Whatsapp Share Like Simpan

Demi mengoptimalkan tumbuh kembang anak, asupan nutrisi yang penting dan lengkap harus terpenuhi di setiap menu makanannya. Begitu pula nutrisi omega 3 yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan anak. Omega 3 adalah asam lemak esensial yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Sebab, tubuh tidak bisa memproduksinya sendiri, sehingga membutuhkan asupan dari sumber makanan yang mengandung omega 3. Berdasarkan manfaatnya, omega 3 terbagi ke dalam tiga jenis, antara lain:

  • Docosahexaenoic acid (DHA), berperan dalam menjaga fungsi otak 
  • Eicosapentaenoic acid (EPA), berperan untuk membantu mengurangi peradangan dan depresi
  • Alpha-linolenic acid (ALA), digunakan sebagai energi. ALA juga dapat diubah menjadi DHA atau EPA

Kekurangan omega 3 akan memicu risiko munculnya berbagai penyakit lho, Bu. Oleh karena itu, Ibu perlu memenuhi asupan omega 3 bagi si Kecil agar mendukung tumbuh kembangnya hingga dewasa. 

Sumber Makanan yang Mengandung Omega 3 

Saat ini banyak suplemen omega 3 yang diklaim dapat menjaga kesehatan tubuh. Namun, Ibu tetap harus hati-hati, sebaiknya konsultasi terlebih dahulu dengan dokter jika ingin memilih suplemen omega 3. Pasalnya, ada cara lain yang lebih sehat lho, Bu, yaitu memberikan sumber makanan yang mengandung omega 3 seperti di bawah ini:

1. Ikan salmon

Ibu pasti mengetahui bahwa salmon merupakan salah satu jenis ikan yang sering kali disebut-sebut sebagai makanan kaya akan nutrisi. Yup! Memang betul lho, Bu. Kandungan nutrisi dalam ikan salmon meliputi omega 3, protein, beragam vitamin, dan mineral yang baik untuk kesehatan. 

2. Ikan makarel

Melansir laman resmi healthline.com, makarel merupakan jenis ikan yang mengandung omega 3 untuk membantu meningkatkan sistem imun tubuh dan mengurangi risiko penyakit berbahaya. Ibu tetap harus mengolah ikan makarel dengan cara yang sehat, supaya kandungan nutrisinya tetap terjaga ya! 

Artikel Sejenis

3. Kacang-kacangan

Omega 3 tidak hanya terkandung di dalam ikan saja lho, Bu. Kacang-kacangan, seperti kacang almond, kedelai, edamame, dan produk olahan kacang juga mengandung omega 3 yang baik untuk kesehatan tubuh. 

4. Biji-bijian

Selain kacang-kacangan, biji-bijian pun mengandung omega 3 yang tak kalah penting. Biji flaks atau flaxseed merupakan jenis biji-bijian yang memiliki kandungan ALA yang tinggi. Biji-bijian juga kaya akan serat yang baik untuk memperlancar sistem pencernaan si Kecil. Kandungan serat juga dapat memberikan efek kenyang lebih lama. Oleh karena itu, Ibu bisa mengolah biji-bijian menjadi menu kesukaan si Kecil untuk mendukung asupan nutrisinya. 

5. Sayuran hijau

Bukan hanya vitamin dan mineral, sayuran hijau juga mengandung omega 3 yang bisa menambah nutrisi untuk tumbuh kembang si Kecil. Namun, kandungan omega 3 di dalam sayuran hijau memang tidak setinggi omega 3 pada ikan, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Sayuran hijau yang bisa Ibu olah di antaranya bayam, kale, kubis brussel, dan rumput laut. 

6. Minyak 

Minyak zaitun, minyak kanola, minyak flaxseed, dan minyak kedelai termasuk jenis minyak yang mengandung omega 3. Oleh karena itu, sangat penting bagi Ibu untuk memilih jenis minyak yang tepat saat mengolah makanan untuk si Kecil.

7. Susu

Susu merupakan bahan makanan yang ditambahkan kandungan omega 3 di dalamnya untuk membantu memenuhi gizi seimbang yang dibutuhkan anak. Salah satu susu bubuk pertumbuhan yang mengandung omega 3 adalah Frisian Flag PRIMAGRO 1+ yang juga mengandung 9 asam amino esensial (9AAE) secara lengkap untuk mendukung tumbuh kembang optimal anak. Selain itu, Frisian Flag PRIMAGRO 1+ juga diperkaya 9 nutrisi penting lainnya, seperti minyak ikan, omega 3, omega 6, zat besi, zinc, protein, kalsium, magnesium, vitamin D3 serta vitamin dan mineral untuk mendukung potensi si Kecil tumbuh pintar, kuat, dan tinggi. Kehadiran 9 asam amino esensial (9AAE) dalam Frisian Flag PRIMAGRO 1+ menjadi hal penting yang wajib Ibu tahu lho. Sebab, 9 asam amino esensial (9AAE) sangat penting karena tubuh tidak bisa memproduksinya sendiri, sehingga memerlukan bantuan dari sumber protein berkualitas, seperti susu, telur, ikan, daging merah, daging putih, dan kacang-kacangan serta hasil olahannya. 

