Share Like
Simpan

Oleh:Ida Ruslita S.K.M., M.Kes dari PERSAGI

Faktor gizi sangat dibutuhkan agar proses belajar dapat berjalan baik. Kondisi otak dan fisik anak dikemudian hari tergantung dari jenis dan jumlah makanan yang diberikan sejak masih dalam kandungan hingga masa kanak-kanak.

Pemberian gizi seimbang yang memenuhi unsur zat gizi makro seperti karbohidrat, protein, lemak, serta zat gizi mikro seperti vitamin dan mineral yang lengkap akan menunjang tumbuh kembang fisik dan fungsi otak dalam mengolah informasi.

Kekurangan gizi pada masa bayi hingga usia dua tahun akan mengakibatkan terganggunya perkembangan mental dan kemampuan motorik. Zat gizi yang berperan dalam fungsi otak adalah asam lemak omega 3 dan omega 6 sebagai prekursor DHA dan AA, sphyngomyelin, dan sialic acid juga kolin dan taurin yang membantu perkembangan sistem saraf dan retina.

Dalam hal ini asam amino yang berperan dalam proses penyerapan dan pengolahan informasi di dalam otak adalah tyrosine dan tryptophan. Tyrosine merupakan prekursor neurotransmiter catecholamines yang membantu meningkatkan penyerapan informasi. Sedangkan tryptophan adalah prekursor neurotransmiter serotonin yang berfungsi penting dalam membantu meningkatkan kualitas tidur, dalam hal ini tidur merupakan fase penting untuk memproses informasi di dalam otak.

Apabalia balita kekurangan kedua nutrisi penting ini, maka proses pembelajaran mereka juga akan mengalami gangguan. Stimulasi yang diberikan pun tidak akan optimal.

Pembentukan protein di dalam otak berlangsung sejak 6 bulan kehamilan sampai umur 2 tahun. Biosintesis protein dalam otak tergantung pada asupan asam amino dalam makanan. Dalam hal ini otak membutuhkan asam amino glisine, glutamat, triptopan untuk membentuk neurotransmitter (senyawa kimia penghantar impul syaraf)

Lemak dengan asam lemakya dibutuhkan otak untuk membentuk jaringan-jaringan otak, melengkapi struktur otak dan proses perkembangan otak. Selain itu, vitamin dan mineral diperlukan otak untuk pembetukan jaringan dan kelancaran metabolisme. Sedangkan kelompok vitamin B (Vitamin B1, B2, B6 dan B12,) diperlukan untuk pembentukan neurotrasmitter.