Whatsapp Share Like
Simpan

Dari bulan ke bulan bayi akan mengalami perkembangan secara bertahap. Perkembangan tersebut meliputi kemampuan motorik, sensorik, kognitif, dan bahasa. Di usianya yang sudah memasuki bulan keempat bayi mulai menguasai banyak hal yang akan membuat Ibu takjub.

Perkembangan bayi 4 bulan ini perlu sekali untuk diperhatikan supaya Ibu dapat memantau apakah ia mengalami keterlambatan atau tidak. Meski memang setiap bayi memiliki kemampuan yang berbeda-beda, tapi dengan memantau Ibu dapat memberikan stimulasi yang diperlukan untuk mengasah kemampuannya. Nah, untuk bayi berusia 4 bulan, umumnya ia sudah mengalami perkembangan sebagai berikut, Bu:

Perkembangan Motorik

Secara fisik, bayi sudah semakin kuat sehingga kemampuan motoriknya pun semakin banyak berkembang. Baik dari kepala, tangan, hingga kaki, bayi akan menunjukkan berbagai perkembangan berikut ini:

  • Mulai bisa menegakkan kepala. Di beberapa bulan sebelumnya bayi masih belum bisa menegakkan kepalanya sendiri dan harus ditopang oleh Ibu. Namun di bulan keempat ia sudah mulai mampu menegakkan leher dan kepalanya, walaupun masih agak lemah. Perlahan leher dan kepalanya akan semakin kuat dengan sendirinya.
  • Mencoba menggapai benda yang digantung. Otot-otot tangan bayi juga mulai semakin kuat. Ketika ia melihat ada benda yang digantung di atasnya, ia akan mencoba untuk meraihnya. Ibu pun bisa menggantungkan mainan lembut pada boks bayi supaya otot tangannya terlatih dengan baik.
  • Berguling sendiri. Perkembangan bayi 4 bulan terlihat dari keaktifannya yang akan sering bergerak dan berguling ke posisi tengkurap dan terlentang sendiri. Ibu pun harus memberikan perlindungan ekstra supaya bayi tidak terjatuh dari kasur dengan meletakkan bantal atau guling di sekelilingnya.
  • Menendang-nendangkan kakinya. Latihlah kekuatan kakinya dengan cara menggendong bayi dalam posisi berdiri lalu letakkan kakinya pada permukaan keras. Ia pun akan menendang-nendangkan kakinya seolah sedang belajar berdiri.

Perkembangan Sensorik


Perkembangan bayi 4 bulan juga meliputi kemampuan sensorik yang berhubungan panca indera. Di antara perkembangan tersebut adalah sebagai berikut:

Artikel Sejenis

  • Penglihatan yang semakin jelas. Secara perlahan penglihatan bayi sudah semakin jelas, tidak lagi seburam saat ia lahir. Selain itu, ia juga sudah bisa menggerakkan matanya secara bersamaan, mulai fokus pada sesuatu yang bergerak atau terang, serta mampu membedakan warna dan kontras.
  • Matanya mulai mengikuti gerakan. Tidak hanya tertarik pada sesuatu yang ia lihat, matanya juga akan mulai mengikuti gerakan. Ibu bisa mencoba menggerakkan sesuatu seperti mainan di depan matanya, lalu perhatikan apakah matanya mengikuti gerakan yang Ibu buat atau tidak. Ini sebagai cara untuk mencari tahu perkembangan indera penglihatannya, Bu.
  • Sering memasukkan sesuatu ke mulut. Di usia ini bayi memiliki rasa ingin tahu yang besar. Ia akan berusaha mengenali benda yang dilihatnya dengan cara memasukkannya ke mulut. Benda apa saja yang terlihat olehnya, khususnya yang bersuara, bercahaya, atau bergerak, akan menarik perhatiannya. Oleh karena itu Ibu harus berhati-hati dalam meletakkan benda supaya tidak ada benda tajam atau berbahaya yang bisa tertelan olehnya.
  • Mampu merasakan tekstur benda yang disentuh. Perkembangan bayi 4 bulan juga dapat terlihat dari kemampuan indera perabanya yang sudah mulai mampu merasakan tekstur benda yang ia sentuh. Misalnya tekstur halus, kasar, berbulu, licin, dan sebagainya.
  • Mempunyai dan mengenali ekspresi. Cobalah ajak bayi mengobrol dan bercanda, lalu amati ekspresinya, Bu. Bayi sudah mulai mempunyai ekspresi dan mengenali ekspresi orang lain. Bayi akan tertawa saat Ibu mengajaknya bercanda, menangis ketika merasa kurang nyaman, serta mengenali Ibu yang sedang marah, sedih, atau senang.
  • Menjatuhkan barang yang dipegang. Bayi akan suka menjatuhkan barang yang ia pegang, Bu. Alasannya karena ia ingin mencari perhatian dari orang yang ada di dekatnya.

