Whatsapp Share Like
Simpan

Setiap bayi akan belajar melihat seperti layaknya belajar berjalan dan bicara, karena saat dilahirkan mereka belum memiliki kemampuan melihat yang optimal. Hal ini tentu membuat Ibu bertanya, lalu kapan bayi bisa melihat?  Seiring dengan pertumbuhannya, tahap perkembangan penglihatan bayi adalah berupa memfokuskan mata, menggerakkan bola mata, dan mengkoordinasikan kedua mata dengan baik. Selain itu, bayi perlu belajar mengolah informasi yang diperoleh dari penglihatannya yang selanjutkan dikirimkan ke otak.

Penglihatan Memainkan Peranan Penting

Sebelum sampai pada tahap perkembangan belajar meraih dan menggapai benda dengan kedua tangannya atau merangkak dan duduk, bayi lebih dulu memperoleh informasi dari apa yang ia lihat. Mata yang sehat dan penglihatan yang baik berperan penting dalam bagaimana bayi belajar melihat kapan bayi akan melihat secara optimal nantinya.

Bila bayi memiliki gangguan penglihatan, maka dapat menyebabkan gangguan dalam perkembangannya. Oleh karena itu, sangat penting untuk memantau perkembangan penglihatan  bayi dengan baik dan orang tua berperan penting di dalamnya.

Tips Memantau Perkembangan Penglihatan Bayi

Beberapa langkah yang dapat dilakukan orang tua dalam memantau perkembangan penglihatan bayi :

  1. Kenali tanda gangguan penglihatan pada mata.
  2. Carilah bantuan dokter mata anak yang dapat melakukan pemeriksaan lengkap mengenai perkembangan mata anak, khususnya pada usia 6 bulan.
  3. Membantu perkembangan penglihatan bayi dengan memberikan stimulasi dan aktivitas sesuai dengan tahapan perkembangan usianya.

Saat dilahirkan, bayi belum memiliki kemampuan penglihatan seperti layaknya penglihatan anak balita atau orang dewasa. Mata dan sistem penglihatannya belum berkembang sempurna, dan perkembangan yang pesat akan terjadi pada usia satu bulan. Namun Ibu harus ingat bahwa tidak semua bayi sama, sehingga waktu kapan bayi bisa melihat dengan jelas mungkin akan memiliki tahap perkembangan pada usia yang berbeda dengan antara satu bayi dengan bayi lainnya.

Artikel Sejenis

Tahap Perkembangan Penglihatan Bayi

Berikut ini adalah tahap perkembangan penglihatan bayi dan stimulasi sesuai usianya yang perlu Ibu ketahui.

Lahir hingga usia 4 bulan

Hingga usia 3 bulan, mata bayi belum dapat fokus pada suatu benda yang jarak pandangnya lebih dari 20-25 cm. Walaupun bayi tampak sangat fokus melihat pada suatu benda, namun belum mampu mengalihkan matanya dari satu benda ke benda lain. Bayi hanya dapat melihat benda yang jarak pandangnya kurang dari 20 cm, termasuk wajah Ibu.

Saat usia satu bulan, kedua matanya mulai dapat berkoordinasi dan mengalami kemajuan pesat. Koordinasi mata dan tangan mulai terbentuk sejalan dengan kemampuannya menelusuri benda yang bergerak dengan kedua matanya dan berusaha meraihnya. Setelah usianya mencapai 8 minggu, penglihatannya akan lebih mudah fokus, terutama pada wajah orang tuanya dan orang-orang yang dekat dengannya.

Bila suatu saat mata bayi tidak terkoordinasi dan sesekali terlihat seperti memiliki mata juling pada usia 2 bulan, Ibu tidak perlu khawatir karena hal ini masih tergolong normal. Namun bila hal ini sering terjadi secara terus-menerus, maka sebaiknya bayi diperiksakan lebih lanjut ke dokter. Kemudian saat bayi berusia 3 bulan, penglihatannya mulai mahir mengikuti benda yang bergerak.

Usia 5 – 8 bulan

Saat usia 5 bulan, gerakan mata dan koordinasi antara mata dan tubuh makin berkembang. Saat ini, bayi telah dapat memperkirakan jarak jauh dekat suatu benda dengan benda lainnya. Sebelum usia 5 bulan, matanya telah dapat melakukan koordinasi untuk melihat bentuk 3 dimensi suatu benda atau melihat kedalaman suatu benda. Walau penglihatan bayi terhadap warna belum sensitif seperti penglihatan pada orang dewasa, namun secara umum bayi saat ini telah memiliki penglihatan terhadap warna dengan baik.

Pada usia 8 bulan dimana bayi mulai merangkak, juga akan membantu perkembangan koordinasi mata-tangan dan tubuhnya. Oleh karena itu, bagi bayi yang cepat belajar berjalan dan melalui tahap merangkak yang singkat mungkin tidak akan banyak belajar mengkoordinasikan mata-tangan dan tubuh sebaik anak-anak yang melalui tahapan merangkak lebih lama.

Usia 9 – 12 bulan

Dalam rentang usia ini, bayi seharusnya sudah dapat menggunakan mata dan tangannya secara bersamaan. Pada usia 10 bulan, hendaknya ia telah dapat menjumput benda dengan jari jempol dan telunjuknya. Saat bayi berusia 12 bulan, umumnya ia akan merangkak dan mulai belajar berjalan yang juga akan membantu perkembangan koordinasi mata dan tangan menjadi lebih baik. Saat ini bayi mulai dapat menilai jarak dengan baik dan melempar benda-benda dengan perkiraan jarak pandang yang lebih baik.

Pentingnya indera penglihatan bayi membuat Ibu harus terus memantau dengan teliti, ya. Agar penglihatannya sehat dan berkembang dengan normal, selalu berikan stimulasi dan yang tak kalah penting, nutrisi untuk kesehatan mata. Saat ia sudah memasuki masa MPASI nanti, rutin berikan makanan yang memiliki manfaat untuk mata. 

Semoga informasi ini dapat membantu menjawab pertanyaan Ibu tentang kapan bayi bisa melihat, ya Bu. Ibu masih memiliki pertanyaan lainnya seputar tumbuh kembang anak? Tanyakan saja di laman Tanya Pakar, Bu. Di sana ada para ahli yang akan membantu menjawab pertanyaan Ibu. Namun pastikan Ibu sudah registrasi terlebih dulu untuk bisa menggunakan fitur tersebut, ya.