Share Like
Simpan

Kesehatan wanita hamil harus dijaga dengan baik bahkan sejak trimester pertama. Tak hanya baik untuk Ibu, memiliki pola hidup yang sehat juga memiliki pengaruh bagi tumbuh kembang janin di dalam kandungan. Saat menjalani masa kehamilan, Ibu pasti menyadari bahwa bentuk tubuh kini tak seramping dulu lagi. Terutama ketika memasuki trimester ketiga, perut Ibukian membesar dan membuat pilihan pakaian lama kian terbatas karena semakin ketat. Mau dipaksa? Panjang urusannya.

Beberapa waktu lalu, saya sempat membaca artikel tentang hal ini. Meski pakaian ketat tidak memengaruhi perkembangan janin, menurut Marjorie Greenfieldmengemukakan, hal ini dapat menimbulkan berbagai keluhan pada Ibu sendiri, seperti di bawah ini

  • Perut Mulas

Apabila Ibu masih suka menggunakan celana ketat, sebaiknya hindari dulu penggunaan celana sejenis ini selama menjalani masa kehamilan ya, Bu.  Menurut California Pacific Medical Center Amerika, menggunakan celana yang ketat, terutama di daerah pinggang, akan membuat Ibu tak nyaman karena tekanan di daerah ini akan membuat perut terasa mulas.

  • Asam Lambung Naik

Saat mengandung, proses pencernaan Ibu hamil akan melambat. Oleh karena itu, tak hanya membuat mulas, pakaian yang ketat dapat memengaruhi kesehatan wanita hamil, yaitu membuat asam lambung naik. Ini dikarenakan makanan yang berada dalam sistem pencernaan akan terdorong ke dada akibat kuatnya tekanan di daerah perut.

  • Infeksi Jamur di Organ Intim

Salah satu gangguan kesehatan pada wanita hamil yang bisa terjadi adalah infeksi di bagian intim karena pakaian dalam yang terlalu ketat. Menurut artikel American Pregnancy Association yang saya baca, pakaian dalam yang terlalu ketat memang dapat meningkatkan risiko infeksi jamur di bagian intim, Bu. Saat hamil, tubuh cenderung mengeluarkan keringat lebih banyak. Sehingga, sulitnya kulit bernapas di balik pakaian ketat, bisa menjadi tempat jamur yang berkembang biak dengan cepat.

  • Nyeri di Bagian Dada dan Bahu

Saat konsultasi kehamilan ke dokter kandungan dulu, saya pernah mengeluh nyeri di bagian dada dan bahu. Setelah itu, dokter menyarankan saya mengganti ukuran bra dengan yang lebih besar. Iya Bu, ukuran bra yang kekecilan juga termasuk kategori pakaian ketat. Payudara yang terus bertumbuh dalam ukuran bra yang tidak pas juga merupakan salah satu faktor yang memengaruhi kesehatan wanita hamil karena membuat dada, bahu, dan punggung nyeri. Selain itu, bra yang terlalu ketat juga dapat menyebabkan kulit menjadi kemerahan.

  • Sirkulasi Darah Terhambat

Pembuluh darah akan membesar di masa kehamilan untuk mendukung perkembangan janin, Bu. Oleh sebab itu, pakaian ketat dapat menghambat sirkulasi darah. Jika hal ini berlangsung cukup lama, aliran darah akan tersendat beberapa saat, sehingga bagian tubuh seperti lengan dan paha akan mengalami kesemutan.

Itulah beberapa efek samping yang bisa timbul akibat mengenakan pakaian ketat saat trimester ketiga. Saya pribadi lebih suka menggunakan pakaian yang agak longgar agar lebih leluasa bergerak dan menikmati trimester ketiga dengan nyaman. Jadi, saya tak perlu khawatir kesehatan wanita hamil jadi terganggu menjelang kelahiran si Kecil!