Whatsapp Share Like Simpan

Berapa minggu usia kehamilan Ibu saat ini? Di trimester pertama, ada begitu banyak hal yang terjadi di dalam rahim meski belum tampak perubahan yang cukup kentara di tubuh Ibu. Namun di saat hamil muda ini kondisi janin yang masih sangat kecil rentan mengalami keguguran, sehingga Ibu harus ekstra hati-hati. Ibu juga perlu selalu mengkonsumsi makanan yang bergizi untuk mengoptimalkan tumbuh kembang janin serta menghindari makanan atau minuman yang dapat membahayakan kondisi janin.

Jika penasaran apa saja yang terjadi dalam rahim dan bagaimana pertumbuhan janin saat hamil muda, yuk simak informasi berikut ini:

1. Bulan pertama

Di bulan pertama, mulai terbentuk amniotic sac atau kantung ketuban di sekitar sel telur yang dibuahi. Kantung ini berfungsi untuk melindungi embrio yang akan tumbuh selama masa kehamilan. Selain kantung ketuban, di usia hamil muda plasenta juga mulai terbentuk. Plasenta merupakan organ berbentuk cakram yang menghubungkan embrio dengan dinding rahim dan menjadi perantara bagi pernapasan, pemberian makanan, dan pertukaran zat buangan dengan darah Ibu.

Saat hamil muda, wajah embrio juga sudah mulai terbentuk lho, Bu! Organ yang mulai berkembang pada masa ini adalah mata, mulut, rahang bawah, dan tenggorokan. Di bulan pertama kehamilan, embrio akan mencapai ukuran ΒΌ inci atau sekitar 6 sampai 7 mm yang setara dengan sebutir beras.

Perubahan yang terjadi dalam rahim saat hamil muda membuat Ibu sering mengalami morning sickness. Gejala-gejalanya antara lain:

Artikel Sejenis

  • kelelahan berlebih
  • payudara yang membengkak dan terasa sakit
  • mual dan muntah
  • mood swing atau perubahan suasana hati secara drastis
  • konstipasi
  • sakit kepala

2. Bulan kedua

Memasuki bulan kedua kehamilan, wajah embrio mulai terbentuk dengan lebih detail yang ditandai munculnya lipatan kulit di sisi kepala yang merupakan bakal telinga. Di bagian badan, muncul benjolan-benjolan kecil yang nantinya akan tumbuh menjadi lengan dan kaki. Selain itu, jari-jari juga mulai terbentuk dan mata embrio menjadi lebih jelas terlihat karena tak lagi berupa lingkaran hitam seperti di bulan pertama kehamilan.

Saat hamil muda, organ-organ vital seperti otak, sumsum tulang belakang, dan jaringan saraf janin juga sudah mulai terbentuk. Saluran pencernaan dan organ sensorik mulai berkembang dan embrio mulai dapat bergerak meski Ibu belum bisa merasakannya. Di akhir bulan kedua, embrio sudah berubah menjadi janin dengan panjang mencapai 1 inci atau sekitar 2,5 cm dengan berat 9,4 gram. 

Bulan kedua masih tergolong usia hamil muda sehingga gejala morning sickness masih Ibu rasakan. Di tahap ini, Ibu juga mulai mengalami penambahan berat badan seiring dengan semakin besarnya ukuran janin. Agar morning sickness yang dialami bisa mereda, lakukanlah beberapa penyesuaian pada pola makan dan tidur setiap harinya ya, Bu.

Baca juga: Fakta Menarik Perkembangan Janin Trimester Terakhir

3. Bulan ketiga

Di akhir trimester pertama kehamilan, janin terbentuk secara utuh karena telah memiliki lengan, tangan, kaki, jari-jari, dan mulut. Kuku jari tangan dan kaki juga sudah mulai terbentuk, serta daun telinga mulai terlihat dengan jelas. Meskipun demikian, pada usia hamil muda ini jenis kelamin janin masih sulit diketahui karena organ reproduksinya masih dalam masa pertumbuhan.

