Share Like
Simpan

Menjalankan ibadah puasa saat masa menyusui, tentunya membutuhkan perhatian ekstra. Pasalnya, Ibu perlu memastikan kebutuhan nutrisi si Kecil tetap terpenuhi agar bayi sehat. Demi menjaga kualitas ASI untuk si Kecil, Ibu perlu mengonsumsi makanan pelancar ASI saat sahur dan berbuka.

Setiap bulan suci Ramadan, Ibu tentu sering melihat kehadiran buah kurma, bukan? Nah, buah manis ini merupakan salah satu faktor kunci kesuksesan saya saat menyusui si Kecil sambil tetap menjalankan ibadah puasa dulu, Bu. Dengan kandungan vitamin yang dimilikinya, kurma bukan hanya berguna untuk membantu memelihara kesehatan si Kecil, tapi juga ibu hamil dan menyusui yang tengah berpuasa. Yuk, lihat beberapa manfaat buah kurma untuk Ibu menyusui berikut ini:

1. Menghindarkan risiko anemia
Saat menyusui sambil berpuasa, energi Ibu bisa jadi terkuras hingga dua kali lipat. Oleh sebab itu, Ibu akan merasa mudah lelah karena si Kecil harus menyusu setiap satu hingga tiga jam sekali atau sekitar delapan hingga sepuluh kali dalam sehari. Kondisi ini berisiko membuat Ibu terkena anemia.Nah, buah dengan cita rasa manis ini mengandung Vitamin B yang mampu membantu tubuh membentuk sel darah merah baru sehingga Ibu yang harus menyusui dapat terhindar dari risiko anemia dan kelelahan.

2. Menjaga daya tahan tubuh
Agar bayi sehat, Ibu perlu menjaga kesehatan fisik selama menyusui dengan mengonsumsi makanan bergizi. Nah, kandungan Tanin di dalam buah kurma, berfungsi untuk membantu memperkuat daya tahan tubuh sehingga Ibu tidak mudah sakit. Selain itu, Tanin juga bisa menjadi komponen anti infeksi dan anti inflamasi (pembengkakan) dalam tubuh.
Selain Tanin, kurma juga mengandung Fitokimia, zat alami pada tumbuhan dan tubuh manusia yang berfungsi sebagai penghasil enzim-enzim penangkal racun, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, anti oksidan, anti virus, dan juga anti bakteri.

3. Penambah energi
Kurma juga mampu menambah energi ibu menyusui karena kandungan glukosanya yang cukup tinggi. Itulah sebabnya, kurma sering menjadi makanan ringan di siang hari di luar bulan Ramadan. Sebab, dengan mengonsumsi beberapa buah saja, Ibu biasanya sudah merasa kenyang dan memiliki cukup energi untuk beraktivitas.

4. Kaya akan Zat Besi dan Kalsium
Kandungan Zat Besi dan Kalsium yang terdapat di dalam kurma, dapat membantu proses pembentukan gigi dan tulang si Kecil, serta meningkatkan berat badan bayi melalui ASI yang ia terima. Jadi, tidak hanya Ibu yang menjadi sehat dengan mengonsumsi kurma, si Kecil juga turut merasakan manfaatnya, Bu..

5. Membantu mengecilkan rahim setelah melahirkan
Buah kurma mengandung hormon potuchsin yang sangat bermanfaat bagi Ibu yang baru saja melahirkan. Mengonsumsi buah kurma pasca persalinan, dapat membantu mengecilkan pembuluh darah dalam rahim sekaligus mengecilkan ukuran rahim. Tak hanya itu, dengan mengecilnya pembuluh darah dalam uterus, maka risiko terjadinya pendarahan juga dapat diminimalisir. Sangat bermanfaat, bukan?

6. Pelancar ASI
Zat Oksitosin yang terkandung di dalam buah kurma, dipercaya dapat membantu melancarkan ASI untuk memenuhi kebutuhan nutrisi si Kecil. Selain meningkatkan produksinya, buah kurma juga dapat menunjang kualitas ASI itu sendiri agar bayi sehat dan cerdas.

Bagaimana, Bu? Di balik rasanya yang nikmat, ternyata buah kurma bisa menjadi salah satu solusi untuk Ibu menyusui yang sedang menjalani ibadah puasa, bukan? Ibu bisa mengonsumsi buah ini sebelum dan sesudah makan saat sahur maupun berbuka, untuk mendapatkan energi yang cukup setiap hari. Jadi, Ibu tak hanya menjaga kesehatan selama puasa dengan serangkaian vitamin di dalam buah kurma, namun sekaligus memberikan si Kecil perawatan terbaik untuk menjaga agar bayi sehat.