Share Like
Simpan

Demi alasan kesehatan, saat ini Ibu menjalani pola makan vegetarian. Namun ada info kehamilan yang menyebutkan bahwa Ibu sebaiknya tidak menjadi vegetarian saat hamil, karena dapat memengaruhi tumbuh kembang janin. Benarkah demikian? Sebenarnya tidak ada yang salah dengan menjadi seorang vegetarian, Bu. Bahkan menurut artikel yang saya baca di forum ibu hamil, sebenarnya menjadi vegetarian bermanfaat untuk tubuh, mulai dari mengurangi kolesterol, meminimalisir risiko diabetes, stroke, hingga serangan jantung. Saat hamil, kesehatan Ibu vegetarian dan si Kecil dapat dijaga dengan memenuhi kebutuhan nutrisi berikut ini.

Zat Besi

Nutrisi satu ini diperlukan sebagai pembentuk sel-sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh, termasuk ke janin. Ibu perlu memerhatikan agar tidak kekurangan zat besi karena bisa membuat pusing, lemah, dan pucat. Si Kecil juga berisiko lahir prematur dengan berat badan yang relatif rendah. Vegetarian seperti Ibu perlu mendapatkan asupan zat besi 1,8 kali lebih tinggi. Sumber Zat Besi ini bisa didapatkan dari aneka sayur seperti brokoli, kentang manis, bayam, kubis, lobak; dan dari buah seperti anggur, semangka.

Vitamin B12

Umumnya, kebutuhan Vitamin B12 didapatkan dari daging yang tidak dikonsumsi oleh vegetarian. Padahal, kekurangan Vitamin B12 saat hamil bisa menyebabkan depresi, memicu tekanan darah rendah, dan mengakibatkan masalah penglihatan. Lalu, bagaimana Ibu harus memenuhi kebutuhan Vitamin B12 saat sedang hamil seperti ini? Tenang, Ibu masih bisa mengonsumsi suplemen Vitamin B12, tentunya dengan persetujuan dari dokter, ya.

Kalsium

Ibu tentu tahu betapa pentingnya Kalsium untuk kesehatan tulang dalam tubuh, bukan? Nutrisi ini jugalah yang nantinya menunjang pertumbuhan tulang si Kecil. Nah, Bu, untuk melengkapi kebutuhan kalsium dalam tubuh, makanan yang terbuat dari susu adalah kuncinya. Karenanya, usahakan agar makanan tersebut selalu ada dalam menu makanan ibu hamil sehari-hari. Namun, apabila Ibu termasuk vegetarian yang tidak makan olahan susu, Ibu bisa mendapatkan kalsium dari sayur-sayuran berdaun hijau seperti bayam.

Yodium

Tubuh membutuhkan Yodium untuk memproduksi hormon tiroid. Tanpa Yodium yang cukup, kelenjar tiroid dalam tubuh bisa membengkak dan membuat janin berisiko mengalami gangguan mental. Namun, Ibu juga tidak boleh mengonsumsinya secara berlebihan karena efeknya bisa sama buruknya. Oleh sebab itu, sebaiknya Ibu mengonsultasikannya kepada dokter kandungan soal asupan Yodium yang tepat untuk Ibu saat ini. Beberapa makanan yang mengandung Yodium adalah susu kedelai, garam yodium, dan kecap. Ibu juga bisa mengonsumsi suplemen Yodium apabila dirasa kurang, lho, tentu dengan rekomendasi dari dokter kandungan Ibu.

Asam Folat

Ibu mungkin sudah cukup sering membaca tentang betapa pentingnya asam folat melalui berbagai info kehamilan . Nutrisi yang juga dikenal dengan sebutan Vitamin B9 ini memang berperan sangat penting dalam perkembangan otak janin, Bu. Kecukupan asupan asam folat ketika hamil mampu mengurangi risiko bayi lahir cacat, bayi lahir prematur hingga bayi keguguran. Kabar baiknya, Asam Folat bisa Ibu temukan melalui makanan-makanan yang “ramah” dengan vegetarian, seperti bayam, jeruk, kacang tanah, dan sereal.

Kini, Ibu tidak perlu lagi khawatir akan kekurangan nutrisi selama hamil meskipun Ibu merupakan seorang vegetarian. Ibu juga dapat melengkapi nutrisi selama hamil dengan mengonsumsi satu gelas Frisian Flag Mama setiap hari. asa cokelatnya yang juara, Frisian Flag Mama mengandung asupan nutrisi yang dibutuhkan selama kehamilan dan menyusui karena mengandung Protein, Serat Pangan, Asam Folat, Zat Besi, dan Kalsium. Dengan berbagai info kehamilan yang tepat, kesehatan Ibu dan si Kecil dalam kandungan tentu akan lebih terjaga.