Whatsapp Share Like Simpan

Protein terbagi menjadi dua macam, yaitu hewani dan nabati. Protein hewani adalah yang berasal dari hewan, sedangkan protein nabati adalah yang berasal dari tumbuhan. Bagi anak-anak yang berada dalam masa tumbuh kembang sebaiknya lebih banyak diberi protein hewani. Protein tersebut akan dibutuhkan si Kecil untuk mengoptimalkan pertumbuhan, membentuk jaringan tubuh, menghasilkan hormon dan enzim, serta meningkatkan massa otot. Untuk mendapatkannya, Ibu bisa memberikan beberapa sumbernya seperti berikut ini:   

Susu Sapi

Memasuki usia 1 tahun, si Kecil disarankan untuk mengonsumsi susu untuk membantu mencukupi kebutuhan asupan nutrisi di dalam tubuhnya. Di dalam susu sudah terkandung nutrisi yang cukup lengkap. Contohnya saja susu Frisian Flag 123 PRIMANUTRI yang telah diformulasikan dengan protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral. Kemudian, ada juga kandungan lainnya, seperti minyak ikan, selenium, asam lemak omega 3 dan 6, dan serat pangan inulin. Berikan si Kecil dua gelas susu per hari agar ia tumbuh dan berkembang dengan optimal.

Telur

Jika ingin memberikan protein hewani yang paling mudah untuk si Kecil, maka telur adalah jawabannya, Bu. Telur bisa ditemui di mana saja dan harganya pun murah meriah. Tak sekedar tinggi protein saja, tapi telur juga kaya akan kandungan nutrisi lainnya, mulai dari asam lemak omega 3, vitamin, mineral, serta antioksidan yang bermanfaat untuk melindungi tubuh dari serangan penyakit.

Salmon

Ikan yang satu ini sudah tidak perlu diragukan lagi ya, Bu, kandungan nutrisinya. Salmon diketahui mengandung protein yang kadarnya lebih banyak dibandingkan dengan ikan lainnya, yaitu 20,4 gram protein di setiap 100 gram ekor. Di samping sebagai sumber protein hewani, salmon juga mengandung vitamin D untuk kesehatan dan pertumbuhan tulang, asam lemak omega 3 yang berperan penting dalam perkembangan saraf otak, serta asam amino yang membantu meningkatkan sistem imun tubuh.

Kembung

Ikan yang bernutrisi tinggi tidak harus berharga mahal kok, Bu. Jika ingin yang lebih terjangkau bagi kantong, Ibu bisa memilih ikan kembung. Tak kalah dengan salmon, ikan yang satu ini juga kadar proteinnya cukup tinggi, yakni 18, 6 gram di setiap 100 gram ekor. Bahkan, kandungan omega 3 kembung lebih besar dibandingkan dengan salmon. Kalau kadar omega 3 pada salmon sebanyak 1,4 gram, kadar omega 3 pada kembung adalah sebanyak 2,6 gram. Ini artinya, kembung juga merupakan sumber protein hewani yang sangat baik bagi si Kecil.

Artikel Sejenis

Tuna

Pilihan ikan lainnya sebagai sumber protein hewani adalah tuna. Di dalam 100 gram tuna terdapat 28 gram protein, sehingga sangat disarankan untuk dikonsumsi oleh si Kecil. Lalu, ada juga kandungan lainnya yang berupa lemak, vitamin B6, B12, D, dan zat besi yang akan memberikan manfaat untuk menjaga kesehatan jantung, menurunkan tekanan darah tinggi, menyehatkan mata, serta meningkatkan daya tahan tubuh.

Daging Sapi Tanpa Lemak

Protein hewani juga bisa didapat dari daging sapi. Saat Ibu memilih daging sapi tanpa lemak sebanyak 85 gram, Ibu akan mendapatkan protein sebanyak 25 gram. Dari daging sapi Ibu juga membantu mencukupi nutrisi anak berupa vitamin B3, B6, B12, zinc, dan zat besi. Dari kandungan tersebut, daging sapi akan memberikan manfaat untuk memperkuat imunitas tubuh dan mencukupi jumlah sel darah merah untuk diedarkan ke seluruh tubuh. Selain itu, daging sapi juga mengandung berbagai senyawa khas, seperti kreatin, taurin, glutathione, dan asam linoleat terkonjugasi yang berfokus pada fungsi otot.

Dada Ayam

Mayoritas anak sangat menyukai daging ayam karena rasanya yang enak dan gurih. Namun untuk mendapatkan kadar protein yang banyak, maka Ibu sebaiknya memilih bagian dada ayam. Untuk setengah potong dada ayam terkandung vitamin B6, B12, E, zat besi, potassium, seng, dan kalsium. Bagian ini kandungan lemaknya juga hanya sedikit, yaitu sebanyak 3 gram, sehingga akan lebih sehat untuk dikonsumsi oleh anak-anak.

Greek Yogurt

Yogurt terbuat dari susu yang difermentasi dengan menambahkan bakteri asam laktat. Pilihlah jenis greek yogurt yang telah melalui proses penyaringan sehingga memberikan tekstur yang lebih kental. Ibu juga sebaiknya memilih yogurt yang tidak mengandung gula tambahan supaya tidak menyebabkan kegemukan pada si Kecil.

Di dalam 100 gram yogurt terkandung 10 gram protein. Selain itu, ada juga kandungan vitamin B, kalsium, asam laktat, zinc, dan probiotik.

Keju

Keju yang terbuat dari susu sapi atau kambing mengandung protein hewani dan berbagai nutrisi penting lainnya, seperti vitamin A, B2, B12, magnesium, kalsium, fosfor, dan zinc. Kadar proteinnya sendiri sebanyak 25 gram di setiap 100 gram keju. Untuk si Kecil, Ibu sebaiknya memilih keju cottage yang rendah lemak dan kalori. Keju ini bisa dijadikan olesan untuk roti gandum atau diolah menjadi camilan yang menyehatkan.

 

Itulah daftar protein hewani yang disarankan untuk dikonsumsi oleh buah hati secara rutin, Bu. Berikan sumber protein secara bervariasi supaya si Kecil tidak merasa bosan. Untuk pengolahannya sebaiknya tidak dengan cara digoreng karena dapat memberikan lemak jahat yang berbahaya bagi tubuh. Lebih baik olah dengan cara dikukus atau dipanggang saja.

Konsultasikan seputar gizi dan tumbuh kembang anak juga bisa dilakukan di laman Tanya Pakar. Di sana para ahli akan menjawab pertanyaan Ibu secara langsung. Namun sebelumnya, Ibu harus sudah registrasi lebih dulu untuk bisa bertanya.

 

Sumber:

Popmama

Sehatq