Whatsapp Share Like Simpan

Ibu pasti melakukan berbagai cara menambah berat badan agar si Kecil tumbuh menjadi anak yang lebih sehat dan berisi. Berat badan memang bisa menjadi salah satu tolak ukur yang menentukan kesehatan seorang anak. Itulah sebabnya, penting bagi Ibu untuk selalu memantau berat badan si Kecil sejak dini agar dapat mengetahui sejak awal bila ada gangguan tumbuh kembang. 

Berbicara mengenai cara menambah berat badan anak, maka Ibu perlu mengetahui dulu apakah berat badan si Kecil sudah ideal atau belum? Sebab, berat badan anak-anak tidak bisa disamaratakan karena perhitungan berat badan ideal ditentukan dari jenis kelamin, usia, dan tinggi badan.

Cara mengukur berat badan ideal anak dengan memeriksa indeks massa tubuh atau body mass index (BMI), yaitu dengan mengukur tinggi badan dan berat badan si Kecil. Biasanya BMI akan dihitung dengan rumus perhitungan berat badan si Kecil dibagi dengan kuadrat tinggi badan (dalam meter). Nah, hasil dari BMI inilah yang akan menunjukkan status gizi si Kecil sudah ideal atau belum.

Setelah Ibu mengetahui hasil dari BMI si Kecil, saatnya Ibu melakukan beberapa cara menambah berat badan anak yang sehat, salah satunya dengan memenuhi asupan protein yang dibutuhkan oleh si Kecil. Sebab, protein merupakan zat gizi makro yang berperan penting untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak-anak, salah satunya menambah berat badan.

Nantinya protein ini akan dipecah menjadi 9 Asam Amino Esensial (9AAE) di dalam tubuh. 9 Asam Amino Esensial (9AAE) merupakan bentuk sederhana dari protein yang kehadirannya cukup penting karena tubuh tidak bisa memproduksinya sendiri, sehingga harus didapatkan dari sumber protein berkualitas. Itulah sebabnya, jumlah asupan 9 Asam Amino Esensial (9AAE) yang sesuai bisa menjadi salah satu cara menambah berat badan si Kecil dengan lebih sehat.

Artikel Sejenis

Selain dapat menambah berat badan, 9 Asam Amino Esensial (9AAE) juga dapat mengoptimalkan pertumbuhan tinggi badan si Kecil. Hal ini dibuktikan dalam penelitian National Center for Biotechnology Information yang menunjukkan bahwa kekurangan satu jenis 9AAE akan menurunkan kinerja hormon pertumbuhan sekitar 34 persen. Bahkan, kekurangan semua jenis 9AAE akan menurunkan hormon pertumbuhan sebesar 50 persen. 

Itulah sebabnya, asupan 9AAE harus mencakup leusin, isoleusin, valin, triptofan, fenilalanin, metionin, treonin, lisin, dan histidin, agar berat badan si Kecil bisa bertambah dan mengurangi risiko gangguan tumbuh kembang. Lantas, apa saja langkah yang bisa Ibu lakukan untuk menambah berat badan si Kecil? Simak penjelasannya di bawah ini, yuk!

Cara Menambah Berat Badan Anak yang Sehat

Berikut adalah beberapa cara menambah berat badan anak dengan lebih sehat, di antaranya: 

  • Penuhi asupan makanan berprotein tinggi

    Seperti yang telah disebutkan, ya, Bu, makanan berprotein tinggi berperan penting dalam menambah berat badan si Kecil. Ibu bisa memberikan asupan makanan berprotein dari susu, telur, ikan, daging merah, daging putih, serta kacang-kacangan dan hasil olahannya. Menurut Angka Kecukupan Gizi (AKG) Kementerian Kesehatan RI, kebutuhan protein anak-anak usia 1-3 tahun yaitu sekitar 20 gram per hari.

  • Konsumsi makanan berkalori tinggi

    Menurut Angka Kecukupan Gizi (AKG) Kementerian Kesehatan RI, kebutuhan kalori anak-anak usia 1-3 tahun yaitu sekitar 1350 kkal per hari. Jika Ibu sedang mencari cara menambah berat badan si Kecil dengan lebih sehat, maka Ibu bisa menambahkan asupan kalori sebesar 500 kkal pada total kebutuhan kalori si Kecil setiap harinya. Dengan begitu, cara menambah berat badan ini akan membantu si Kecil untuk mendapatkan tambahan kalori pada tubuhnya.

  • Tambah asupan lemak

    Menambah asupan lemak pada menu makan si Kecil merupakan cara menambah berat badan dengan cepat dan mudah. Sebab, makanan yang tinggi lemak bisa meningkatkan kalori pada tubuh si Kecil karena 1 gram lemak mengandung lebih banyak kalori dibandingkan zat gizi lainnya.

