Whatsapp Share Like Simpan

Untuk meningkatkan berat badan si Kecil, maka Ibu perlu menambah jumlah kalori harian dan nafsu makannya dengan tepat. Saat memberikan makanan penambah berat badan, Ibu juga harus memperhatikan kandungan nutrisi di dalamnya. Salah satu nutrisi yang bisa Ibu berikan yaitu vitamin penambah berat badan, baik secara alami maupun suplemen. 

Saat ini sudah banyak vitamin penambah berat badan yang dijual bebas di pasaran untuk anak-anak. Namun, apakah konsumsi vitamin tersebut aman dikonsumsi? Untuk mengetahui faktanya, kita simak penjelasan di bawah ini yuk, Bu! 

Bolehkah Anak Mengonsumsi Vitamin Penambah Berat Badan?

Ibu pasti tahu bahwa vitamin penambah berat badan yang berasal dari sumber alami sebagian besar aman dikonsumsi oleh anak-anak. Akan tetapi, bagaimana dengan vitamin penambah berat badan anak yang berbentuk suplemen? Apakah pemberian suplemen ini cukup penting? 

Melansir laman resmi Healthline.com, pemberian vitamin penambah berat badan anak berbentuk suplemen sebenarnya tidak dibutuhkan oleh anak yang kondisinya sehat dan tumbuh kembangnya normal. 

Ketika si Kecil sedang mengalami kesulitan makan tanpa waktu yang cukup lama, bukan berarti ia kekurangan nutrisi sehingga perlu didukung dengan pemberian suplemen. Sebab, kondisi si Kecil yang susah makan sebenarnya umum terjadi, terutama pada anak-anak yang berusia di bawah 5 tahun. 

Artikel Sejenis

Ada beberapa faktor yang menyebabkan si Kecil menolak untuk makan, di antaranya bosan dengan jenis makanan tertentu, merasa tertekan dan tidak nyaman, sedang sakit, hanya ingin makan 1 jenis makanan, dan lain sebagainya. 

Jika Ibu melihat si Kecil tiba-tiba susah makan, sebaiknya Ibu tidak langsung memberikan vitamin penambah berat badan agar nafsu makannya meningkat. Faktanya, banyak lho makanan yang dapat membantu meningkatkan nafsu makan anak sehingga berat badannya bertambah, mulai dari susu, sereal, yoghurt, alpukat, nasi, ubi jalar, labu, kentang, mangga, jeruk, dan lainnya. Makanan tersebut mengandung vitamin penambah berat badan anak yang alami sehingga lebih aman dikonsumsi oleh si Kecil.

Sedangkan, vitamin penambah berat badan berbentuk suplemen sebaiknya diberikan kepada anak yang memang memiliki berat badan di bawah rata-rata. Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), berat badan ideal anak usia 1-3 tahun berkisar 9,6 kg untuk laki-laki dan 8,9 kg untuk perempuan. 

Jika berat badan si Kecil tak kunjung bertambah dalam waktu yang lama dan tumbuh kembangnya tampak kurang ideal, sebaiknya Ibu segera konsultasi dengan dokter anak untuk mengetahui status gizi si Kecil dengan tepat. 

Nantinya dokter akan memberikan anjuran kepada Ibu untuk meningkatkan berat badan si Kecil lebih ideal, salah satunya dengan pemberian vitamin penambah berat badan. Pemberian suplemen tersebut akan disesuaikan dengan kondisi kesehatan, jenis vitamin, dan dosis yang tepat. 

Vitamin Penambah Berat Badan Anak yang Alami

Apabila kondisi kesehatan si Kecil masih normal dan tidak mengalami sakit apapun, Ibu bisa memberikan vitamin penambah berat badan secara alami yang terkandung dalam berbagai jenis makanan bergizi. Berikut ini beberapa vitamin yang dianjurkan untuk dikonsumsi si Kecil:

  1. Vitamin A

    Manfaat vitamin A yang paling populer yaitu dapat menjaga kesehatan mata. Tetapi, vitamin A juga termasuk nutrisi yang penting untuk mendukung proses tumbuh kembang si Kecil secara keseluruhan lho, Bu. Menurut Angka Kecukupan Gizi (AKG) tahun 2019 dari Kementerian Kesehatan RI, asupan vitamin A yang dianjurkan untuk anak usia 1-3 tahun yaitu sekitar 400-500 RE per hari. 