Perkembangan Kognitif

Perkembangan bayi 4 bulan dari segi kognitif meliputi beberapa poin berikut:

  • Koordinasi mata dan tangan yang semakin bagus. Hal ini bisa dilihat ketika ia melihat sebuah benda atau objek yang tampak menarik, ia akan berusaha meraihnya. Bayi juga mulai dapat mengenali orang-orang di sekitarnya, terutama yang sering mengasuhnya.
  • Lebih responsif. Cobalah untuk memanggil namanya, maka bayi pun akan memberikan respon dengan cara menoleh dan sesekali tersenyum. Ketika diajak bercanda, ia juga akan tertawa dengan sangat menggemaskan. Perkembangan ini menunjukkan kalau ia tahu sudah sudah disayangi oleh orang tua serta orang lain di sekelilingnya.
  • Lebih ekspresif. Bayi sudah semakin pintar dalam berekspresi. Ia mulai bisa memperlihatkan ekspresi saat sedang sedih, marah, ataupun senang.

Baca juga: Inilah Cara Tepat Menggendong Bayi Sesuai Usia

Apakah Bayi Tergolong Sehat?


Di samping memantau perkembangan bayi 4 bulan, Ibu juga perlu memantau apakah ia tergolong ke dalam bayi sehat atau tidak. Berikut adalah tanda-tanda bayi sehat:

  • Tenang Saat Mendengar Suara Ibu

    Saat bayi rewel atau menangis dan ia menjadi tenang begitu mendengar suara Ibu, itu artinya perkembangan emosionalnya sudah semakin baik. Hal ini juga menandakan bahwa bayi telah melalui proses adaptasi dengan lancar dan mulai merasa nyaman dengan lingkungannya yang baru. Agar tumbuh menjadi bayi sehat dengan perkembangan fisik dan emosional yang baik, selalu pantau tiap kemajuan yang dilakukannya ya, Bu!

  • Ganti Popok 8-10 Kali Sehari

    Jika dalam sehari bayi harus berganti popok sebanyak 8 hingga 10 kali, itu merupakan tanda bahwa ia adalah bayi sehat karena mengkonsumsi cukup cairan. Namun apabila ia tidak pipis atau buang air besar sebanyak itu, Ibu perlu waspada karena bisa jadi bayi kekurangan cairan dan jika terus dibiarkan bisa menyebabkan dehidrasi.

    Tidak hanya itu, bayi juga tidak mendapatkan cukup nutrisi dari ASI Ibu sehingga bisa menyebabkan tumbuh kembangnya terhambat. Buruknya lagi, ia bisa terkena stunting akibat kekurangan gizi kronis bila terjadi secara terus-menerus.

  • Berat Badan Meningkat

    Bayi yang sehat adalah bayi yang cukup mendapatkan nutrisi sehingga berat badannya pun meningkat secara bertahap sesuai pertambahan usianya. Di 6 bulan awal hidupnya, bayi mengalami kenaikan berat badan sekitar 150-200 gram per minggu. Untuk itu Ibu perlu melakukan pemeriksaan kesehatan bayi ke Dokter Spesialis Anak atau Posyandu secara rutin untuk mengetahui pertumbuhan dan perkembangannya.

