Share Like
Simpan

Halo, Bu! Di usia si Kecil saat ini, Ibu mungkin bertanya-tanya bagaimana cara ia menunjukkan perasaannya. Pernahkah Ibu merasa ia kurang ekpresif? Waktu si Kecil baru lahir dulu, saya pun sempat merasa demikian, Bu. Setiap mengajaknya bercanda, tak banyak reaksi yang ia tunjukkan. Ia malah lebih banyak bengong menatap saya. 

Setelah bercerita pada kakak saya yang sudah memiliki dua bayi lucu, ia menyebutkan bahwa itu hal yang sangat wajar terjadi. Pada usia awal kelahirannya, si Kecil memang belum bisa menunjukkan beragam ekspresi yang mewakili perasaannya. Namun, seiring tumbuh kembangnya, semakin banyak hal yang dapat ia lakukan untuk mengungkapkan rasa cintanya pada Ibu. Apa saja tanda-tanda yang ia tunjukkan pada Ibu di setiap tahap perkembangannya ? Berikut di antaranya:

  • Mengenal Sosok Ibu

Di minggu-minggu pertamanya, si Kecil sudah dapat mengenali sentuhan, bau, dan suara Ibu. Ia akan menoleh saat mendengar Ibu berbicara. Responsnya terhadap suara Ibu lebih baik dibanding ketika mendengar suara orang lain. Ia pun akan lebih cepat tenang ketika Ibu menggendongnya saat menangis. Si Kecil mengerti bahwa ia bisa mengandalkan sosok Ibu ketika ia membutuhkan sesuatu.

  • Tersenyum pada Ibu

Memasuki bulan kedua, si Kecil sudah bisa tersenyum ketika berinteraksi dengan orang lain.Ia akan memberi senyum saat Ibu mengajaknya bercanda. Karena ia sudah merasa familier dengan sosok Ibu, ia akan lebih banyak tersenyum setiap kali Ibu membuatnya merasa lebih baik.

  • Meniru Gerak-gerik Ibu

Si Kecil akan semakin menggemaskan ketika ia bisa meniru gerak-gerik yang Ibu lakukan. Ketika Ibu mengajaknya bermain cilukba atau bertepuk tangan, ia akan mengayunkan tangannya mengikuti gerakan Ibu. Si Kecil mulai memahami bahwa Ibu akan merasa senang setiap melihat dirinya meniru gerakan.

  • Minta Digendong

Ketika gerak motorik si Kecil semakin terasah, ia pun akan sering menggenggam baju ataupun bagian tubuh Ibu untuk menarik perhatian. Setiap Ibu meletakkannya di boks, ia akan mengangkat tangan untuk meminta kembali digendong Ibu. Ikatan antara Ibu dan si Kecil makin kuat, ia pun ingin selalu berada dalam dekapan Ibu. 

  • Tak Mau Berpisah

Ada saatnya ketika si Kecil harus dititipkan pada nenek atau tantenya, ia akan sulit melepaskan sosok Ibu yang menjauh darinya. Ia mungkin akan mulai menangis saat Ibu menyerahkannya dalam gendongan orang lain. Namun, Ibu tak perlu berkecil hati karena ia akan bersuara ceria dan bersemangat ketika melihat Ibu kembali. 

  • Memanggil “Ibu”

Memasuki usia 11 bulan, biasanya menjadi tahap awal si Kecil untuk belajar bicara. Secara perlahan, ia mulai bisa menggumamkan kata “ibu”. Namun, perlu Ibu ketahui, kata pertama yang diucapkan si Kecil tak selalu dimulai dengan kata “ibu”, ya. Mungkin saja ia akan lebih dulu mengucapkan kata “itu” atau “papa”. Begitu banyak ungkapan cinta yang bisa ditunjukkan si Kecil. Hal-hal yang sederhana ternyata dapat begitu berarti untuk memperkuat ikatannya dengan Ibu. Seiring perkembangannya, Ibu pun akan lebih sering dibuat takjub pada hal-hal yang mampu ia lakukan. Selamat mengamati tumbuh kembang si Kecil ya, Bu!