Whatsapp Share Like
Simpan

Halo, Ibu! Bagaimana kabar perkembangan buah hati? Mudah-mudah ia tumbuh menjadi anak yang sehat dan aktif, ya. Kali ini, saya ingin berbagi rekomendasi finger food atau camilan yang mudah digenggam oleh bayi untuk dijadikan makanan pendamping ASI.

Kapan Bayi Boleh Diberikan Finger Food?

Sekitar usia 8 bulan, biasanya bayi sudah bisa diajarkan untuk makan dengan tangannya sendiri, walaupun belum sempurna. Hal tersebut dapat dilihat dari beberapa ciri, yakni bayi yang tidak lagi berusaha mengeluarkan makanannya, serta jemarinya yang mampu menggenggam makanan. Sehingga, bayi dapat menyelipkan makanan di sela-sela jarinya. Oleh karena itu, memberikan finger food untuk bayi dapat menunjang tumbuh-kembangnya dalam hal keterampilan motorik halus, menggigit, serta mengunyah makanan sejak dini.

Finger food yang ideal memiliki beberapa karakter, yakni ukurannya yang pas digenggam bayi dan tingkat kelunakan yang pas. Semakin mudah bayi menggigit dan mengunyah dengan baik, maka semakin mudah dicerna juga finger food yang masuk ke perut bayi. Setelah membaca forum Ibu dan Balita, berikut rekomendasi finger food yang mudah dibuat sebagai makanan bayi 6 bulan ke atas.

Wortel

Wortel adalah sayuran pertama yang cocok dikonsumsi bayi, baik untuk MPASI maupun finger food. Rasanya yang enak, baik itu dimasak sendiri ataupun diolah dengan makanan lain, tentu akan disukai bayi. Selain itu, wortel juga mudah dicerna sekaligus dapat melancarkan buang air besar berkat kandungan serat yang dimilikinya.

Sebelum diolah, kupas wortel lalu cuci di bawah air mengalir hingga bersih. Kemudian, potong wortel memanjang seperti bentuk stik. Cara memasak wortel sebagai finger food dapat dikukus atau dipanggang. Untuk dikukus, kukus wortel selama 10 hingga 15 menit sampai Ibu mendapat tekstur yang cukup empuk tanpa menghilangkan kandungan nutrisinya.

Artikel Sejenis

Jika ingin sedikit berbeda, wortel panggang juga tidak kalah lezat sebagai panganan bayi. Caranya, olesi wortel yang sudah dibersihkan dan dipotong tadi dengan minyak sayur. Lalu, taburi dengan sedikit merica atau bubuk kayu manis untuk menambah rasa. Panggang wortel selama 20 menit dan finger food wortel siap disajikan.

Buah Bit

Buah berwarna merah keunguan ini biasa diolah menjadi MPASI dengan dijadikan campuran bubur. Selain rasa manisnya yang pas untuk lidah bayi, buah bit juga terkenal kaya nutrisi. Antara lain serat dan vitamin C yang membantu melancarkan pencernaan bayi. Namun, Ibu juga dapat menyulap buah bit menjadi finger food yang lezat untuk bayi, lho. Cara mengolah bit sama seperti wortel, ibu dapat mengukus atau memanggangnya.

Kentang

Untuk bayi yang baru mencoba makanan padat, kentang yang dihaluskan merupakan salah satu makanan yang tepat. Kandungan karbohidratnya membuat kentang menjadi sumber energi yang baik untuk bayi.

Agar gizi kentang tidak rusak, rebus kentang dengan utuh tanpa memotongnya. Sebab, merebus kentang yang sudah dipotong-potong akan mengurangi kandungan potasium di dalamnya. Padahal, potasium berguna untuk perkembangan fungsi saraf dan otot bayi. Selain direbus, kentang goreng dapat menjadi finger food yang lezat untuk bayi. Sebaiknya, Ibu menggunakan minyak zaitun sebagai pengganti minyak goreng yang tinggi kandungan lemak jenuh.

Brokoli

Sayuran kaya manfaat ini mengandung banyak nutrisi yang berguna bagi tumbuh kembang bayi. Kalsium yang terdapat di brokoli membantu pertumbuhan tulang dan gigi yang kuat. Selain kandungan vitamin dan kalsium, brokoli memiliki tekstur yang lembut dan mudah dipegang. Cara terbaik memasak brokoli adalah dengan dikukus atau direbus. Untuk menambah cita rasa, Ibu dapat menambahkan parutan keju cheddar yang juga tinggi kalsium.

Pir

Buah pir memiliki kandungan yang baik untuk bayi, diantaranya adalah vitamin C, kalsium, kalium, dan fosfor. Rasanya yang manis dan segar, sangat pas dinikmati sebagai camilan sehat bayi. Untuk penyajiannya sangat mudah, yaitu dengan cara dikupas, lalu potong-potong memanjang. Teksturnya yang empuk akan sangat mudah dimakan oleh bayi.

Apel

Hampir sama dengan pir, apel juga memiliki tekstur yang empuk, renyah, dan rasanya manis. Apalagi nutrisi yang dikandungnya, seperti vitamin A, vitamin C, vitamin E, magnesium, fosfor, dan potasium, membuatnya sangat baik untuk jadi pilihan finger food bayi. Apel juga direkomendasikan untuk mengatasi sembelit pada bayi lho, Bu. Untuk penyajiannya sama dengan pir, kupas kulitnya lalu potong memanjang.

Mangga

Pilihan buah lainnya untuk digenggam oleh bayi adalah mangga. Buah berwarna hijau dengan warna daging kuning ini memiliki tekstur yang empuk dan mengandung vitamin C, beta karoten, dan kalium. Beta karoten dipakai oleh tubuh untuk memproduksi vitamin A dalam menjaga kesehatan mata, kulit, dan tulang bayi. Sementara kalium berfungsi untuk membantu jantung, otot, dan saraf dalam tubuh agar dapat bekerja dengan baik. Kalium juga bermanfaat dalam mengatur tekanan darah dan menyeimbangkan cairan dalam tubuh.

Pisang

Terakhir, ada buah pisang yang kaya potasium, magnesium, zat besi, dan kalsium. Dikarenakan kaya nutrisi tersebut pisang banyak dianjurkan untuk MPASI maupun finger food bayi. Buah ini dapat membantu perkembangan fungsi otot dan mengoptimalkan detak jantungnya. Pisang juga kaya karbohidrat, Bu, sehingga dapat dijadikan alternatif makanan saat ia sedang susah makan. Selain dapat memasok energi, pisang juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh bayi.

Mudah bukan mengolah berbagai finger food di atas? Pada 12 bulan pertama bayi, sebaiknya hindari juga makanan dengan potongan yang besar, kecil, keras, dan terlalu lengket. Selamat mencoba!

Bagi Ibu yang masih memiliki pertanyaan seputar MPASI bayi atau topik lainnya tentang anak, bisa berkonsultasi di laman Tanya Pakar. Di sana pertanyaan Ibu akan dijawab langsung oleh ahlinya. Namun terlebih dulu registrasi agar dapat menggunakan fitur tersebut.