Share Like
Simpan

Ibu, tidak terasa kini si Kecil sudah menginjak usia 6 bulan. Melihat pertumbuhannya tentu membawa kebahagiaan tersendiri bagi kita. Kini sudah saatnya bayi Ibu dikenalkan pada makanan selain ASI.

Pengenalan bayi pada makanan padat memang gampang-gampang susah. Karena itu dibutuhkan pengetahuan yang baik sebagai Ibu dalam memberikan makanan padat ini.

Sebagai awal, si Kecil bisa dikenalkan dengan buah yang lunak, seperti pisang atau pepaya yang dihaluskan ataupun sari buah jeruk. Untuk pertama kali, berikan setengah potong saja. Bila si Kecil tidak mengalami gangguan pada alat pencernaannya, misalnya diare, maka Ibu bisa meningkatkan porsinya secara perlahan dan bisa juga mulai mengenalkan makanan lain, seperti bubur susu atau biskuit bayi yang diencerkan dengan susu (ASI) ataupun air matang. Mulanya berikan secara encer, baru setelah terbiasa mulai dikentalkan sedikit demi sedikit.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh Ibu ketika memberikan makanan padat untuk bayi:

• Mulailah dengan yang sederhana
Saat si Kecil menginjak usia enam bulan, sebaiknya Ibu memulainya dengan memberikan makanan lunak, seperti bubur susu tanpa tambahan zat padat lain. Pada usia ini, si Kecil hanya mengenal rasa manis dan belum mengenal rasa lain, seperti asin, gurih, dan lainnya, serta variasi suhu makanan.

• Mulailah dengan porsi kecil
Saat memberikan makanan untuk si Kecil, Ibu bisa memulai dengan porsi kecil dan frekuensinya dimulai sekali sehari. Misalnya, porsi dua atu tiga sendok teh sudah cukup sebagai awalan. Ibu juga harus perhatikan kualitas makanan, sebab bahan makanan harus yang bermutu, menjamin kualitas gizi yang tinggi. Hindari jenis makanan yang membuat si Kecil alergi dan sakit perut.

• Boleh memberikan makanan buah dalam bentuk jus
Sesekali Ibu bisa memberikan makanan buah, tapi yang lunak atau dalam bentuk jus. Hanya saja, jangan terlalu sering dulu ya Bu, karena terlalu banyak jus buah bisa berbahaya bagi lambung dan gigi bayi, serta dapat mengurangi selera makan.

• Jangan memberikan madu
Bila si Kecil belum genap satu tahun, sebaiknya jangan memberikan madu. Karena madu dapat mengandung spora bakteri yang menyebabkan penyakit botulisme, penyakit langka yang hanya menyerang bayi dan menimbulkan gejala seperti sulit buang air, lemah, mudah menangis, kurang ekspresi dan gerakan kepala.

• Bisa berikan pisang, tahu dan sayuran sebagai campuran bubur susu
Ibu bisa lakukan variasi bila si Kecil merasa bosan dengan bubur susu. Buatlah variasi menu makanan, seperti menambahkan pisang, tahu dan sayuran ke dalam bubur susu. Tetapi, Bu, usahakan untuk tidak memberikan daging dan ikan dulu sampai bayi berumur di atas 8 bulan.

Nah, Ibu, selamat mencoba ya. Sebagai kenang-kenangan, Ibu bisa mengabadikan momen makan pertama ini dengan kamera atau video. Pasti menyenangkan untuk dilihat kelak ketika ia sudah bisa bercerita.