Share Like
Simpan

Salah satu hal yang ditakuti Ibu ketika menghadapi kehamilan adalah tidak bisa mengembalikan bentuk tubuh seperti semula. Saya pun pernah mengalaminya, Bu. Saya sempat kesulitan menjaga berat badan setelah melahirkan. Apalagi, ketika menyusui si Kecil, saya terus merasa lapar. Saat itu, saya sempat membaca salah satu artikel kesehatan di internet, apabila saya tidak bisa mengatasi kekhawatiran itu, gangguan mommyrexia bisa muncul dan berisiko mengganggu kesehatan. Supaya hal tersebut tidak terjadi terhadap Ibu, saya akan memberikan sedikit informasi yang sudah didapatkan.

  • Apa Itu Mommyrexia?

Sebagian Ibu mungkin masih awam dengan istilah mommyrexia. Saya sendiri awalnya tidak tahu sindrom ini. Menurut artikel The New York Post yang saya baca, mommyrexia adalah sindrom yang dialami Ibu hamil saat terobsesi untuk tetap kurus selama masa kehamilan, sehingga bisa kembali ke bentuk tubuh semula dalam waktu singkat setelah melahirkan.

Mommyrexia muncul karena Ibu hamil melihat bentuk tubuh para selebriti setelah melahirkan yang kembali ke berat badan ideal dengan cepat. Padahal, umumnya menurunkan berat badan setelah melahirkan butuh waktu lebih lama. Saya sendiri memerlukan waktu lebih dari setahun untuk mencapai bentuk tubuh ideal. Tanpa disadari, bentuk tubuh selebriti ini membuat Ibu hamil tidak nyaman, sehingga berusaha keras mendapatkan bentuk tubuh ideal.

  • Apakah Mommyrexia Termasuk Gangguan Makan?

Jawabannya iya, Bu. Mommyrexia membuat Ibu hamil diet berlebihan, bahkan tidak mau makan sama sekali. Menurut artikel American Pregnancy Association yang saya baca, sekitar 7 juta perempuan AS setiap tahun mengalami gangguan makan anoreksia dan bulimia saat masa subur. Anoreksia membuat Ibu terobsesi untuk diet dan tidak makan, sedangkan bulimia membuat pengidapnya sengaja memuntahkan kembali makanan. Nah, mommyrexia adalah anoreksia yang dialami oleh Ibu baru.

  • Apakah Mommyrexia Berbahaya?

Bayangkan, bila Ibu terobsesi punya bentuk tubuh ideal tanpa memikirkan kesehatan janin. Tentunya akan ada risiko yang dihadapi. Ibu tentu tahu bahwa janin dan bayi baru lahir memerlukan nutrisi optimal. Nutrisi ini bisa didapatkan saat Ibu mengonsumsi beberapa jenis asupan saat hamil dan makanan pasca melahirkan. Saat Ibu tidak mau makan, tentunya si Kecil tidak akan mendapatkan nutrisi tersebut. Dari artikel The British Medical Journal yang saya baca, gangguan makan terhadap Ibu hamil bisa menimbulkan gangguan kesehatan terhadap Ibu dan Janin, seperti berikut:

  • Kemungkinan keguguran yang lebih tinggi
  • Pertumbuhan janin tertunda
  • Mengalami persalinan prematur
  • Depresi saat hamil dan melahirkan

Ada baiknya, ketika ingin menjaga berat badan setelah melahirkan, Ibu tetap berkonsultasi dengan dokter kandungan. Hal ini bisa mengurangi risiko kesehatan bagi Ibu dan si Kecil. Semoga rangkuman informasi seputar mommyrexia ini berguna, Bu. Saya harap kehamilan dan persalinan Ibu lancar dan menyenangkan!