Whatsapp Share Like Simpan

ASI merupakan asupan utama bagi bayi berusia 0-6 bulan dan dilanjutkan hingga usia 2 tahun yang dibarengi dengan MPASI. Semua Ibu pasti akan berusaha untuk memberikan buah hatinya ASI secara maksimal. Sayangnya, beberapa Ibu ada yang mengalami kendala ASI tidak keluar atau hanya keluar sedikit. Sedih sekali ya, Bu, kalau sampai mengalami hal tersebut?

Kata orang tua zaman dulu, ibu menyusui harus rutin mengkonsumsi makanan pelancar ASI. Hal ini benar adanya, Bu, karena di dalam makanan tersebut mengandung zat yang dapat membantu memperlancar ASI. Tahukah Ibu apa saja yang tergolong makanan pelancar ASI? Catat daftarnya berikut ini, ya:

Daun Katuk

Ibu pasti sudah tahu, ya, kalau daun katuk sudah dikenal sejak lama sebagai makanan pelancar ASI. Ini karena sayuran ini mengandung laktagogum yang efektif dalam meningkatkan produksi ASI. Tak hanya itu, daun katuk juga mengandung protein, karbohidrat, lemak, vitamin A, B, C, zat besi, dan kalsium yang tentunya dapat memberikan banyak manfaat bagi Ibu selama menyusui.

Daun Kelor

Selain daun katuk, daun kelor juga direkomendasikan oleh IDAI sebagai makanan pelancar ASI. Saat mengkonsumsi daun kelor, Ibu akan mendapatkan manfaat lainnya dari segi kesehatan. Tanaman ini dipercaya baik dalam menjaga kestabilan gula darah, tekanan darah, anemia, dan masalah malnutrisi.

Salmon

Tak hanya baik dikonsumsi selama hamil, salmon ternyata juga baik untuk Ibu konsumsi selama menyusui, lho. Kandungan omega 3 dan asam lemak esensial di dalamnya bisa membantu memperlancar jumlah ASI. Mengkonsumsi salmon saat menyusui turut mendukung perkembangan dan kecerdasan otak bayi.

Artikel Sejenis

Oat

Oat adalah makanan yang kaya akan kandungan gizi, mulai dari vitamin B, serat, kalsium, hingga zat besi. Dikarenakan terbuat dari gandum, maka oat akan bermanfaat untuk memperbanyak produksi ASI selama menyusui buah hati. Jadikan oat sebagai sarapan yang ditambahkan dengan aneka buah-buahan menyegarkan yang juga kaya nutrisi.

Beras Coklat

Berdasarkan sebuah studi yang berkaitan tentang ASI, beras coklat dikatakan efektif dalam merangsang hormon yang dapat meningkatkan kadar ASI. Beras ini juga lebih sehat jika dibandingkan dengan beras putih karena mampu memberikan ekstra energi yang Ibu perlukan setelah melahirkan.

Ubi

Kandungan beta karoten di dalam ubi bermanfaat untuk membantu memperbanyak suplai ASI. Di dalam makanan pelancar ASI ini juga terkandung berbagai zat gizi lainnya, mulai dari vitamin B1, B2, B6, fosfor, potasium, serat, hingga magnesium yang efektif untuk memberikan rasa santai agar Ibu terhindar dari stres karena lelah mengurus bayi.

Baca juga: Tips Meningkatkan Produksi Air Susu Ibu (ASI)

Bayam

Sayuran hijau yang satu ini merupakan sumber zat besi yang ternyata berkaitan dengan kelancaran ASI, lho. Menurut sebuah penelitian, kadar zat besi di dalam tubuh berpengaruh dengan suplai ASI. Jadi, jika kadar zat besi rendah, suplai ASI akan ikut menurun. Untuk itu, ibu menyusui disarankan untuk mengkonsumsi bayam dengan rutin karena kandungan phytoestrogen di dalamnya dapat meningkatkan kadar ASI. Bayam juga baik dikonsumsi setelah melahirkan karena akan membantu mengembalikan kadar zat besi yang hilang jika mengalami perdarahan saat melahirkan.

Wortel

Wortel merupakan sumber vitamin A yang sangat dikenal sebagai nutrisi yang menyehatkan mata. Namun ternyata vitamin A juga baik dalam meningkatkan jumlah ASI lho, Bu. Inilah sebabnya wortel juga termasuk sebagai kategori makanan pelancar ASI yang disarankan untuk rutin dikonsumsi para ibu menyusui.

