Whatsapp Share Like
Simpan

Selain istirahat yang cukup, makanan merupakan salah satu faktor yang membuat si kecil sehat dan pintar. Tidak dapat dipungkiri, apa yang masuk dalam tubuhnya akan mempengaruhi perkembangan si Kecil baik dari segi mental maupun fisik. Oleh karena itu, ibu harus menjaga agar nutrisi si Kecil selalu terpenuhi.

Makanan untuk si Kecil ketiak berusia 2 tahun tentu tidak bisa sembarangan. Si Kecil belum bisa mengolah berbagai makanan yang terlalu keras. Dengan begitu, ibu sebaiknya memilihkan makanan yang mudah dicerna mulut serta lambung si Kecil. Berikut ini terdapat 7 makanan sehat untuk konsumsi si Kecil sehari-hari. Ibu bisa mencoba memberikan makanan ini pada si Kecil yang mungkin bosan mengonsumsi makanan yang sama terus.

Sayur Bayam Merah dan Wortel

Tentunya ibu sudah tidak asing dengan kedua sayur ini. Bayam merah dan wortel merupakan sumber vitamin A yang kaya. Dengan mengonsumsi bayam merah serta wortel, si Kecil akan mendapatkan manfaat seperti kekebalan tubuh yang meningkat serta baik bagi kesehatan mata. Bayam merah juga terkenal dengan kandungan zat besinya. Mengonsumi bayam merah dapat menghindarkan si Kecil dari potensi anemia.

Sayur Selada Air

Selada air juga bisa menjadi alternatif makanan sehat untuk si Kecil. Variasi masakan yang bisa dibuat dengan selada air pun cukup banyak. Ibu dapat mengolahnya menjadi sop, tumis, bahkan disajikan mentah sebagai salad. Jangan salah, ya, beberapa anak menyukai salad sejak kecil, lho. Selada air ini memiliki bermacam-macam kandungan di dalamnya seperti, antioksidan, Vitamin E dan C, zat besi, serta mengandung banyak serat.

Ikan Salmon

Untuk memenuhi kebutuhan proteinnya, memberikan ikan pada si Kecil merupakan langkah tepat. Ikan Salmon merupakan salah satu ikan yang bisa Ibu berikan pada si Kecil. Pasalnya, ikan ini mengandung Omega 3 yang sangat baik untuk perkembangan otak si Kecil. Selain itu, mengonsumsi ikan Salmon secara teratur juga dapat mengurangi radiasi dari sinar UV.

Artikel Sejenis

Kepiting

Selain ikan salmon, daging kepiting juga sangat baik untuk memenuhi kebutuhan protein si Kecil. Daging kepiting mengandung vitamin B1, vitamin A, zat besi, fosfor, karbohidrat, serta kalsium. Konsumsi kepiting sangat baik untuk tulang dan otak si Kecil. Cara memasaknya, Ibu cukup merebusnya saja lalu sajikan pada si Kecil. Daging kepiting umumnya manis dan lezat apabila masih segar. Namun, pastikan si Kecil tidak memiliki alergi memakan kepiting, ya.

Buah Pepaya

Buah pepaya tergolong mudah didapatkan dan memiliki warna menarik untuk si Kecil. Buah ini mengandung banyak vitamin C dan serat. Dengan mengonsumsi buah ini, diharapkan si Kecil tidak mendapatkan masalah pencernaan. Buah pepaya dapat melancarkan pencernaannya serta mencukupi kebutuhannya akan vitamin C.

Kacang-kacangan

Kacang-kacangan termasuk salah satu protein nabati yang sangat baik bagi tubuh terutama si Kecil. Ada berbagai jenis kacang yang bisa ibu tawarkan dan sajikan pada si Kecil. Ibu juga bisa mengganti nasi dan kentang dengan kacang merah karena sudah bisa memenuhi kebutuhan karbohidratnya. Selain itu, kacang-kacangan juga mengandung zat besi yang baik bagi tubuh si Kecil.

Roti Gandum

Untuk si Kecil yang kurang menyukai kentang atau nasi, ibu bisa menggantinya dengan roti gandum. Roti gandum dapat memberi energi layaknya makanan karbohidrat lainnya. Pemberian roti gandum ini juga disarankan karena rendah gula sehingga baik untuk tubuh si Kecil. Ibu bisa memberikannya setiap kali makan apabila si Kecil memang menginginkannya sebagai karbohidrat utama. Jika tidak, ibu bisa sesekali menyajikannya agar si Kecil tidak bosan dengan nasi, kentang, atau pasta.

Berbagai makanan sehat di atas bisa ibu coba berikan pada si Kecil. Tidak semua yang ada dalam daftar akan disukai oleh si Kecil, namun tidak ada salahnya jika ibu mencobanya terlebih dahulu. Ibu juga bisa mengonsultasikan dengan dokter sebelum memberikan berbagai jenis makanan pada si Kecil. Dengan begitu, ibu akan semakin tahu kebutuhan nutrisi yang mana yang paling dibutuhkan oleh si Kecil. Selain itu, ibu akan tahu apabila si Kecil memiliki alergi terhadap makanan tertentu.

Jika si Kecil sulit memakan sayur, ibu dapat mengakalinya dengan mencampurkannya dengan makanan jenis lain yang ia sukai. Jangan lupa berikan ia ucapan selamat atau kecupan sebagai tanda hadiah ketika ia selesai memakan sayur. Ibu juga bisa mencari resep khusus mengolah sayur untuk si Kecil sehingga tampak lebih menarik.