Share Like
Simpan

Apakah Ibu khawatir karena si Kecil terlihat lebih kurus dari anak lainnya? Saya pun sempat mengalami hal yang sama, Bu. Sewaktu si Kecil masih berusia dua tahun, saya pernah bingung mengapa ia susah makan dan akhirnya terlihat kurus untuk anak seusianya. Tidak ingin hal ini berlangsung terus-menerus, saya mulai mencari informasi soal cara membuat si Kecil lebih berisi dan sehat. Dari situ, saya menemukan beberapa jenis makanan penambah berat badan anak. Berikut informasi yang berhasil saya dapatkan. Yuk, disimak, Bu!

1. Telur

Menambah asupan Protein pada menu makanan si Kecil merupakan cara sehat untuk meningkatkan berat badannya. Itu sebabnya, yuk, penuhi kebutuhan Protein si Kecil dengan memberinya sajian telur. Tahukah, Ibu? Dua butir telur memiliki kadar Protein yang sama dengan seporsi daging sapi seberat tiga ons, lho. Selain itu, telur juga kaya akan Vitamin A dan Vitamin B12 yang dapat mengoptimalkan proses tumbuh kembang si Kecil.

2. Mentega

Bisa jadi si Kecil terlihat kurus karena kurang asupan Lemak, Bu. Maka dari itu, mulai penuhi kebutuhan Lemak si Kecil dengan memasukkan mentega sebagai bahan memasak makanannya. Namun, pastikan ia tidak mengonsumsi lebih 30% dari asupan total energi per hari atau sekitar delapan sendok makan mentega. Dengan cara ini, berat badan si Kecil akan meningkat secara sehat.  

3. Pisang

Sumber Lemak baik lain yang bisa menambah berat badan si Kecil adalah buah pisang. Pasalnya, satu buah pisang mengandung 105 kalori atau memenuhi sekitar 11% dari kebutuhan Lemak harian si Kecil. Agar lebih variatif, Ibu bisa membuat kreasi pisang yang lezat dan mengenyangkan.

4. Selai Kacang

Ini dia menu camilan favorit anak saya. Saya sering menyiapkan roti selai kacang untuk camilan sorenya, Bu. Selain rasanya yang lezat, selai kacang juga kaya akan Lemak dan Protein yang mampu menambah berat badan si Kecil. Bahkan, menurut artikel online yang saya baca, dua sendok selai kacang dapat memenuhi 28% kebutuhan Protein anak di bawah 10 tahun.

5. Susu

Apakah si Kecil tergolong anak yang susah makan? Jika iya, coba perbanyak asupan susunya ya, Bu. Susu mengandung nutrisi lengkap, antara lain zat gizi makro (Karbohidrat, Protein, dan Lemak) untuk energi; serta zat gizi mikro (Multivitamin dan Mineral). Kandungan nutrisi lengkapnya dapat membantu menambah berat badan anak. Oleh sebab itu, Ibu disarankan memberi si Kecil dua sampai tiga gelas susu setiap harinya. Bila anak Ibu sedang dalam usia pertumbuhan (1-6 tahun), pastikan susu yang diberikan adalah susu bubuk pertumbuhan. Selain nutrisinya lengkap, susu bubuk pertumbuhan juga ditambahkan dengan nutrisi tepat seperti Minyak Ikan yang mengandung DHA, Omega 3, Omega 6 maupun Serat Pangan untuk membantu mengoptimalkan periode emas pertumbuhan si Kecil baik fisik maupun otaknya. Saya juga sering membuat kreasi susu bubuk pertumbuhan menjadi milkshake, es krim, atau dicampurkan dengan sereal kesukaannya untuk melengkapi susu yang diminumnya. Dengan cara ini, si Kecil jadi lebih semangat untuk minum susu, Bu.

Frisian Flag 123 adalah susu bubuk pertumbuhan, KINI dengan PRIMANUTRI,  mengandung kombinasi nutrisi prima untuk mendukung si Kecil tumbuh pintar, kuat, dan tinggi. Satu gelas Frisian Flag 123 PRIMANUTRI rasa madu mengandung 170 kkal Konsumsi tiga gelas susu dalam sehari, dapat memenuhi 45% kebutuhan energi harian si Kecil, selain dari asupan makanan padat lainnya. Hal ini tentunya akan mendukung penambahan berat badannya.

Itulah beberapa asupan sehat yang saya berikan sebagai penambah berat badan anak. Apakah Ibu punya tips dan trik lain? Ayo berbagi informasi dengan Ibu lainnya di Forum Ibu & Balita