setiap 4-6 jam dalam sehari, Ibu akan merasakan si Kecil menendang atau bergerak, dan lebih banyak pada malam hari saat Ibu makan atau beristirahat. 

    Jadi Ibu tidak perlu khawatir dalam mengetahui kondisi janin sering bergerak apakah sehat. 

  5. Pemeriksaan Pencitraan atau Ultrasonogram (USG)

    Dengan pemeriksaan USG, Ibu dapat melihat ‘foto’ si Kecil dalam rahim. Gambar ini akan membantu dokter memantau tanda janin sehat dan pertumbuhannya dengan mengukur beberapa parameter sesuai dengan usia kehamilan Ibu. 

    Misalnya ukuran kantung kehamilan pada usia kehamilan beberapa minggu, dan mengukur diameter kepala, panjang tulang janin, mendeteksi organ dalam janin, dan melihat jenis kelamin janin.

    Baca juga: Daftar Makanan Ibu Hamil agar Janin Sehat dan Cerdas

  6. Ukuran Janin Normal 

    Melalui penelitian USG, Ibu tidak hanya bisa menemukan jenis kelamin si calon buah hati. Dari konsultasi yang Ibu lakukan, Ibu juga bisa mengetahui ukuran normal pada janin. Hal tersebut jadi salah satu ciri-ciri janin sehat pada trimester pertama yang bisa Ibu jadikan acuan. 

    Sebagaimana yang Ibu ketahui, setiap bulannya janin akan bertumbuh kurang lebih sepanjang 5 cm. Ibu bisa mulai mencatat perkembangan janin sejak kunjungan pertama agar memastikan ciri-ciri janin sehat pada trimester pertama. 

  7. Terbentuknya Jaringan Saraf 

    Jaringan saraf yang mulai terbentuk merupakan ciri-ciri janin sehat pada trimester pertama. Namun, jangan harap bahwa di masa awal kehamilan jaringan saraf sudah terbentuk sempurna ya, Bu. 

    Umumnya di trimester pertama, jaringan saraf terbentuk untuk mendukung pertumbuhan otak janin. Mengenai ciri-ciri janin sehat pada trimester pertama tersebut, Ibu bisa melakukan konsultasi dokter untuk membuktikannya. 

  8. Hormon Kehamilan Meningkat 

    Tidak hanya langsung pada pertumbuhan janin, perubahan yang Ibu rasakan juga bisa jadi salah satu acuan sebagai ciri-ciri janin sehat pada trimester pertama. 

    Hal tersebut bisa diwakili dengan meningkatnya jumlah hormon kehamilan dalam tubuh Ibu. Umumnya ada dua jenis hormon kehamilan yang akan menunjukkan peningkatan, yaitu progesteron dan estrogen. 

    Ciri-ciri janin sehat pada trimester pertama akan menunjukkan bahwa tubuh memiliki kadar progesteron yang meningkat sebanyak 20 kali lebih banyak dibandingkan dengan Ibu yang sedang tidak hamil. 

    Sedangkan untuk estrogen, hormon satu ini merupakan salah satu elemen penting dalam pertumbuhan rahim. Dengan kata lain, peningkatan jumlah hormon estrogen pada tubuh Ibu jadi salah satu faktor penentu sebagai ciri-ciri janin sehat pada trimester pertama. 

  9. Terbentuknya Organ Janin 

    Meskipun masih berada di masa awal kehamilan, pada trimester pertama janin sudah mulai menunjukkan adanya pertumbuhan organ. Hal tersebut tentu jadi salah satu ciri-ciri janin sehat pada trimester pertama. Terbentuknya organ pada janin ini umumnya dimulai saat kehamilan memasuki minggu ke-11. 

    Pertumbuhan organ janin sebagai ciri-ciri janin sehat pada trimester pertama akan terus menunjukkan perkembangan seiring usia kehamilan. Di minggu ke-11, bibit-bibit jari si Kecil sudah mulai terbentuk. 

    Selain organ tubuh, sistem pencernaan juga jadi salah satu ciri-ciri janin sehat pada trimester pertama yang optimal. Di masa ini, sistem pencernaan si janin akan terus menunjukkan perkembangan. Dengan kata lain, penting bagi Ibu untuk memastikan kondisi tersebut saat melakukan kontrol ke dokter. 

  10. Membesarnya Ukuran Payudara 

    Perubahan fisik seperti pembesaran ukuran payudara juga merupakan salah satu ciri-ciri janin sehat pada trimester pertama. Perubahan bentuk payudara tersebut selaras dengan adanya peningkatan hormon kehamilan. 

    Ibu akan cukup merasakan adanya perbedaan bentuk dan juga ukuran payudara di kehamilan pada bulan pertama sebagai bagian dari ciri-ciri janin sehat pada trimester pertama. 

Tips Agar Janin Sehat dan Sempurna

tips agar janin sehat - ibudanbalita

Demi mendapatkan perkembangan janin yang baik, Ibu perlu secara rutin melakukan konsultasi kepada dokter. Selain itu, Ibu juga bisa melakukan cara cara mudah dalam merawat perkembangan janin yang bisa dilakukan di rumah. Berikut adalah tips agar janin sehat dan sempurna. 

Baca Juga: Perkembangan Janin 10 Minggu. Apa Saja Perubahannya?

  1. Menjaga asupan nutrisi

    Dalam merawat perkembangan janin, Ibu juga perlu merawat diri sendiri. Hal ini diperlukan karena asupan nutrisi yang dibutuhkan dalam masa perkembangan janin berbanding lurus dengan kualitas pola makan yang Ibu miliki. 