  • Banyak Tidur

    Ibu jangan khawatir jika bayi terlalu sering tidur, sebab di usia 1 hingga 4 bulan bayi menghabiskan 20 jam dalam sehari untuk beristirahat. Apabila setiap 4 jam ia menggunakan 20 menit untuk tidur, itu artinya bayi merupakan bayi sehat dan kondisinya termasuk normal sehingga tak ada yang perlu dicemaskan.

  • Sering Menangis

    Sering menangis bukan berarti bayi mengalami gangguan kesehatan. Hal tersebut justru menandakan bahwa ia merupakan bayi yang sehat. Dalam sehari, bayi umumnya menangis selama beberapa jam jika merasa lapar, lelah, kedinginan, kepanasan, atau ingin popoknya diganti. Jadi Ibu tak perlu panik saat bayi mulai menangis. Cari tahu dulu penyebabnya dengan segera dan saat sudah merasa nyaman, bayi pun akan tenang kembali.

  • Menoleh ke Arah Suara

    Bayi memang sudah bisa mendengar sejak lahir, tapi ia membutuhkan waktu untuk bisa membedakan suara satu dengan yang lain. Nah, salah satu ciri-ciri bayi sehat adalah berusaha mencari sumber suara dengan menolehkan kepala dan terdiam beberapa saat untuk mendengarkan dengan lebih jelas. Dalam beberapa bulan ke depan, bayi akan lebih peka terhadap berbagai suara dan bisa segera mengenali sumber suara tersebut.

  • Tertarik dengan Hal di Sekitarnya

    Bayi sudah mulai sering terbangun dan tertarik untuk mempelajari hal-hal yang ada di sekitarnya. Coba Ibu perhatikan, apakah ia terlihat diam memperhatikan wajah Ibu atau benda yang sedang Ibu pegang? Jika ya, ia sebenarnya sedang mencoba ‘belajar’ dan beradaptasi dengan dunia barunya. Meski penglihatannya masih samar, tapi perlahan ia sedang berusaha memahami informasi baru yang dilihatnya. Kemampuan ini dimulai saat otot matanya dapat terkontrol dan melihat sesuatu dengan lebih jelas.

  • Dapat Menopang Berat Badannya Sendiri

    Meski hanya sebentar, saat bayi berusia 1 bulan ia sudah bisa menahan kepalanya sendiri. Kemudian saat menginjak 3 bulan, ia akan semakin kuat untuk mengangkat kepalanya. Kemampuan ini menandakan otot-ototnya sedang mengalami peregangan sebagai bentuk bahwa tumbuh kembangnya sehat dan normal. Setelahnya, bayi sehat pun akan memasuki kemampuan untuk tengkurap, berguling, duduk, lalu berdiri.

  • Berinteraksi dengan Orang Lain

    Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, bayi 1 bulan sudah memiliki ketertarikan terhadap orang dan benda di sekelilingnya. Seiring dengan perkembangannya di usia 2 bulan, ia pun mulai bisa untuk diajak berinteraksi oleh orang lain dengan cara tersenyum saat diajak bicara.

    Kemudian saat berusia 4 bulan, bayi akan mengeluarkan ekspresi tertawa sebagai bentuk respon saat diajak berkomunikasi. Semua respon tersebut menandakan tumbuh kembangnya sehat sehingga ia sudah bisa lebih mengenali kondisi lingkungan sekelilingnya.

Sudahkah buah hati menunjukkan perkembangan bayi 4 bulan di atas? Jika ada yang belum, tak perlu khawatir secara berlebihan, ya. Keterlambatan yang dialami oleh bayi bisa Ibu konsultasikan kepada dokter. Biasanya dokter akan menyarankan untuk rutin memberikan rangsangan serta nutrisi dari ASI.

Laman Tanya Pakar dapat menjadi tempat untuk Ibu berkonsultasi langsung dengan pakar, termasuk soal tumbuh kembang bayi. Untuk bisa menggunakan fitur tersebut, jangan lupa untuk registrasi dulu ya, Bu.