Karena susu merupakan protein hewani, sehingga asupannya sangat dibutuhkan oleh tubuh dibandingkan protein nabati. Sebab, protein nabati, seperti kacang-kacangan, sayuran dan buah memiliki asam amino pembatas yang menyebabkan asam amino lainnya tidak terserap dengan baik di dalam tubuh. Sementara, kebutuhan 9AAE harus terpenuhi dalam 9 jenis yang lengkap dan jumlah yang tepat agar tumbuh kembang anak lebih optimal. 9 jenis asam amino esensial ini meliputi leusin, isoleusin, valin, triptofan, fenilalanin, metionin, treonin, lisin, dan histidin. 

Penelitian dalam National Center for Biotechnology Information menjelaskan bahwa kekurangan satu jenis 9 asam amino esensial (9AAE), maka akan menurunkan kinerja hormon pertumbuhan (IGF-1) sebesar 34 persen. Sementara, kekurangan semua jenis 9 asam amino esensial (9AAE) akan menurunkan hormon pertumbuhan (IGF-1) sebesar 50 persen. Pemberian 9AAE ini juga harus diseimbangkan dengan asupan nutrisi lain, seperti omega 3 agar pertumbuhan dan perkembangan anak lebih optimal hingga dewasa. 

Manfaat Omega 3 untuk Tumbuh Kembang Anak

1. Meningkatkan Kecerdasan Anak

Manfaat omega 3 yang paling sering disebut-sebut adalah mampu meningkatkan kecerdasan anak. Ini karena omega 3 berperan dalam menjaga fungsi otak dan sistem saraf dalam tubuh. Dengan mengonsumsi omega 3 secara tepat, anak akan lebih mudah berkonsentrasi dan mudah menerima informasi yang ia dapatkan. Manfaat omega 3 ini juga dibuktikan dalam penelitian di Oxford University yang menyebutkan bahwa anak yang mendapatkan cukup asupan Omega 3 cenderung lebih dapat fokus sehingga lebih mudah menyerap pelajaran. 

2. Menjaga Kesehatan Jantung

Omega 3 dapat menurunkan kadar trigliserida dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) di dalam tubuh. Peran omega 3 ini baik untuk mencegah terjadinya penyumbatan di pembuluh darah akibat penumpukan kolesterol. Dengan mengonsumsi omega 3 secara rutin, aliran darah dalam tubuh akan tetap lancar dan efek ini sangat baik untuk kesehatan jantung. Asupan omega 3 pun dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Ibu juga perlu tahu, omega 3 memang dapat menaikkan sedikit kadar kolesterol jahat (LDL), namun efek ini tidak terlalu signifikan terhadap kesehatan jantung. 

3. Meningkatkan Sistem Imun Tubuh

Manfaat Omega 3 berikutnya adalah dapat mencegah dari berbagai penyakit. Saat si Kecil sedang sakit, Ibu bisa memberikannya makanan yang kaya asam lemak Omega 3 yang dapat meningkatkan sistem imunitas tubuhnya agar tidak mudah terserang penyakit.

Selain itu Omega 3 juga dapat meningkatkan kadar kolesterol baik atau HDL. Kadar tekanan darah, pembentukan plak di pembuluh darah, serta trigliserida pun akan berkurang. Hal tersebut akan menghindarkan anak dari resiko penyakit jantung dan hipertensi saat ia dewasa.

Baca juga: Tingkatkan Imunitas Tubuh Bayi dengan 9 Asam Amino Esensial (9AAE)

4. Menguatkan Tulang dan Sendi

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa omega 3 dapat menguatkan tulang dan seni anak lho, Bu. Dengan demikian, omega 3 dapat mencegah terjadinya pengeroposan tulang atau osteoporosis di masa mendatang. Selain itu, omega 3 berperan sebagai antiradang yang dapat mencegah dan mengatasi peradangan pada sendi. 

5. Meningkatkan Kesehatan Mental

Omega 3 tidak hanya baik untuk kesehatan fisik anak, tapi juga kesehatan mentalnya lho, Bu. Hal ini sudah dibuktikan oleh banyak penelitian di mana mengonsumsi Omega 3 secara rutin dapat menurunkan risiko penyakit mental, seperti bipolar, skizofrenia, dan depresi.

7. Membantu Mengontrol Berat Badan

Meski namanya asam lemak omega 3, tapi kandungan di dalamnya bukan lemak jahat yang bisa meningkatkan berat badan lho, Bu. Omega 3 justru dapat mengendalikan berat badan dan mengecilkan lingkar pinggang, tentunya dengan pemberian yang sesuai batas konsumsi si Kecil ya, Bu. Pastikan menyeimbangkan asupan omega 3 dengan nutrisi lain agar lebih optimal.