    Oleh karena itu, Ibu pun perlu menjaga asupan nutrisi yang dibutuhkan dalam menjalani masa kehamilan demi mengoptimalisasi perkembangan janin. Dengan menjaga asupan nutrisi, Ibu pun akan menjaga perkembangan janin untuk tumbuh dengan sehat dan kuat. 

    Pastikan Ibu selalu memenuhi asupan nutrisi dari sumber makanan dan susu untuk Ibu hamil. Ibu bisa mengonsumsi susu Frisian Flag PRIMAMUM agar perkembangan janin semakin maksimal. Susu Frisian Flag PRIMAMUM mengandung sejumlah nutrisi seperti 9AAE dan DHA yang membantu mengoptimalkan tumbuh kembang janin.

  2. Menghindari aktivitas berat

    Selama menjalani masa kehamilan, penting bagi Ibu untuk menghindari aktivitas berat guna menjaga perkembangan janin tetap baik. Aktivitas berat ini banyak ragamnya, bahkan bisa saja dari aktivitas yang sebetulnya tidak terlalu melibatkan banyak peran fisik. 

    Contohnya, Ibu perlu hindari berdiri atau duduk dalam waktu yang terlalu lama. Intinya, dalam menjaga perkembangan janin, penting bagi Ibu untuk selalu memerhatikan kondisi tubuh. 

    Jangan terlalu lelah. Pastikan Ibu memiliki kualitas istirahat yang baik agar tubuh Ibu senantiasa memiliki respon yang baik, seperti memperlancar peredaran darah dalam menjalankan masa kehamilan sekaligus menjaga perkembangan janin. Bergeraklah dan beristirahatlah dalam kadar yang seimbang. 

  3. Kurangi stres

    Stres juga merupakan salah satu pemicu kelelahan. Untuk itu, perlu bagi Ibu dalam menjaga kondisi emosi agar tidak mudah terserang stres. Meskipun perubahan suasana hati merupakan respon yang wajar dalam kehamilan. 

    Namun, jika terlalu berlarut, kondisi emosional berlebih bisa mengurangi kualitas dalam perkembangan janin. Dalam mengatasi stres, Ibu bisa mulai melakukan hobi yang Ibu suka. Ibu juga bisa bersantai sambil mendengarkan musik atau menonton film. 

    Pastikan suasana hati atau mood Ibu berada di kualitas terbaiknya agar tubuh Ibu pun rileks menjalani aktivitas dalam masa kehamilan. Libatkan juga peran ayah dalam mengurangi beban stres yang Ibu rasakan, seperti bertukar cerita. 

  4. Melakukan aktivitas fisik

    Selama menjalani masa kehamilan, Ibu disarankan untuk aktif secara fisik untuk menjaga kesehatan janin. Melakukan aktivitas fisik bahkan dapat membantu Ibu dan janin mendapatkan berat badan yang ideal. 

    Aktivitas fisik juga memiliki beberapa manfaat bagi Ibu seperti mengurangi risiko diabetes gestasional, mengurangi risiko depresi pasca melahirkan, serta mengurangi sakit punggung, kram kaki, dan kembung.

    Ibu bisa melakukan senam aerobik intensitas sedang setidaknya 150 menit selama seminggu. Supaya lebih aman, ada baiknya jika Ibu konsultasikan dulu hal ini dengan dokter. 

Dengan memperhatikan hal-hal di atas, maka kini Ibu mengetahui cara memantau kesehatan dan pertumbuhan janin dalam kandungan, sehingga Ibu akan merasa lebih tenang.

Sebagaimana yang dijelaskan di atas, memenuhi nutrisi kehamilan merupakan hal yang penting bagi menentukan ciri-ciri janin sehat pada trimester pertama. Oleh karena itu, pastikan Ibu selalu memenuhi asupan nutrisi yang lengkap dan seimbang bagi kesehatan diri dan si Kecil, ya. 

Selama kehamilan, Ibu memerlukan tambahan energi, protein dan nutrisi penting lainnya untuk mendukung kesehatan Ibu dan tumbuh kembang janin yang sehat dan optimal. Selain mengonsumsi makanan bergizi, Ibu juga perlu mengonsumsi susu ibu hamil yang mengandung 9AAE (9 Asam Amino Esensial yaitu jenis protein siap serap yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh) untuk mendukung pertumbuhan sel otak, otot dan tulang janin serta menjaga kesehatan ibu dan 9 nutrisi penting lainnya seperti: tinggi asam folat, omega 3 (ALA)/DHA, Omega 6 (LA), tinggi zat besi, serat pangan inulin, tinggi vitamin C, protein, tinggi kalsium dan tinggi seng agar kebutuhan nutrisi Ibu selama periode kehamilan tercukupi .

Susu Frisian Flag PRIMAMUM adalah susu ibu hamil dengan 9AAE + 9 Nutrisi Penting untuk melengkapi nutrisi Ibu dan si Kecil selama periode kehamilan. Satu gelas Frisian Flag PRIMAMUM mengandung energi sebanyak 180 kalori, protein 9 gram, DHA 34 mg dan 9 nutrisi penting lainnya dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan ibu hamil. DHA dibutuhkan janin untuk mendukung pertumbuhan sel otaknya. Frisian Flag PRIMAMUM tersedia dalam rasa cokelat yang lezat, tidak membuat enek atau mual serta enak disajikan dalam kondisi hangat maupun dingin.

Tak kalah pentingnya dari pemenuhan nutrisi, perkembangan Si Kecil di dalam rahim juga perlu diperhatikan agar Ibu hamil tetap sehat dan Si Kecil lahir dengan selamat. Yuk, cari informasi tentang kehamilan, asupan nutrisi yang harus Ibu hamil perhatikan serta apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh Ibu hamil dalam Kamus Kehamilan yang dikembangkan oleh Akademi Keluarga Prima. Coba fiturnya di halaman ini.