Share Like
Simpan

Bayi sehat dapat didukung dengan asupan nutrisi yang bersumber dari ASI, dan diperkaya dengan Makanan Pendamping ASI (MPASI). MPASI bisa mulai diberikan ketika si Kecil berusia enam bulan, saat sistem pencernaannya sudah bisa menerima makanan bertekstur padat. Guna mendukung pertumbuhannya, oatmeal yang kaya akan Zat Besi, serta bubur dari buah dan sayuran yang banyak mengandung Vitamin, bisa Ibu berikan sebagai makanan padat pertamanya. Setelah si Kecil mulai terbiasa mengonsumsi makanan padat, Ibu bisa mulai memberikan salah satu jenis makanan lain yang tidak kalah bergizi, yaitu ikan. 

Kapan Waktu yang Tepat untuk Mengenalkan Ikan?

Idealnya, jenis makanan yang kaya akan DHA dan Omega 3 ini sudah bisa diberikan pada si Kecil saat ia berusia delapan bulan. Ikan tentunya bisa mendukung pertumbuhan bayi sehat, namun mengingat makanan ini juga termasuk salah satu makanan yang paling sering menyebabkan alergi, pemberiannya perlu diperhatikan ya, Bu. Sebaiknya, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter anak sebelum memberikan ikan pada si Kecil, apalagi jika ia pernah mengalami alergi makanan sebelumnya. Jika dokter anak sudah memberikan lampu hijau, barulah Ibu bisa menyajikan ikan pada si Kecil sebagai variasi makanan padatnya.

Jenis Ikan Apa Saja yang Sebaiknya Diberikan?

Untuk perkenalan pertama, Ibu dapat memberikan si Kecil ikan berdaging putih yang hidup di air tawar, seperti bawal dan lele. Pasalnya, jenis ikan ini mudah dicerna dan berada di peringkat bawah penyebab alergi pada anak. Di samping itu, ikan air tawar juga kaya akan Omega 3 dan rendah merkuri lho, Bu, sehingga baik untuk kesehatan bayi. Setelahnya, Ibu bisa memberikan si Kecil jenis ikan lain yang berasal dari laut, misalnya salmon. Sebaiknya, hindari memberi ikan dalam kaleng yang diawetkan dengan garam ya, Bu, karena kandungan tersebut dapat mengganggu kesehatan ginjal si Kecil jika dikonsumsi terlalu banyak.

Bagaimana Cara Penyajian Ikan yang Tepat?

Guna menghilangkan virus dan bakteri, pastikan ikan telah dimasak dengan matang ya, Bu. Selanjutnya, buang tulang dan kulit ikan, lalu cincang dan haluskan agar lebih mudah dimakan dan tidak membuat si Kecil tersedak. Disarankan juga untuk menunggu tiga sampai lima hari sebelum memberikannya jenis ikan lain, agar Ibu bisa melihat apakah makanan tersebut menimbulkan alergi atau tidak.

Apa Saja Nutrisi yang Terkandung Dalam Ikan?

  • Protein

Ikan memiliki banyak kandungan Protein yang baik untuk kesehatan bayi secara keseluruhan, karena zat ini dibutuhkan untuk perkembangan otot, tulang, organ dalam, dan sistem imun tubuh. 

  • Omega 3 dan DHA

Kandungan Omega 3 dan DHA yang dimiliki ikan berperan penting bagi perkembangan otak, mata, saraf, hingga kesehatan jantung si Kecil. Selain itu, Omega 3 juga dapat mencegah terjadinya inflamasi di seluruh bagian tubuh, termasuk kulit.

  • Vitamin dan Mineral

Ikan merupakan sumber Vitamin B12 yang baik untuk kesehatan darah, Vitamin A untuk kesehatan kulit dan mata, serta Vitamin D untuk kesehatan. Tidak hanya itu, ikan juga memiliki kandungan Mineral seperti Iodine yang baik untuk metabolisme, serta Selenium dan Zinc yang dapat memperkuat sistem imun tubuh. 

Wah, banyak sekali ya, Bu, manfaat ikan bagi pertumbuhan si Kecil. Oleh karena itu, jaga selalu nutrisinya dengan memberikan asupan makanan yang seimbang, sehingga ia bisa tumbuh menjadi bayi yang sehat, lincah, dan aktif. Salam cium untuk si Kecil!