Whatsapp Share Like Simpan

Tidur merupakan rutinitas yang sangat penting bagi bayi. Saat tidur, hormon pertumbuhan akan aktif, sehingga dapat berdampak pada tumbuh kembang bayi. Selain itu, tidur cukup juga dibutuhkan untuk kesehatan bayi.

Untuk mencukupi kebutuhan tidur tersebut, maka waktu tidur bayi dibagi menjadi dua, yaitu di siang dan malam hari. Namun terkadang, beberapa bayi susah tidur siang karena beberapa faktor. Berikut adalah faktor penyebab tersebut dan cara membiasakan bayi tidur siang.

Penyebab Bayi Susah Tidur Siang

Bayi susah tidur siang mungkin disebabkan oleh beberapa faktor berikut ini:

  • Ada banyak gangguan. Bayi biasanya sensitif terhadap gangguan yang ada di sekelilingnya, sehingga tidak bisa fokus pada sesuatu. Ini juga termasuk saat waktu tidur siang bayi. Bayi akan kesulitan untuk tidur jika ada gangguan di dekatnya, misalnya suara televisi, mainan, atau lampu yang terlalu terang.
  • Jadwal tidur yang tidak konsisten. Ibu sebaiknya sudah mulai menerapkan rutinitas yang teratur dalam keseharian bayi, mulai dari jadwal makan, mandi, bermain, hingga tidur siang dan tidur malam. Selain memudahkan Ibu, cara ini juga membantu bayi dalam menjalani hari-harinya. Masalahnya adalah terkadang jadwal ini bertabrakan dengan rutinitas Ibu, sehingga bisa mengacaukan waktu dan frekuensi tidur siang bayi.
  • Bayi dalam kondisi lapar. Siapapun tidak akan bisa tidur jika perut terasa lapar, termasuk bayi. Walaupun sudah mengantuk, tapi bayi bisa kesulitan tidur siang karena ia merasa lapar. Oleh karena itu, Ibu sebaiknya mengajak bayi tidur siang setelah ia sudah makan dan kenyang.
  • Bayi terlalu lelah. Sama seperti orang dewasa, bayi juga bisa kesulitan tidur saat tubuhnya terlalu lelah. Pada usia ini bayi memang sedang berada dalam fase senang bermain dan bereksplorasi, sehingga ia akan banyak bergerak. Akibatnya, jam tidurnya pun terlewat dan membuat tubuhnya jadi kelelahan. Ini akan menyebabkan bayi menjadi rewel, tantrum, dan semakin sulit tidur siang.
  • Mengalami gangguan kesehatan. Bayi susah tidur siang mungkin karena ia sedang merasa kurang sehat, Bu. Misalnya saja ia sedang demam yang membuat kepalanya pusing atau flu yang menyebabkan ia sering terbatuk.

Manfaat Tidur Siang bagi Bayi

Manfaat Tidur Siang bagi Bayi

Bayi susah tidur siang sebaiknya ditangani secepatnya, karena tidur siang memiliki manfaat sebagai berikut:

  • Mengoptimalkan pertumbuhan. Selain mendukung perkembangan otak, tidur siang juga bermanfaat untuk mengoptimalkan pertumbuhan fisik bayi. Di waktu tidur, ada banyak proses pertumbuhan yang terjadi di tubuh bayi. Jadi, jika Ibu ingin fisik bayi tumbuh dengan optimal, jangan melewatkan tidur siang bayi, ya.
  • Mengembangkan kemampuan kognitif. Bayi yang mendapatkan cukup tidur siang akan membantu mengembangkan kemampuan kognitifnya. Mengapa bisa begitu? Saat tidur, otak akan beristirahat sejenak dan tidak terus-menerus bekerja, sehingga memori dan tingkat pembelajaran bayi pun akan menjadi lebih tinggi.
  • Meningkatkan kualitas tidur di malam hari. Tidur siang yang cukup dan berkualitas akan mendukung kualitas tidur malam jadi lebih baik. Tidur malam bayi jadi lebih nyenyak dan tidak mudah terbangun. Namun, jika bayi susah tidur siang, ia akan mudah tersinggung dan rentan mengalami stres.
  • Menjaga suasana hati. Bayi yang kurang waktu tidur siang cenderung akan sering rewel atau merengek. Menurut sebuah penelitian, bayi yang mengantuk kurang mampu mengatasi tantangan yang mereka temui sehari-hari. Sementara bayi yang tidur cukup cenderung lebih bahagia dan berperilaku positif. Hal ini karena tidur siang dapat meningkatkan energi positif. Jika tidak tidur siang, artinya bayi akan dipenuhi oleh energi negatif yang bisa membuat suasana hati menjadi buruk.

