Share Like
Simpan

Saat hamil, bukan berarti Ibu tidak bisa melakukan aktivitas lain termasuk olahraga. Kegiatan ini justru dapat membuat Ibu dan janin bertambah sehat dan kuat.

Seperti yang diungkapan para peneliti dari The American College of Obstetricians and Gynecologists, bahwa berolahraga saat hamil bisa meningkatkan energi, mengurangi risiko sembelit, kram kaki, kembung dan bengkak, meningkatkan semangat dan relaksasi, menjaga postur tubuh dan kualitas tidur, membangun massa otot, mengkontrol diabetes, mengurangi nyeri punggung, menambah stamina saat persalinan, serta membantu tubuh kembali ke bentuk semula lebih cepat.

Ada beberapa olahraga yang bisa Ibu lakukan selama hamil, namun sebaiknya Ibu konsultasikan dahulu dengan dokter kandungan atau bidan agar olahraga yang Ibu lakukan bisa bermanfaat dan aman bagi diri dan janin. Berikut ini tips dalam memilih dan melakukan olahraga saat hamil :


• Jalan kaki
Merupakan pilihan yang tepat bagi Ibu hamil. Selain murah, aman juga dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja. Meskipun tampak sederhana tapi manfaatnya luar biasa. Selama kehamilan Ibu dalam keadaan sehat, jalan kaki bisa dilakukan di usia kehamilan berapa pun karena olahraga jalan kaki tidak membebani tubuh, terutama persendian.

Yang perlu Ibu lakukan saat melakukan olahraga ini, yakni gunakan sepatu yang pas di kaki agar nyaman saat berjalan, serta pilih area jalan berumput. Jauhi jalan berbatu atau jalan licin karena dapat membuat Ibu menjadi tegang dan lelah berjalan, bahkan bisa membuat Ibu terpeleset atau tergelincir. Kalau Ibu merasa lelah, beristirahatlah sejenak. Olahraga ini bisa Ibu lakukan rutin setiap hari minimal 10 menit.


• Senam
Olah raga ini bisa ibu lakukan di ruang tertutup maupun terbuka. Namun demikian, Ibu perlu memilih tempat yang nyaman dan suasananya tenang. Perhatikan sirkulasi udara saat Ibu melakukan senam di ruang tertutup, dan perhatikan cuaca ketika malakukannya di luar ruangan. Hindari udara yang teramat dingin atau panas matahari yang terik.

Sebaiknya selama melakukan senam Ibu didampingi oleh pelatih yang paham tentang gerakan senam khusus ibu hamil. Karena setiap trimester kehamilan terdapat gerakan senam yang berbeda-beda.

Selain itu, kenakan pakaian dan sepatu senam yang nyaman (tidak sempit atau terlalu longgar) agar gerakan Ibu tidak terhambat.


• Berenang
Berenang merupakan salah satu olahraga yang menyenangkan dan murah. Olahraga ini juga dapat memberikan manfaat bagi Ibu hamil, karena olahraga ini dapat membantu menguatkan otot-otot rahim dan sendi-sendi panggul. Sehingga diharapkan kelak proses melahirkan menjadi lebih mudah dan aman.

Selain itu, olahraga ini memiliki risiko cedera tulang, sendi maupun otot yang relatif kecil. Yang perlu Ibu perhatikan saat berenang adalah lakukan gerakan secara tenang, perlahan-lahan, santai dan hindari benturan agar rahim tidak tergoncang.

Sebaiknya Ibu tidak melakukan gaya punggung, sebab dikhawatirkan akan terjadi penekanan pada pembuluh darah di bagian belakang rahim. Demikian pula sebaiknya gaya kupu-kupu dihindari karena gaya ini terlalu banyak melibatkan gerakan pada bagian pinggang sehingga dikhawatirkan akan terjadi benturan pada janin.

Ibu dapat melakukan olahraga ini tiga kali seminggu dan batasi berenang maksimal 30 menit. Ibu bisa melakukan gaya bebas dan gaya dada karena kedua gaya ini akan membuat Ibu tenang, perlahan dan tidak ada benturan. Ibu bisa melakukan olahraga ini di pagi hari sebelum pukul 10.00 dan sore hari sesudah pukul 15.00 untuk mengurangi risiko paparan sinar ultraviolet dan udara panas.


Nah, Ibu, selamat berolah raga ya.