Share Like
Simpan

Bu, sejak adik saya memiliki anak, perawatan bayi menjadi hal yang selalu ia utamakan. Bahkan, kini ia lebih memilih tinggal di rumah untuk mengurus si Kecil, daripada menerima ajakan untuk berkumpul bersama teman-temannya di akhir pekan. Padahal, sebelumnya ia paling tidak betah jika harus menghabiskan waktu seharian di rumah.

Melihat hal ini, saya jadi teringat masa-masa ketika baru punya anak dulu. Banyak sekali perubahan yang saya dan suami alami sejak hadirnya si Kecil. Tidak bisa tidur semalaman mungkin cerita yang sudah sering Ibu dengar. Namun, perubahan apa lagi yang bisa terjadi setelah memiliki anak? Yuk baca ulasan lengkapnya di bawah ini!

  • Waktu Anak adalah Waktu Ibu

Jika sebelumnya Ibu terbiasa mengikuti kegiatan yang terjadwal, bersiap untuk mengatur ulang semuanya mengikuti waktu si Kecil ya, Bu. Memang, anak yang baru lahir bisa tidur hingga 18 jam dalam sehari. Namun, di antara tidurnya, Ibu harus merawat bayi dengan memberikan ASI, mengganti popok, dan menidurkan ia kembali. Tak jarang, hal ini juga harus dilakukan di malam hari, sehingga memengaruhi waktu tidur Ibu.

  • Perubahan Prioritas

Seperti yang sudah saya ungkapkan sedikit di awal, hal yang sebelumnya Ibu anggap sebagai keharusan, misalnya berkumpul bersama teman di akhir pekan, bisa jadi tidak lagi menarik setelah memiliki anak. Hal ini wajar kok, Bu, karena saat ini, menghabiskan waktu bersama si Kecil di rumah memang terasa lebih menyenangkan daripada melakukan aktivitas lain.

  • Lebih Bijak dalam Menggunakan Uang

Mengingat kebutuhan si Kecil kini menjadi yang utama, uang tidak lagi dihamburkan hanya untuk membeli tas atau sepatu baru; tetapi digunakan untuk kebutuhan yang lebih penting, seperti perawatan bayi dan biaya sekolahnya nanti. Biaya pendidikan memang terus meningkat tiap tahunnya, jadi, menabung sejak dini merupakan pilihan bijak yang bisa Ibu lakukan.

  • Perubahan pada Hubungan Suami Istri

Kehadiran anak di dalam rumah tangga, sering kali menyebabkan suami istri kurang memiliki waktu berdua. Hal ini biasa terjadi kok, Bu, karena semua perhatian kini tertuju pada si Kecil. Agar tetap harmonis, usahakan agar sesekali meluangkan waktu untuk berdua saja dengan suami. jangan lupa untuk meminta anggota keluarga atau teman yang Ibu percaya untuk menjaga si Kecil, ya.

  • Berbagi Pengalaman dengan Banyak Orang

Memiliki anak adalah kabar yang membahagiakan. Jadi, jangan heran ya, Bu, jika banyak teman dan saudara yang ingin berkunjung untuk melihat si Kecil. Manfaatkan momen ini untuk bertukar cerita dan mendapatkan banyak pengetahuan tentang perawatan bayi dari mereka yang sudah lebih dulu menjadi orang tua.

  • Lebih Menghargai Orang Tua

Ketika memiliki anak, akhirnya Ibu bisa mengetahui apa yang selama ini orang tua Ibu rasakan. Mulai dari perjuangan ketika menjaga janin dalam kandungan, melahirkan, hingga merawat bayi sampai tumbuh dewasa. Semua itu kemudian membuat Ibu bisa menghargai orang tua lebih dari sebelumnya.

Bagaimana, Bu? Semoga setelah membaca informasi di atas, Ibu bisa menikmati setiap perubahan yang terjadi, dan melakukan perawatan bayi dengan optimal, ya. Peluk hangat untuk si Kecil!