    Namun, Ibu sebaiknya memilih makanan kaya lemak yang lebih sehat. Ibu bisa menggunakan minyak zaitun, minyak kanola, dan mentega sebagai bahan memasak makanan si Kecil. Dengan menambah 1 sendok makan dari salah satu bahan tersebut akan meningkatkan jumlah kalori hingga 45-120 kkal. Ibu juga dapat memberikan saus krim atau keju leleh pada nasi, pasta, atau sayuran sebagai cara menambah berat badan si Kecil dengan lebih sehat.

  • Tambah asupan karbohidrat

    Cara menambah berat badan selanjutnya yaitu dengan menambah asupan karbohidrat si Kecil setiap harinya. Karbohidrat termasuk zat gizi yang kaya akan kalori, yaitu sekitar 4 kkal per gram. Meskipun tidak sebanyak kalori dalam lemak, karbohidrat bisa menjadi salah satu cara menambah berat badan si Kecil dengan cepat.

    Ibu bisa memilih beberapa makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, seperti kacang polong, gandum utuh, sereal, roti, pasta, beras merah, dan tepung. Makanan tersebut bisa membantu si Kecil menambah berat badan dengan lebih sehat karena mengandung kalori yang tinggi. Cara menambah berat badan dengan asupan karbohidrat ini tak hanya diberikan di setiap menu makanan utama si Kecil saja, sebaiknya Ibu juga berikan ia camilan tinggi karbohidrat.

  • Berikan si Kecil porsi makan lebih besar

    Cara menambah berat badan lainnya yaitu dengan memberikan si Kecil porsi makan yang lebih besar. Perlu Ibu ingat bahwa porsi makan besar bukan berarti harus memaksa si Kecil menghabiskan semua makanannya, ya. Sebaiknya Ibu menambahkan porsi si Kecil secara bertahap, agar si Kecil terbiasa dengan kebiasaan tersebut.

    Sebagai contoh, cara menambah berat badan si Kecil yang sehat yaitu dengan menghidangkan 2 porsi roti lapis sekaligus dibandingkan hanya memberikan 1 lapis saja. Sediakan juga susu dalam gelas yang ukurannya sedikit lebih besar. Saat memberikan sereal, Ibu juga bisa menggunakan mangkuk yang sedikit lebih besar dengan tambahan buah-buahan.

  • Berikan si Kecil gula alami

    Mengonsumsi makanan dengan kadar gula alami, seperti fruktosa dan laktosa bisa menjadi salah satu cara menambah berat badan si Kecil dengan lebih sehat. Fruktosa adalah gula yang terdapat pada buah, sementara laktosa gula yang terdapat pada produk susu.

    Produk yang mengandung gula alami tinggi tersebut bisa Ibu tambahkan ke dalam makanan atau minuman si Kecil secara rutin agar berat badannya bisa bertambah. Sebenarnya banyak makanan dan minuman kemasan yang mengandung pemanis buatan. Pemanis buatan bisa jadi cara menambah berat badan, tetapi kandungan nutrisinya sangat sedikit, sehingga tidak baik bagi kesehatan si Kecil. Untuk itu, sebaiknya Ibu memilih gula alami dibandingkan pemanis buatan.

  • Tambah kalori dari minuman

    Bila Ibu sudah melakukan cara menambah berat badan, tetapi si Kecil tetap sulit makan, maka Ibu bisa membantunya dengan menambah asupan kalori yang terkandung dalam minuman. Salah satu cara menambah berat badan dengan minuman bisa Ibu lakukan dengan membiasakan si Kecil minum susu sebelum tidur. Selain itu, Ibu juga sebaiknya rutin memberikan jus buah segar atau smoothies secara rutin. Tak hanya mengandung gula, minuman tersebut pun mengandung vitamin dan mineral yang baik bagi kesehatan si Kecil.

Seperti yang telah disebutkan, 9 Asam Amino Esensial (9AAE) merupakan nutrisi penting yang dapat menambah berat badan dengan cara yang lebih sehat. Nah, kandungan 9 Asam Amino Esensial (9AAE) ini secara lengkap bisa Ibu dapatkan dalam susu Frisian Flag PRIMAGRO AAE 1+. Selain itu, susu Frisian Flag PRIMAGRO AAE 1+ juga diperkaya oleh karbohidrat dan lemak, sehingga lebih optimal untuk menambah berat badan serta mengoptimalkan tumbuh kembang si Kecil. Supaya berat badan si Kecil bertambah dengan lebih sehat, Ibu bisa membiasakan si Kecil minum susu sebelum tidur, ya! 

Perlu Ibu ketahui juga, susu Frisian Flag PRIMAGRO AAE 1+ diperkaya oleh nutrisi penting lainnya, seperti minyak ikan, omega 3, omega 6, zat besi, zinc, protein, kalsium, magnesium, vitamin D3, serta vitamin dan mineral lain untuk mendukung potensi si Kecil tumbuh kreatif, tangguh, dan percaya diri.