Di bulan ketiga ini janin tumbuh semakin besar mencapai 3 atau 4 inci, yaitu sekitar 7 hingga 10 cm dengan berat 28 gram. Seiring dengan ukuran janin yang membesar, berat badan Ibu pun akan semakin bertambah. Pada bulan ini Ibu masih akan mengalami gejala morning sickness seperti bulan-bulan sebelumnya.

Tips Menjaga Janin Saat Hamil Muda

Dikarenakan masih sangat rentan, maka janin harus benar-benar dijaga dengan hati-hati. Supaya bisa memperkecil resiko keguguran, Ibu pun bisa melakukan beberapa tips berikut ini:

  • Menghindari asap rokok. Sudah bukan rahasia lagi kalau asap rokok itu sangat berbahaya, terutama bagi ibu hamil. Asap rokok mengandung nikotin yang dapat menyebabkan penyakit infeksi paru-paru dan asma yang berbahaya bagi Ibu dan janin. Oleh karenanya Ibu harus sangat menghindari asap rokok, apalagi sampai merokok, selama masa kehamilan.
  • Mengendalikan emosi. Hormon yang naik turun di awal kehamilan akan membuat emosi ibu hamil pun menjadi tidak stabil. Tentunya tidak mudah untuk bisa mengendalikan emosi ya, Bu. Namun Ibu harus tahu bahwa Ibu akan rentan terkena sindrom baby blues yang dapat berpengaruh pada hormon pemicu stres. Bila Ibu sering merasa stress, maka akan menimbulkan risiko bayi lahir dengan berat badan rendah.
  • Mencukupi asupan nutrisi. Rasa mual dan ingin muntah memang sedang menguasai perut, tapi Ibu tetap harus mencukupi asupan nutrisi untuk Ibu dan janin. Cobalah untuk tetap makan sedikit demi sedikit tapi sering agar janin tetap mendapatkan nutrisi agar ia terhindar dari risiko keguguran dan untuk tumbuh kembangnya ya, Bu.
  • Mencukupi kebutuhan cairan tubuh. Kekurangan cairan juga bisa menyebabkan ibu hamil mudah merasa lemas. Selalu cukupi kebutuhan cairan tubuh harian Ibu agar Ibu terhindar dari dehidrasi, ya.
  • Batasi beraktivitas berat. Selama kehamilan tekanan darah harus selalu dipantau. Jika kadarnya rendah, mungkin karena Ibu sedang mudah merasa lelah dan berisiko menyebabkan hilang kesadaran. Sebaiknya Ibu harus membatasi terlebih dulu beraktivitas yang berat supaya tubuh tetap bugar dan tekanan darah tetap terjaga. Saat sudah merasa lelah, sebaiknya beristirahat terlebih dulu.
  • Menghindari guncangan pada perut. Kasus keguguran saat awal kehamilan banyak disebabkan oleh guncangan pada perut. Ini karena di masa hamil muda janin masih belum terlalu kuat sehingga rahim akan berkontraksi saat ada guncangan. Hindarilah aktivitas yang dapat membuat perut terguncang dan selalu berhati-hati saat beraktivitas.

Luar biasa bukan, apa yang terjadi dalam rahim selama hamil muda? Dengan mengetahui perkembangan janin pada trimester pertama kehamilan, semoga Ibu dapat lebih berhati-hati dalam menjaga kesehatan agar calon anak bisa lahir dengan selamat. Ibu juga perlu rutin mengkonsumsi susu Frisian Flag Mama Tahap 0 SUPRIMA untuk membantu kecukupan nutrisi selama kehamilan. Susu ini telah diperkaya dengan kombinasi zat gizi makro: protein, karbohidrat dan lemak, Serat pangan (Inulin), Tinggi Zat Besi, Tinggi Kalsium, Tinggi Asam folat, serta 29 multivitamin dan mineral.

Bagi Ibu yang ingin berkonsultasi seputar kehamilan, langsung saja berkunjung ke laman Tanya Pakar. Para ahli di sana akan membantu menjawab pertanyaan Ibu. Untuk bisa menggunakan fitur tersebut, jangan lupa untuk registrasi terlebih dulu.