Whatsapp Share Like
Simpan

Bagaimana kabar Ibu? Semoga masih tetap sehat di bulan ke-9 ini. Kini, Ibu dan Ayah tentu sudah tidak sabar untuk menghitung detik-detik kelahiran si Kecil. Selain menyiapkan berbagai peralatan dan perawatan bayi, tahukah kalau Ibu pun bisa mulai membantu pertumbuhan otak si Kecil sejak ia di dalam kandungan?

Salah satu stimulan yang baik bagi pertumbuhan otak janin adalah melalui musik. Walaupun hubungan musik dan otak pada janin masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.  Namun, beberapa studi menemukan hasil yang positif tentang hal tersebut. Dalam sebuah studi di Pre- & Peri-Natal Psychology Journal, janin yang distimulasi dengan musik cenderung memiliki kemampuan motorik, perkembangan bahasa, dan juga kemampuan kognitifnya yang lebih baik saat ia berusia 0-6 bulan.  

Apabila Ibu ingin memperdengarkan musik kepada si Kecil, Ibu bisa melakukannya dengan cara seperti ini:

  • Pilhlah lagu dengan nada yang halus dan menenangkan seperti lagu klasik.. 
  • Cobalah untuk bernyanyi kepada si Kecil sebelum Ibu tidur atau di sela-sela waktu istirahat. Selain menjadi stimulasi yang baik untuknya, aktivitas ini tentu menjadi momen yang indah dimana hubungan emosional antara Ibu dan si Kecil dapat terjalin dengan semakin erat menjelang masa akhir kehamilan ini.  

Ketika memutar lagu, pastikan suaranya tidak terlalu keras ya, Bu. Ini karena di dalam kandungan, air ketuban dapat memperjelas suara pelan agar dapat terdengar oleh bayi. Oleh sebab itu, suara yang terlalu keras justru akan mengganggu si Kecil. Pastikan Ibu tidak memasang volume melebihi 65 dB (setara dengan volume background musik di toko atau restoran). Namun, bila Ibu ingin mendengarkan lagu untuk waktu yang agak lama, sebaiknya volume tetap berada pada level 50 dB (volume suara yang terdengar pada ruang rawat intensif untuk bayi yang baru lahir pada umumnya).    Walaupun banyak Ibu yang melakukan hal ini, akan tetapi penggunaan headphone di perut kurang disarankan. Dikhawatirkan, suara yang dihasilkan akan terdengar terlalu kencang dan justru bisa mengganggu.   

Selain melalui musik, asupan nutrisi yang baik juga dapat menstimulasi otak si Kecil dan berguna juga untuk mempersiapkan tubuh Ibu menjelang hari kelahiran. Akan tetapi, seiring dengan membesarnya ukuran janin, maka proses pencernaan juga dapat terganggu. Agar Ibu terhindar dari gangguan pencernaan seperti konstipasi atau sembelit, cobalah mengonsumsi banyak serat, seperti:

  • Mengonsumsi buah prune dapat memperlancar pencernaan karena tinggi serat. Selain itu, nutrisi pada buah prune dapat mencegah kanker yang disebabkan oleh radikal bebas. 
  • Selain buah prune, ada juga buah kurma yang cocok dikonsumsi ketika hamil. Buah kurma mengandung vitamin A, zat besi, kalsium, dan potassium. 
  • Makanan kaya serat seperti sereal dan roti gandum, buah, serta sayuran juga dapat membantu melancarkan pencernaan Ibu di masa kehamilan ini. 
  • Hindari minuman seperti teh dan kopi yang dapat membuat tubuh dehidrasi dan memperburuk konstipasi. Sebaliknya, perbanyak minum air putih agar gangguan pencernaan ini dapat segera membaik. 

Agar gangguan pencernaan bisa teratasi, Ibu juga perlu rutin bergerak. Tubuh yang terus bergerak juga ikut berperan untuk mengembalikan kinerja sistem pencernaan sehingga masalah ini bisa segera teratasi. Jangan lupa untuk teratur mengonsumsi susu khusus Ibu hamil dua gelas sehari. Frisian Flag Mama dengan rasa cokelat hadir dengan kandungan Inulin, Asam Folat, Protein, Vitamin B6, Zat Besi, serta Kalsium juga dapat membantu Ibu mengatasi masalah pencernaan.

Selamat menjalani masa akhir kehamilan ini, Bu! Semoga Ibu dan si Kecil selalu diberikan kesehatan hingga kelahiran nanti.