Whatsapp Share Like Simpan

Finger food secara definisi adalah makanan yang mudah digigit, dikunyah, dan mudah dipegang sendiri oleh bayi. Saat si Kecil mulai mendapatkan makanan padat, ini adalah pengalaman yang baru baginya. Jadi, Ibu perlu tahu makanan seperti apa yang tepat untuk si Kecil. 

Si Kecil akan bereksplorasi mengenai rasa, tekstur dan hal-hal baru seputar makanan padat, karena sebelumnya lidah si Kecil lebih ‘akrab’ dengan makanan cair berupa ASI atau susu formula apabila karena penyebab tertentu si Kecil tidak bisa mendapatkan ASI. Dalam pemberian makan pada si Kecil, perlu diingat bahwa tekstur dan variasi makanan pun harus ikut ‘naik tingkat’ sejalan dengan pertumbuhan bayi.

Saat si Kecil sudah dapat duduk tegak dan menggerakkan tangannya atau memegang objek lain untuk dimasukkan ke dalam mulut, Ibu dapat memberikan finger food yang dapat dipegang untuk belajar makan sendiri. 

Namun sebaiknya Ibu tetap mengawasinya agar si Kecil terhindar dari tersedak dan pastikan makanan yang diberikan bertekstur lembut, mudah ditelan, atau dapat dipotong menjadi bagian kecil. 

Penelitian Mengenai Finger Food

Penelitian menemukan bahwa pada saat penyapihan, memberikan finger food padat pada si Kecil akan membantu proses penyapihan dengan dua manfaat: pertama, bayi-bayi ini akan tumbuh sehat dengan nutrisi pilihan yang sehat; dan kedua, bayi-bayi ini akan berisiko lebih kecil untuk memiliki kelebihan berat badan pada masa kanak-kanak, dibandingkan bayi-bayi yang mengonsumsi makanan padat berupa ‘puree’ dengan sendok.

Artikel Sejenis

Para peneliti menyimpulkan bahwa pola penyapihan berpengaruh terhadap pilihan makan dan kesehatan di awal masa kanak-kanak. Anak-anak yang dibiasakan mengonsumsi finger food akan belajar mengatur asupan makanannya dan memilih makanan yang sehat, dan menurut ahli makanan sehat ini akan sangat banyak didapatkan dari karbohidrat. Anak-anak yang diberikan finger food juga akan mendapatkan efek positif dari kegiatan menjilat makanan yang dipegangnya akan membangun pola mengonsumsi makanan yang sehat dan mencegah kegemukan di kemudian hari. Penerapan nutrisi sehat sejak usia dini merupakan kunci dalam mempromosikan pola diet sehat sepanjang hidup.

Pilihan Makanan Sebagai Finger Food

Jika saat ini Ibu baru memulai fase MPASI bersama si Kecil, bisa jadikan informasi di bawah ini sebagai acuan untuk pemberian finger food bagi si Kecil. Mari disimak!

  1. Sayuran

    Ibu bisa memberikan sayuran sebagai finger food seperti; kentang, wortel, kembang kol, brokoli atau ubi manis. Ibu bisa merebus, mengukus atau memanggangnya lebih dulu agar sayuran lebih lunak sebelum diberikan kepada si Kecil. Sayuran sangat baik jadi pilihan finger food karena kaya akan nutrisi yang baik untuk tumbuh kembang bayi.

    Untuk awalan, Ibu bisa potong kecil-kecil agar sayuran lebih mudah dikunyah oleh si Kecil.

  2. Buah potong

    Selain sayur, tentu buah juga jadi jenis makanan yang baik untuk dijadikan finger food. Ibu bisa pilih pisang, mentimun, alpukat, mangga, nanas, pir, apel, semangka dan berbagai jenis buah lainnya. 

    Pastikan buah sudah dicuci bersih dan dipotong kecil-kecil sehingga mudah dikunyah, sebelum menyajikannya menjadi finger food untuk bayi ya Bu.

  3. Pasta

    Ibu bisa rebus pasta dengan berbagai jenis dengan direbus terlebih dahulu hingga benar-benar matang sehingga memiliki tekstur yang lembut. Kemudian sajikan kepada si Kecil dan jadikan finger food untuk bayi di jam camilan mereka.

  4. Telur

    Telur yang kaya akan nutrisi tentu sangat baik dimasukkan ke dalam menu MPASI atau sekalipun menjadi pilihan finger food. Apalagi telur adalah sumber protein yang baik.

    Pastikan telur dimasak hingga benar-benar matang dan dipotong kecil-kecil untuk jadi cemilan bagi si Kecil.

  5. Keju

    Keju bisa jadi sumber kalsium yang baik untuk pertumbuhan tulang si Kecil. Apalagi keju memiliki tekstur yang lembut, tidak lengket dan tidak berbau. Sehingga bagus menjadi pilihan finger food untuk si Kecil yang mudah untuk dipegang.

Selain pemberian finger food ini, Ibu masih tetap perlu menjaga kualitas ASI di usia si Kecil saat ini. Selain sebagai selingan saat makan, ASI juga bisa dicampurkan dalam menu MPASI supaya lebih kaya dengan nutrisi. Namun jika ASI dirasa tidak cukup, Ibu bisa memberikan susu pendamping ASI sesuai dengan anjuran tenaga kesehatan ya Bu. Pastikan Ibu bertanya susu yang mengandung 9 protein asam amino esensial lengkap dan tinggi DHA, karena protein adalah komponen yang penting untuk mendukung tumbuh dan kembang bayi ya Bu! 

Oleh karena itu, Ibu perlu meningkatkan kualitas ASI dengan cara mengonsumsi susu Frisian Flag PRIMAMUM secara rutin. Susu ini mengandung 9 asam amino esensial (9AAE) lengkap dan 9 nutrisi penting lainnya untuk kebaikan Ibu dan si Kecil. Susu ini juga diperkaya dengan tinggi asam folat, omega 3 (ALA), omega 6 (LA), serta tinggi DHA untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan sel otak si Kecil.

Selain itu, susu Frisian Flag PRIMAMUM juga mengandung tinggi zat besi, tinggi zinc, dan sumber serat pangan inulin untuk mendukung daya tahan tubuh Ibu dan si Kecil. Ditambah kandungan tinggi kalsium dan tinggi vitamin C untuk mendukung pertumbuhan sel tubuh si Kecil. 

Frisian Flag PRIMAMUM termasuk susu dengan harga ekonomis dengan nutrisi lengkap yang dapat dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui. Tersedia dalam rasa cokelat yang lezat dan tidak membuat Ibu merasa enek atau mual.

Frisian Flag PRIMAMUM mengandung 180 kalori dan 9 gram protein dalam 1 gelasnya. Dengan mengonsumsi 2x sehari, Ibu sudah bisa mendapatkan 15% asupan energi dari Frisian Flag Primamum. Apalagi rasa cokelatnya lezat dan tidak bikin enek sehingga bisa membantu Ibu memenuhi kebutuhan gizi hariannya.

Selain itu Ibu bisa mengetahui kebutuhan gizi harian si Kecil lebih terperinci melalui fitur Kalkulator Gizi yang juga terdapat dalam Akademi Keluarga Prima. Di fitur ini, Ibu bisa cek kecukupan jumlah gizi harian Si Kecil yang dikembangkan oleh Akademi Keluarga Prima bersama Lora Sri Nofi, PGNutr, MNutrDiet, RD.

Ditinjau oleh: Yeni Novianti, S.Gz