Whatsapp Share Like Simpan

Pernahkah Ibu mengalami sulit tidur selama masa kehamilan? Sebagian besar Ibu hamil pasti akan menjawab pernah. Lantas, bagaimana posisi tidur ibu hamil yang aman dan tepat?

Umumnya posisi tidur ibu hamil membuat banyak Ibu merasa khawatir terhadap keamanan janinnya. Apalagi posisi tidur lebih nyaman memang susah-susah gampang ketika usia kehamilan semakin bertambah, sehingga tidurpun menjadi tak nyenyak. Akibat dari posisi tidur ibu hamil yang kurang tepat, Ibu sering mengalami rasa letih dan lemas pada siang hari.

Secara umum, Ibu akan mengalami sulit tidur atau menemukan posisi tidur ibu hamil yang ingin tidur lebih nyaman ketika usia kandungan memasuki lima bulan. Oleh karena itu, Ibu perlu memahami bahwa ada posisi tidur ibu hamil yang aman serta nyaman serta posisi tidur yang kurang aman. Berikut adalah pembahasan mengenai posisi tidur ibu hamil.

Posisi Tidur Ibu Hamil yang Kurang Disarankan

Sebelumnya Ibu perlu mengetahui bahwa ada beberapa posisi tidur ibu hamil yang nyaman namun sangat tidak dianjurkan:

  1. Tidur dengan posisi tengkurap

    Posisi tidur ibu hamil seperti ini sebenarnya cukup aman buat Ibu yang hamil trimester pertama. Tetapi, memang tidak seperti ini karena pembesaran payudara sehingga payudara menjadi lebih sensitif dan akan menimbulkan ketidaknyamanan saat Ibu tidur tengkurap. Ketika perut Ibu mulai membesar pada awal minggu ke-14 posisi tidur ibu hamil seperti ini semakin tidak nyaman. Untuk menghindari ketidaksengajaan menengkurap ketika tidur, Ibu bisa menyokong paha dengan bantal.

    Artikel Sejenis

  2. Tidur dengan posisi terlentang

    Posisi tidur ibu hamil seperti ini tidak dianjurkan bagi Ibu hamil. Sebab, posisi tidur yang nyaman dengan posisi terlentang dapat meningkatkan risiko sakit pinggang, wasir, dan gangguan pencernaan. Ini tentu tidak baik untuk ibu hamil. 

    Selain itu, posisi tidur yang baik seperti terlentang pada trimester pertama, kedua, dan ketiga juga dapat mempengaruhi tekanan darah yang membuat Ibu akan merasakan pusing. Selain pengaruhi tekanan darah, posisi tidur terlentang akan meletakkan seluruh berat rahim ke bagian belakang, usus, dan vena cava inferior.

Posisi Tidur Hamil yang Disarankan

Lalu posisi tidur ibu hamil bagaimanakah yang aman dan nyaman di masa kehamilan?

  1. Tidur dengan posisi miring

    Posisi Tidur Ibu Hamil

    Posisi tidur ibu hamil terbaik adalah dalam posisi miring. Posisi tidur ini selama kehamilan biasa disebut sebagai “SOS” alias sleep on side atau tidur miring. Posisi tidur miring sangat dianjurkan dan baik untuk Ibu hamil saat kandungan berusia 16 minggu. 

    Posisi tidur ibu hamil yang miring ke kiri atau ibu hamil tidur miring ke kanan akan meningkatkan jumlah darah dan nutrisi yang dapat mencapai plasenta dan bayi Ibu. Caranya, ketika tidur miring ke kiri, luruskan kaki kiri kaki lalu tekuk lutut kanan dan sangga dengan bantal di antara kaki Ibu. Apabila miring ke kanan, berarti posisi kaki sebaliknya.

    Posisi tidur miring sebenarnya juga posisi tidur untuk mengurangi mual saat hamil muda. Karena posisi ini dapat melancarkan aliran darah dan tidak menekan lambung yang memicu rasa mual.

    Posisi tidur ibu hamil miring ke kiri bisa memberikan keuntungan bagi bayi agar mendapatkan aliran darah dan nutrisi yang maksimal ke plasenta karena adanya vena besar (vena cava inferior) di bagian belakang sebelah kanan tulang belakang yang mengembalikan aliran pembuluh darah dari tubuh bagian bawah ke jantung. 

    Selain itu, posisi tidur ibu hamil ini juga dapat membantu ginjal untuk membuang sisa produk dan cairan dari tubuh Ibu sehingga dapat mengurangi pembengkakan pada kaki, pergelangan kaki dan tangan.

    Pada akhir masa kehamilan, kondisi seperti sesak napas mungkin akan terjadi saat tidur untuk ibu hamil. Cobalah posisi tidur ibu hamil dengan berbaring miring ke kiri, atau disangga dengan bantal untuk tidur lebih nyaman atau tidur lebih nyenyak. 

    Dan bila Ibu merasakan kram kaki, Ibu bisa mengatasinya dengan meluruskan kaki dan gerak-gerakkan kaki ke atas saat sedang berbaring tidur. Jika Ibu mengalami asam lambung yang meningkat saat hamil, hal ini juga bisa diatasi melalui tidur dengan kepala dan leher diangkat pada posisi lebih tinggi.

