Whatsapp Share Like
Simpan

Banyak hal baru yang si Kecil temui dan pelajari saat ia lahir, salah satunya pola tidur. Sebelum ia lahir, si Kecil menghabiskan waktunya tidur dalam kandungan Ibu. Dalam kandungan Ibu, si Kecil mengandalkan jam biologis dari tubuh sang ibu melalui hormon melatonin yang disalurkan melalui plasenta. Ketika Si Kecil lahir, ia belum memiliki hormon melatonin yang berfungsi untuk membantu mengatur pola tidur. Hormon melatonin ini secara perlahan baru dihasilkan secara sempurna setelah si Kecil berusia 3 bulan. Ibu dapat membantu si Kecil untuk mengembangkan jam biologis dengan menyalurkan hormon melatonin melalui ASI dan mengajarkan pola tidur secara bertahap. Pola tidur si Kecil saat baru lahir tidak teratur dan tidak menentu, kemudian terbangun hanya untuk makan. Berikut tips supaya si Kecil memiliki pola tidur dan terpenuhi kebutuhan ASI-nya, serta Ibu bisa istirahat cukup.

  1. Perkenalkan siang dan malam
    Idealnya si Kecil memiliki total waktu untuk tidur sekitar 16-18 jam per hari, dan istirahat paling lama adalah saat malam hari. Menghitung waktu tidur si Kecil agar ia beristirahat cukup merupakan hal yang penting agar ia memiliki fisik yang kuat. Sehingga Ibu perlu mengajarkan untuk membedakan waktu siang dan malam. Ibu bisa membawa si Kecil ke sudut ruangan yang terpapar sinar matahari pagi, dan biarkan Ibu beraktivitas diiringi suara seperti televisi, dan lagu. Kemudian pada malam hari tunjukan suasana gelap dan tenang sehingga si Kecil mengerti waktunya untuk beristirahat.
  2. Pahami Tanda Si Kecil Saat Mulai Mengantuk
    Sebelum memulai pola tidur si Kecil, pertama Ibu harus memperhatikan tanda-tanda kapan si Kecil mulai mengantuk. Ada berbagai tanda yang diberikan oleh si Kecil jika mulai mengantuk seperti rewel, menangis, atau menggosok mata. Ketika Ibu mulai mengerti waktu si Kecil mulai mengantuk, Ibu bisa menyesuaikan dan mulai membentuk pola tidurnya. Ibu juga bisa mencari tahu kegiatan yang membuat si Kecil mengantuk seperti memberikan pijatan sehabis mandi, atau membawa ke kursi ayunan. Hal ini juga akan mempermudah Ibu untuk membentuk pola istirahat pada si Kecil.
  3. Membuat Pola Istirahat dan Menyusui
    Hal yang paling penting saat si Kecil berumur 1 bulan adalah perkembangan fisik yang kuat melalui asupan gizi secara penuh melalui ASI. Ajarkan si Kecil untuk menyempatkan menyusu di siang hari kemudian ajarkan untuk melanjutkan tidur kembali. Ibu dapat membiasakan si Kecil untuk tidur singkat 2-4 kali sehari dengan durasi waktu 30 menit sampai 45 menit. Hal ini selain memberikan kesempatan Ibu untuk menyusui, juga membiasakan si Kecil pola untuk tidur siang. Pola tidur siang ini tentu akan memberi waktu Ibu untuk membersihkan dan mengganti popok si Kecil. Ibu juga tidak perlu menunggu Si Kecil menangis untuk menunjukkan bahwa ia lapar. Usahakan tidak membiasakan si Kecil menyusu sambil tertidur, karena akan membuat pola tidur siang menjadi terganggu. Beberapa hal yang bisa Ibu lakukan untuk menjaga si Kecil tetap terjaga yaitu dengan membelai tangannya atau menggosokan bagian kening, wajah, dan leher dengan kain basah. Pola ini bertujuan agar si Kecil tidak terus tertidur pada siang hari dan menyusu tanpa ada jadwal. Jika si Kecil terbiasa tertidur terus selama siang hari, ia akan terjaga dan terbangun pada malam hari dan Ibu menjadi kekurangan waktu untuk beristirahat.
  4. Patuhi Jadwal Tidur
    Jika si Kecil sudah mulai menunjukan pola tidurnya, Ibu harus mematuhi jadwalnya. Pastikan Ibu juga membangunkan si Kecil pada siang hari sesuai jadwal menyusu. Hal ini tentu membuat si Kecil terbiasa dengan jam untuk menyusu, bermain dan beristirahat. Kemudian jika si Kecil belum mau tidur saat malam hari, tunjukkan bahwa ini waktu istirahat dengan mematikan lampu dan berbaring di sebelahnya. Ibu juga bisa mencoba menggunakan waktu saat siang hari untuk bermain dengan si Kecil sehingga malam hari ia akan lelah dan tidur tepat waktu.


Pola istirahat ini sebenarnya bertujuan agar Ibu tidak perlu terjaga malam hari dan si Kecil memiliki waktu tidur dan nutrisi ASI yang cukup. Namun membuat pola istirahat pada si Kecil tidak bisa diterapkan begitu saja. Pada saat si Kecil berusia 1 minggu, Ibu belum bisa menerapkan pola tidur pada si Kecil. Sambil si Kecil belajar untuk beradaptasi dan menyusu, tetap jaga kondisi Ibu agar tetap kuat terjaga malam hari. Setelah itu Ibu bisa menerapkan pola tidur secara perlahan-lahan.