Asparagus

Sayuran yang satu ini juga disebut sebagai salah satu asupan wajib bagi Ibu yang sedang dalam masa menyusui. Asparagus mampu merangsang hormon-hormon yang berperan dalam memproduksi ASI. Selain itu, makanan pelancar ASI ini juga tinggi akan kandungan vitamin A, K, dan serat, sehingga akan membantu meningkatkan sistem imun, membantu proses pembekuan darah, dan menjaga kesehatan sistem pencernaan.

Pare

Meski rasanya pahit, tapi siapa sangka kalau pare adalah makanan pelancar ASI. Ya, pare merupakan sayuran yang tinggi kandungan fitonutrien dan folat yang dapat merangsang kelancaran ASI. Di dalam pare juga terkandung vitamin K, fitokimia lutein, likopen dan antioksidan. Untuk menghilangkan rasa pahitnya, potong-potong pare secara tipis lalu lumuri dengan garam sambil diremas-remas. Setelah itu, tumis pare untuk dijadikan lauk bersama nasi.

Pepaya Muda

Pepaya muda dapat meningkatkan hormon oksitosin di dalam tubuh yang akan berpengaruh pada produksi ASI. Buah ini juga mengandung banyak vitamin dan mineral, seperti vitamin A, B, C, dan E. Memiliki kandungan kalori yang rendah, Ibu bisa mengkonsumsi pepaya muda dengan mencampurkannya dengan sayuran lain untuk dijadikan sayur.

Yoghurt

Yoghurt merupakan produk susu yang memiliki banyak sekali manfaat berkat berbagai nutrisi yang dikandungnya. Di dalam yoghurt terkandung nutrisi seperti protein, vitamin B12, fosfor, kalsium, dan potasium dalam kadar yang tinggi. Mengkonsumsi yoghurt secara teratur dapat membantu memperkuat daya tahan tubuh, menyehatkan sistem pencernaan, dan tentunya memperlancar keluarnya ASI bagi Ibu yang tengah menyusui bayinya.

Kacang-kacangan

Beberapa jenis kacang-kacangan, seperti almond, macadamia, dan mete, merupakan pilihan populer makanan pelancar ASI. Ketiganya juga mengandung lemak baik dan antioksidan, sehingga dapat berfungsi sebagai penangkal radikal bebas yang merusak sel-sel tubuh. Kacang bisa dijadikan sebagai camilan sehat ketika perut lapar setelah menyusui. Namun sebaiknya olah sendiri kacang tersebut agar bebas dari zat-zat berbahaya ya, Bu.

Chia Seeds

Chia seeds atau biji chia mengandung nutrisi yang baik dikonsumsi oleh Ibu selama menyusui, seperti protein, asam lemak omega 3, dan serat. Karenanya, biji chia dapat berfungsi sebagai ASI booster, melancarkan sistem pencernaan, dan meningkatkan metabolisme tubuh. Chia seeds bisa dikonsumsi dengan cara direndam dulu semalaman. Setelah itu, Ibu bisa menaburkannya di atas oats, pudding, atau smoothies sebagai sarapan di pagi hari.

Fenugreek

Fenugreek merupakan tanaman herbal yang sering direkomendasikan oleh IDAI sebagai galaktagog atau obat untuk memperlancar ASI. Hal ini telah dibuktikan melalui penelitian yang melibatkan 1.200 ibu. Setelah mengkonsumsi fenugreek selama 24-72 jam, produksi ASI pun mengalami peningkatan. Di samping memperlancar ASI, makanan pelancar ASI ini juga efektif dalam menyembuhkan berbagai penyakit, seperti sakit karena menstruasi, batuk, sakit tenggorokan, dan bronkitis.

Di samping rutin mengkonsumsi makanan pelancar ASI, Ibu juga perlu istirahat cukup dan bebas stres agar produksi ASI tetap terjaga. Minta Ayah untuk sama-sama mengurus bayi ya, Bu, agar beban Ibu tidak terlalu berat. Semoga Ibu dapat selalu mengASIhi buah hati secara maksimal, ya.

Ibu menyusui juga perlu mengkonsumsi susu Frisian Flag Mama Tahap 0 SUPRIMA karena susu ini mengandung semua nutrisi yang Ibu butuhkan untuk memperlancar ASI. Kandungan tersebut berupa kombinasi antara zat gizi makro: protein, karbohidrat dan lemak, Serat pangan (Inulin), Tinggi Zat Besi, Tinggi Kalsium, Tinggi Asam folat, serta 29 multivitamin dan mineral.

Untuk Ibu yang ingin berkonsultasi seputar anak, bisa berkunjung ke laman Tanya Pakar, ya. Pertanyaan Ibu akan dijawab langsung oleh ahlinya. Untuk bisa mengakses laman tersebut, jangan lupa untuk registrasi terlebih dulu.

Sumber:

Motherandbaby