  2. Posisi tidur setengah duduk

    Posisi tidur ibu hamil ini adalah posisi tidur ibu hamil trimester 1 yang nyaman. Dengan posisi tidur yang lebih tinggi, keluhan sakit di ulu hati bisa berkurang dan terasa lebih nyaman. Posisi tidur ini juga posisi tidur untuk mengurangi mual saat hamil muda.

  3. Tidur Posisi Tiga Perempat

    Jika tidak ada posisi tidur ibu hamil yang cocok untuk memberikan kenyamanan saat hamil, cobalah tidur dalam posisi satu ini. Tentu sangat mudah mendapatkan bantal bersalin yang akan membantu Ibu menopang kepala dengan lebih mudah. Perlengkapan ini juga akan membantu Ibu jika memilih untuk menyusui. Posisi tidur ini adalah posisi tidur ibu hamil trimester 3 agar Ibu lebih nyaman. Posisi tidur ini bermanfaat untuk mencegah ibu mengalami sesak napas dan meringankan tekanan pada punggung Ibu saat hamil di usia tua.

    Cara untuk posisi tidur ibu hamil ini adalah dengan mempertahankan satu kaki ditekuk dan satu kaki terentang dengan bantal atau bantalan di antara paha untuk memungkinkan aliran darah yang tepat dan mengurangi ketegangan otot dan persendian Ibu. Ada tekanan ekstra pada persendian ibu hamil karena Ibu akan membawa bayi sepanjang hari dalam aktivitas yang dilakukan.

    Untuk kenyamanan posisi tidur ibu hamil, jangan ragu untuk mengambil banyak bantal dan meletakkannya di mana pun yang diinginkan, misalnya di bawah lengan, di bawah perut, di belakang punggung (untuk mencegah terguling di malam hari), bantal ergonomis di bawah kepala, dan bantal untuk memastikan leher Ibu tertopang dengan baik dan melancarkan aliran di pembuluh darah dan tidak menyebabkan asam lambung naik. Hindari olahraga berat tepat sebelum tidur juga untuk menjaga berat badan dan tidur lebih nyenyak.

  4. Posisi Tidur Ibu Hamil Sambil Mengangkat Kaki ke Tembok

    Ibu bisa melakukan posisi tidur dengan mengangkat kaki ke tembok saat hamil sesekali dan tidak untuk waktu tidur yang panjang. Posisi tidur ini mencegah posisi bayi sungsang dengan memanfaatkan gravitasi untuk mendorong bayi berputar namun sekaligus menenangkan otot pinggang. 

    Ibu bisa berbaring di lantai atau kasur yang menempel dinding. Angkat pinggul dengan bantuan ganjalan guling dan lakukan gerakan ini 2-3 kali sehari selama 20 menit sebelum tidur. Jangan sungkan untuk minta bantuan dari orang lain. Selain itu hati-hati dengan risiko sakit kepala ya Bu. Jadi jangan terlalu dipaksakan.

Semoga beberapa pedoman posisi tidur untuk ibu hamil ini bisa membuat Ibu lebih nyaman dan nyenyak untuk tidur. Bayi di dalam kandungan pun bisa terjaga dengan baik dan sehat. Sebagai tambahan, Ibu perlu membiasakan diri untuk tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari. Ibu juga bisa segera menghindari minuman berkafein seperti soda, kopi, dan teh dari diet makanan kita sebanyak mungkin. 

Beberapa ibu hamil memang merasa terbantu dengan makan lebih banyak saat sarapan dan makan siang, lalu makan malam dengan porsi kecil untuk menjaga berat badan. Hindari pula meminum banyak cairan atau makan makanan lengkap beberapa jam sebelum tidur agar posisi tidur untuk ibu hamil tak terganggu, tetap aman dan nyaman.

Sebagai asupan tambahan, Ibu bisa mengonsumsi Susu Frisian Flag PRIMAMUM yang mengandung 9 asam amino esensial (9AAE) lengkap dan 9 nutrisi penting lainnya untuk kebaikan Ibu dan si Kecil. Susu ini juga diperkaya dengan tinggi asam folat, omega 3 (ALA), dan omega 6 (LA) untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan si Kecil serta kesehatan Ibu. 

Selain itu, susu Frisian Flag PRIMAMUM mengandung tinggi zat besi, tinggi zinc, dan sumber serat pangan inulin untuk mendukung daya tahan tubuh Ibu dan si Kecil. Ditambah kandungan tinggi kalsium dan tinggi vitamin C untuk mendukung pertumbuhan sel tubuh si Kecil, serta mengandung tinggi DHA untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan sel otak janin di dalam kandungan.

Frisian Flag PRIMAMUM termasuk susu dengan harga ekonomis dengan nutrisi lengkap yang dapat dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui. Tersedia dalam rasa cokelat yang lezat dan tidak membuat Ibu merasa enek atau mual.

Yang tak kalah penting, ibu hamil juga perlu mengetahui Hari Perkiraan Lahir (HPL) si Kecil. Tujuannya agar Ibu dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik dan dapat mengoptimalkan tumbuh kembang janin sebelum persalinan tiba.

Untuk mengetahui HPL, Ibu bisa memanfaatkan fitur Kalkulator Kehamilan yang terdapat dalam Akademi Keluarga Prima. Akademi Keluarga Prima dapat menemani keluarga prima berkembang dari masa kehamilan hingga 6 tahun pertama kehidupan si Kecil. Yuk, cobain kalkulator kehamilannya di sini, Bu.