Whatsapp Share Like
Simpan

Anak yang tumbuh sehat bisa dilihat dari berat badannya. Setiap tahun berat si Kecil akan terus bertambah mengikuti tinggi badannya. Untuk itu Ibu harus rutin memantau perkembangan berat badannya. Ibu bisa membawa si Kecil ke klinik atau Posyandu untuk menimbang berat badannya dan sertakan KMS yang diberikan saat ia lahir. Namun ada juga cara mudah untuk mengetahui berat badan ideal anak sesuai usianya tanpa harus pergi ke klinik.

Rata-rata Berat Badan & Tinggi Badan Anak

Robert M. Kliegman, seorang dokter spesialis anak asal Amerika Serikat, memiliki patokan rata-rata berat badan (BB) ideal anak sebagai berikut:

Usia

Berat badan ideal rata-rata

0 bulan

3-3,5 kg

5 bulan

2x BB saat lahir

1 tahun

3x BB saat lahir

2 tahun

4x BB saat lahir

 

Jadi misalnya si Kecil saat lahir memiliki BB 3 kg, maka di usia 5 bulan BB idealnya adalah 6 kg. Kemudian saat usia 1 tahun 9 kg dan usia 1 tahun 12 kg.

Selain itu ada juga patokan kenaikan BB ideal bayi pada tahun pertama kelahirannya yang dibuat oleh dr. Kliegman. Berikut daftarnya:

  • 700-1.000 gr/bulan pada triwulan I
  • 500-600 gr/bulan pada triwulan II
  • 350-450 gr/bulan pada triwulan III
  • 250-350 gr/bulan pada triwulan IV

Untuk dapat mengetahui berat badan ideal anak, Ibu juga perlu mengetahui tinggi tubuh idealnya. Dr. Kliegman juga membuat patokan rata-rata tinggi badan (TB) ideal anak sebagai berikut:

Usia

Tinggi badan ideal rata-rata

0 bulan

50 cm

1 tahun

1,5x TB saat lahir

4 tahun

2x TB saat lahir

6 tahun

1,5x TB usia 1 tahun

 Sebagai contoh saat lahir si Kecil memiliki TB 50 cm, maka saat berumur 1 tahun ia akan tumbuh menjadi 75 cm. Kemudian saat berumur 4 tahun 100 cm dan saat 6 tahun 112,5 cm.

Rumus Menghitung Berat Badan Ideal

Sekarang pertanyaannya adalah bagaimana cara menghitung berat badan ideal anak yang mudah? Berikut adalah beberapa rumus yang bisa digunakan untuk memperkirakan BB anak:

  • Usia 3-12 bulan
    (usia dalam bulan + 9) : 2 = BB ideal (dalam kg)
    Contoh:
    Bayi berusia 4 bulan akan memiliki BB ideal sebagai berikut:
    (4 + 9) : 2 = 6.5 kg
  • Usia 1-6 tahun
    (usia dalam tahun x 2) + 8 = BB ideal (dalam kg)
    Contoh:
    Anak berusia 3 tahun akan memiliki BB ideal sebagai berikut:
    (3 x 2) + 8 = 14 kg
  • Usia 7-12 tahun
    (usia dalam tahun x 7 - 5) : 2 = BB ideal (dalam kg)
    Contoh:
    Anak berusia 9 tahun akan memiliki BB ideal sebagai berikut:
    (9 x 7 - 5) : 2 = 29 kg

Perlu Ibu ingat bahwa rumus di atas hanyalah sebagai tolak ukur dalam mengukur berat badan anak. Ibu tetap harus melihat grafik yang terdapat pada KMS untuk melihat batasan berat badan ideal anak.

Nutrisi untuk Menaikkan Berat Badan Anak

Bila ternyata BB nya ada di bawah warna hijau menandakan si Kecil memiliki BB di bawah ideal usianya. Ibu perlu memberikan sumber makanan yang mengandung nutrisi untuk menaikkan berat badan sebagai berikut:

● Protein

Protein merupakan salah satu unsur inti dalam susunan sel makhluk hidup. Sebanyak 20% dari total BB manusia berasal dari protein. Jadi bila si Kecil kekurangan protein, maka beratnya pun akan berkurang sebanyak 20% dari seharusnya. Fungsi protein pun sangat banyak bagi tubuh, diantaranya adalah sebagai sumber energi, menghasilkan hormon dan enzim, memperkuat daya tahan tubuh, dan membangun, memelihara, serta meregenerasi jaringan.

Protein dibagi menjadi dua, hewani dan nabati. Protein hewani berasal dari hewan sedangkan protein nabati berasal dari tumbuhan. Namun yang paling mendukung berat badan adalah protein hewani yang bisa didapatkan dari telur, daging-dagingan (ayam, sapi, kambing), dan ikan. Ibu juga tetap boleh memberikan protein nabati yang bisa didapat dari jamur, kentang, brokoli, bayam, kacang-kacangan, bayam, dan jagung.

● Karbohidrat

Karbohidrat sangat dibutuhkan anak di masa pertumbuhan. Tidak hanya sebagai sumber energi, karbohidrat juga baik sebagai nutrisi untuk menaikkan berat badannya. Namun karbohidrat yang sebaiknya dipilih adalah karbohidrat kompleks atau yang disebut juga dengan pati karena mengandung kalori tinggi. Kalori akan sangat efektif dalam menaikkan berat badan. Beberapa sumber makanan dengan kandungan pati diantaranya adalah gandum utuh, pasta, sayuran, kacang polong, sereal, roti, dan tepung.

● Lemak

Bila orang dewasa dianjurkan untuk menghindari lemak, berkebalikan dengan anak-anak, terutama bagi yang memiliki BB di bawah ideal. Mengonsumsi makanan berlemak tinggi merupakan cara tercepat dalam menaikkan BB karena kandungan kalorinya paling tinggi dibandingkan dengan karbohidrat dan protein. Namun tentu saja Ibu tidak boleh sembarangan memberikan lemak kepada si Kecil. Pilihlah lemak tak jenuh yang baik untuk kesehatan seperti yang terdapat dalam kacang-kacangan, alpukat, ikan, dan minyak zaitun.

● Gula Alami

Ibu sebaiknya juga tetap memberikan si Kecil asupan gula yang dibutuhkan dalam masa pertumbuhannya. Gula juga sangat bagus untuk membantu menambah beratnya, tapi sebaiknya pilih gula alami seperti fruktosa dan laktosa. Fruktosa bisa ditemukan pada buah, sedangkan laktosa bisa ditemukan pada produk susu. Ibu juga bisa memberikan madu kepada anak di atas usia 1 tahun karena madu sangat bermanfaat bagi kesehatan. Pada minuman ringan, kue, dan permen memang mengandung banyak gula halus dan bisa menaikkan berat badan. Namun makanan semacam itu hanya mengandung sedikit nutrisi, sehingga kenaikan berat badan anak menjadi tidak sehat. 

Coba rumus di atas untuk mengetahui berat badan si Kecil ya, Bu. Ibu juga harus terus memantau pertumbuhan si Kecil dengan selalu berkonsultasi kepada Dokter Spesialis Anak (DSA) yang Ibu percaya. Berikan nutrisi yang mencukupi setiap hari agar kebutuhannya selalu terjaga dan mencapai berat badan ideal anak sesuai usianya.