Share Like
Simpan

Bu, pernahkah mengalami anemia selama masa kehamilan ini? Anemia merupakan penyakit yang disebabkan oleh menurunnya jumlah sel darah merah akibat kekurangan zat besi. Hal ini biasanya terjadi pada ibu hamil di trimester ke dua dan ke tiga. Anemia ini tidak boleh dibiarkan begitu saja karena ibu hamil membutuhkan produksi sel darah merah dalam jumlah besar untuk memaksimalkan pertumbuhan janin.

Jika ibu hamil kekurangan sel darah merah yang banyak mengandung zat besi, ada beberapa dampak yang bisa terjadi pada janin seperti berikut ini:

  • Bayi lahir prematur atau berat badan sangat kurang
  • Cacat serius pada tulang belakang dan otak (neural tube defects)
  • Keterlambatan perkembangan janin
  • Bayi lahir dengan jumlah sel darah merah di bawah rata-rata
  • Risiko kematian janin saat proses persalinan lebih tinggi

Ibu hamil bisa kok, menghindari terjadinya anemia yang parah dengan mengamati beberapa gejalanya seperti berikut ini:

  • Kulit, bibir, dan kuku berwarna kebiruan atau pucat
  • Sering merasa lelah dan lemas saat beraktivitas ringan
  • Sering merasakan pusing secara tiba-tiba
  • Merasakan sesak napas dan detak jantung yang cepat
  • Sulit berkonsentrasi meski sudah beristirahat dengan cukup
  • Lebih sering mengalami morning sickness dan biasanya lebih parah dibanding ibu hamil lainnya

Selain diakibatkan karena kekurangan zat besi, anemia pada ibu hamil juga disebabkan oleh faktor lain, misalnya kekurangan asam folat dan vitamin B12. Bagi ibu hamil yang belum terserang anemia, ada beberapa tindakan pencegahan yang bisa dilakukan seperti berikut ini:

  • Mengonsumsi makanan yang mengandung banyak zat besi seperti daging, kacang-kacangan, tahu, kurma, kismis, kentang yang tidak dikupas kulitnya, sayuran hijau, dan juga gandum.
  • Makan buah yang banyak mengandung vitamin C sehingga penyerapan zat besi pada tubuh berjalan lancar. Umumnya, vitamin C banyak terkandung dalam buah yang berwarna merah atau oranye seperti tomat, jeruk, dan stroberi.
  • Melakukan tes hemoglobin dan tes hematokrit untuk mengukur persentase hemoglobin serta sel darah merah dalam sampel darah. Ibu bisa datang ke dokter kandungan langganan untuk meminta nasihat dan informasi detail mengenai tes ini.

Saat mengandung, ibu hamil perlu lebih waspada terhadap segala gangguan kesehatan yang datang menyerang. Rajinlah memeriksakan diri ke dokter kandungan dan mengonsumsi makanan bergizi tinggi agar Ibu dan janin selalu sehat. Stay healthy, Bu!