Baca juga: Pemantauan Selama Persalinan

Artikel Sejenis

Tips Membiasakan Bayi Tidur Siang

Tips Membiasakan Bayi Tidur Siang

Meskipun bayi susah tidur siang, Ibu tetap harus membiasakannya dengan beberapa tips di bawah ini:

  • Menciptakan suasana kamar yang tenang. Hilangkan semua gangguan yang bisa mengalihkan perhatian bayi untuk tidur siang. Tutup gorden agar tidak ada cahaya matahari yang masuk dari jendela dan membuat silau. Matikan alat elektronik dan simpan gadget supaya tidak menimbulkan suara. Nyalakan pendingin ruangan untuk membuat kamar menjadi sejuk.
  • Kenali tanda bayi mengantuk. Akan lebih mudah bagi Ibu menidurkan bayi jika ia sudah menunjukkan tanda-tanda mengantuk, seperti menguap, menggosok-gosok mata, menggaruk kepala, atau terlihat lesu. Saat bayi sudah memperlihatkan ciri-ciri tersebut, segera ganti popoknya dan bersihkan tubuhnya agar ia merasa nyaman. Kemudian gendong ia ke kamar untuk memulai rutinitas tidur siang.
  • Bacakan dongeng. Aktivitas mendongeng bisa membuat bayi mengantuk. Jadi, coba bacakan dongeng pendek dengan suara lembut. Saat mendengarkan Ibu mendongeng, bayi perlahan akan mengantuk kemudian tertidur. Selain membantu bayi tertidur, mendongeng juga memiliki banyak manfaat lainnya, seperti meningkatkan daya imajinasi, menambah kosakata, membantu kemampuan bicara, dan mengembangkan daya pikirnya.
  • Bersenandung. Selain mendongeng, bersenandung juga bisa menyebabkan rasa kantuk pada bayi. Maka cobalah untuk bersenandung pelan sambil menepuk dan mengelus punggung bayi sambil memberikan pijatan dengan lembut.
  • Tidur pada jam yang sama. Mengajak bayi tidur siang memang membutuhkan waktu, tapi Ibu tetap harus konsisten dalam menerapkan jam tidurnya. Pastikan bayi tidur di jam yang sama setiap hari. Tinggalkan dulu kegiatan yang bersamaan dengan jam tidur siangnya. Ibu juga perlu menghindari menidurkan bayi di sore hari, karena bisa membuat bayi sulit tidur malam dan mengganggu jadwal kesehariannya.

Baca Juga: Mengenal Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasi Perut Kembung pada Anak

Pola Tidur Siang Bayi Sesuai Usia

Bayi memiliki pola tidur siang yang berbeda-beda tergantung pada usia. Seiring bertambahnya usia bayi, maka jam tidurnya pun akan semakin berkurang.

  • Usia 0 bulan: 7-8 jam/hari.
  • Usia 1-2 bulan: 5-6 jam/hari.
  • Usia 3-6 bulan: 4-5 jam/hari.
  • Usia 6-12 bulan: 3-4 jam/hari.

 

Itulah informasi terkait bayi susah tidur siang, Bu. Mungkin Ibu akan membutuhkan waktu dan usaha ekstra hingga akhirnya bayi bisa terbiasa tidur siang. Namun jangan patah semangat ya, Bu. Jika Ibu terus berusaha, pasti perlahan usaha Ibu akan membuahkan hasil. Apabila masalah ini berlangsung lama dan bayi sering rewel, Ibu mungkin perlu berkonsultasi pada dokter untuk mendapatkan bantuan.

Ibu memiliki pertanyaan atau ingin berkonsultasi seputar anak? Langsung kunjungi laman Tanya Pakar saja ya, Bu. Para ahli di sana akan menjawab semua pertanyaan Ibu secara langsung. Untuk bisa memakai fitur tersebut, pastikan Ibu sudah registrasi terlebih dulu.

 

Sumber:

Alodokter

Klikdokter

Generasimaju