    Ibu bisa mendapatkan manfaat vitamin A dari sejumlah makanan, seperti susu, ikan, telur, daging, wortel, brokoli, ubi jalar, bayam, kale, dan lain sebagainya. Susu Frisian Flag PRIMAGRO 1+ dapat memenuhi asupan vitamin A sebanyak 30% sesuai Angka Kecukupan Gizi (AKG). 

  2. Vitamin B kompleks

    Selain vitamin A, vitamin B kompleks juga bisa menjadi vitamin penambah berat badan anak. Asupan vitamin B kompleks yang cukup dapat membantu si Kecil lebih berenergi, meningkatkan nafsu makan, mengoptimalkan perkembangan otak, serta pertumbuhan fisiknya. Ibu bisa mendapatkan asupan vitamin B kompleks dari susu, telur, ikan, daging, hati sapi, kacang-kacangan, sayuran hijau, dan buah-buahan. 

    Vitamin B kompleks juga terkandung dalam susu Frisian Flag PRIMAGRO 1+ dengan jumlah yang beragam untuk memenuhi asupan gizi harian si Kecil. 

  3. Vitamin C

    Vitamin penambah berat badan anak selanjutnya yaitu vitamin C yang berperan sebagai antioksidan yang mampu menjaga daya tahan tubuh si Kecil agar tetap kuat, sekaligus membantu penyerapan zat besi dari makanan yang ia konsumsi. Zat besi ini berfungsi untuk menghasilkan sel darah merah, mencegah anak terkena anemia, serta menambah nafsu makan si Kecil. 

    Menurut AKG tahun 2019, anak-anak usia 1-3 tahun dianjurkan untuk mendapatkan asupan vitamin C sekira 40 mg per hari. vitamin penambah berat badan anak ini bisa didapatkan dari susu, jeruk, brokoli, stroberi, pepaya, mangga, jambu biji, dan lainnya. Ibu juga bisa mendapatkan asupan vitamin C dalam susu Frisian Flag PRIMAGRO 1+ sekitar 75% dari jumlah AKG. 

  4. Vitamin D

    vitamin penambah berat badan anak yang tak kalah penting yaitu vitamin D yang berperan untuk meningkatkan penyerapan kalsium. Vitamin ini juga bermanfaat untuk mendukung tumbuh kembang anak, terutama untuk pertumbuhan dan perkembangan tulang dan gigi. 

    Menurut AKG tahun 2019, anak-anak usia 1-3 tahun dianjurkan untuk mendapat asupan vitamin penambah berat badan ini sebanyak 15 mcg per hari. Vitamin D bisa Ibu dapatkan dari susu, telur, ikan, keju, jamur, dan diaktifkan dengan paparan sinar matahari pagi. Vitamin D3 juga bisa didapatkan dalam susu Frisian Flag PRIMAGRO 1+ dengan jumlah asupan sekitar 15% dari AKG. 

Selain keempat vitamin penambah berat badan di atas, Ibu juga bisa memberikan asupan nutrisi lain yang dapat meningkatkan berat badan si Kecil. Simak penjelasannya di bawah ini. 

Nutrisi Lain untuk Meningkatkan Berat Badan

Selain vitamin yang telah disebutkan di atas, Ibu juga bisa memberikan si Kecil asupan nutrisi lain untuk menambah berat badannya, antara lain: 

  • Karbohidrat

    Selain vitamin penambah berat badan, karbohidrat termasuk zat gizi makro yang dapat menambah berat badan. Secara umum, karbohidrat tidak “bekerja” untuk menambah berat badan dalam waktu singkat, seperti yang dapat dilakukan oleh protein dan lemak. Namun, sumber karbohidrat sebagian besar padat kalori. 

