Whatsapp Share Like
Simpan

Bu, saya mau bercerita sedikit tentang kejadian yang baru-baru ini saya alami. Waktu itu saya sedang pergi bersama si Kecil yang berusia 2 tahun. Kemudian ada seseorang yang bertanya tentang usia anak saya dan ia juga mengatakan bahwa anak saya terlihat kurus. Kata-kata tersebut pun jadi tertanam dalam pikiran saya, apakah ia kekurangan gizi? Sebenarnya, berapakah berat badan ideal anak pada usia tersebut? Tak ingin berlarut-larut, saya pun segera browsing di internet dan menemukan penjelasan sebagai berikut:

Anak Kurus = Kurang Gizi?

Pada dasarnya anak yang terlihat kurus itu belum tentu menandakan ia kurang gizi, Bu. Bisa saja berat badannya ideal dengan tinggi badan yang dimilikinya. Untuk mengetahui apakah si Kecil kekurangan gizi atau tidak, Ibu bisa mengukur berat badan (BB) dan tinggi badan (TB) si Kecil. Begini caranya:

BB aktual : BB ideal x 100%

  • Jika hasilnya di angka 70-89% = kekurangan gizi
  • Jika hasilnya berkisar 90-110% = memiliki BB ideal
  • Jika hasilnya di atas 110% = tergolong gemuk

Contoh:

BB Ali usia 2 tahun adalah 10 kg. Status gizinya adalah:

Artikel Sejenis

10 : 11,1 x 100% = 90% (dari BB ideal anak laki-laki usia 2 tahun). Ini artinya Ali termasuk ke dalam kategori gizi yang ideal.

Berat Badan Ideal Anak

Berikut adalah berat badan ideal anak usia 1 hingga 5 tahun menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia:

UsiaAnak PerempuanAnak Laki-laki
1 Tahun7 - 11,5 kg7,7 - 12 kg
2 tahun9 - 14,8 kg9,7 - 15,3 kg
3 tahun10,8 - 18,1 kg11,3 - 18,3 kg
4 tahun12,3 - 21,5 kg12,7 - 21,2 kg
5 tahun13,7 - 24,913,7 - 24,2 kg

Kapan Ibu Perlu Waspada?

Berat badan si Kecil harus terus dipantau ya, Bu, karena menjadi sebuah tolak ukur apakah ia sehat atau tidak. Berikut adalah beberapa hal yang patut Ibu waspadai:

  1. Berat badan tidak naik setiap bulan sesuai dengan usianya.
  2. Berat badan naik tapi tidak sesuai dengan berat badan ideal menurut usia anak.
  3. Asupan nutrisi sudah bagus, tapi si Kecil tetap kurus. Bisa jadi penyebabnya adalah terganggunya fungsi daya serap usus si Kecil. Sari makanan yang ia butuhkan kemungkinan ikut terbuang saat buang air besar.
  4. Si Kecil menderita batuk yang berkepanjangan, sehingga menjadi tidak nafsu makan dan pucat lesu.

Penyebab Berat Badan Tidak Naik

Bila si Kecil sudah mendapatkan nutrisi yang cukup, tapi berat badannya tidak kunjung naik, bisa saja disebabkan oleh penyakit seperti infeksi parasit, infeksi Tuberkulosis, infeksi saluran kemih, dan sebagainya. Infeksi semacam ini tidak hanya dapat mengganggu sistem metabolisme tubuh, tapi juga membuat si Kecil tidak nafsu makan. Diperlukan pengobatan dari dokter secepatnya untuk menyembuhkan infeksi tersebut agar berat badan si Kecil kembali naik.

Nutrisi Penambah Berat Badan

Untuk membantu menaikkan berat badan ideal anak, Ibu bisa memberikan beberapa nutrisi di bawah ini:

  • Protein
    Protein merupakan salah satu unsur inti dalam susunan sel makhluk hidup. Sebanyak 20% dari total BB manusia berasal dari protein. Jadi bila si Kecil kekurangan protein, maka beratnya pun akan berkurang sebanyak 20% dari seharusnya. Beberapa contoh makanan mengandung protein yang baik untuk dikonsumsi si Kecil adalah susu, telur, ikan, daging, dan kacang-kacangan.
  • Karbohidrat
    Karbohidrat tidak hanya berfungsi sebagai sumber energi, tapi juga untuk menaikkan berat badan. Pilihlah jenis karbohidrat kompleks yang mengandung tinggi kalori yang efektif dalam menaikkan berat badan. Contohnya adalah sereal, gandum utuh, sayuran, pasta, tepung, roti, dan kacang polong.
  • Lemak
    Lemak sangat cepat dalam menambah berat badan. Namun Ibu sebaiknya memilih lemak tak jenuh yang baik untuk kesehatan, seperti yang terdapat di dalam kacang-kacangan, ikan, minyak zaitun, dan alpukat.
  • Gula Alami
    Gula sangat bagus untuk membantu menambah berat badan. Pilihlah gula alami yang baik untuk kesehatan, seperti laktosa (produk susu) dan fruktosa (buah-buahan).

Sudah lebih paham kan, Bu, tentang berat badan ideal anak? Jadi, jangan buru-buru cemas saat si Kecil terlihat kurus ya, Bu. Pastikan dulu menggunakan perhitungan di atas untuk mengetahui apakah ia cukup gizi atau tidak. Semoga informasi yang saya bagikan ini bermanfaat!

Ibu ingin berkonsultasi seputar anak? Kunjungi saja laman Tanya Pakar, Bu. Di sana para ahli akan menjawab pertanyaan Ibu secara langsung. Pastikan Ibu sudah registrasi terlebih dulu untuk bisa menggunakan fitur tersebut, ya.

Sumber:

nakita.grid.id



Produk

Komentar 1 Komentar
SITI ROHMAH -

Cara agar anak nafsu makan nya tidak turun naik gimana ya