    Asupan kalori yang cukup banyak dapat membantu meningkatkan berat badan si Kecil. Akan tetapi, Ibu tidak hanya memperbanyak asupan karbohidrat, bahkan sampai menghilangkan asupan zat gizi lain. Supaya lebih optimal, penambahan berat badan bisa dilakukan dengan meningkatkan asupan karbohidrat, protein, lemak, serta vitamin penambah berat badan dari sumber makanan harian. 

  • Protein 

    Sama seperti vitamin penambah berat badan, protein juga termasuk nutrisi yang berperan penting untuk menambah berat badan si Kecil. Ini karena protein berperan dalam menambah massa otot selain dengan melakukan olahraga. 

    Selain sebagai nutrisi penambah berat badan, protein juga merupakan nutrisi untuk membangun dan memelihara sel-sel serta jaringan tubuh, sebagai sumber energi, meningkatkan daya tahan tubuh, dan lainnya. 

    Salah satu sumber protein berkualitas yang bisa si Kecil konsumsi adalah protein hewani. Tahukah Ibu bahwa protein hewani adalah jenis protein yang paling penting dan dibutuhkan oleh tubuh dibandingkan protein nabati, terutama di masa tumbuh kembang. 

    Sebab, protein hewani memiliki 9 Asam Amino Esensial (9AAE) yang lengkap, sedangkan protein nabati seperti kacang-kacangan, sayuran, dan buah terdapat asam amino pembatas yang menghambat penyerapan asam amino lainnya, sehingga tumbuh kembang si Kecil terganggu jika dikonsumsi secara berlebihan, tanpa diimbangi nutrisi lain.

    Asupan 9 Asam Amino Esensial (9AAE) harus dipenuhi secara lengkap agar tumbuh kembang si Kecil semakin prima. 9AAE yang lengkap bisa Ibu dapatkan dalam susu, telur, ikan, daging merah, daging putih, dan hasil olahannya. Lantas, apa akibatnya jika kekurangan 9AAE? 

    Jika kekurangan 1 jenis 9AAE akan menurunkan kinerja hormon pertumbuhan sebanyak 34% dan kekurangan semua jenis 9AAE akan menurunkan kinerja hormon pertumbuhan sebanyak 50%. Nah, asupan 9AAE secara lengkap bisa Ibu dapatkan dalam susu Frisian Flag PRIMAGRO 1+ guna mendukung tumbuh kembang si Kecil dengan prima. 

  • Lemak

    Tak semua makanan yang mengandung lemak harus dihindari. Makanan yang mengandung lemak baik justru perlu dikonsumsi secara rutin karena lemak baik sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk memasok energi, membantu penyerapan energi, dan menambah berat badan dengan sehat. Lemak juga dapat membantu penyerapan berbagai vitamin yang larut dalam lemak, seperti vitamin A, D, E, dan K. 

Tahukah Ibu bahwa nutrisi-nutrisi di atas semuanya terkandung dalam susu Frisian Flag PRIMAGRO 1+ lho. Susu pertumbuhan ini diperkaya dengan 8 kombinasi nutrisi untuk dukung kreativitas, seperti DHA 4x lebih tinggi, omega 3, omega 6, minyak ikan, kolin, sphingomyelin, asam sialat, dan tirosin tertinggi. Selain itu, susu Frisian Flag PRIMAGRO 1+ juga mengandung 5 kombinasi nutrisi untuk daya tahan tubuh, meliputi zat besi, vitamin D3, zinc, magnesium, dan vitamin C yang dikombinasikan dengan kehebatan 9 Asam Amino Esensial (9AAE). Dengan menambah jumlah makanan bergizi seimbang setiap harinya, maka berat badan si Kecil akan bertambah dengan lebih sehat.