Whatsapp Share Like
Simpan

Senangnya kini si Kecil sudah mampu berceloteh melafalkan beberapa suku kata sederhana seperti ‘ma-ma’. Si Kecil sudah mampu bergerak aktif dan senang mengekspresikan dirinya melalui tawa, senyuman, serta celotehan.

Dari segi fisik, bayi usia empat bulan memiliki berat dua kali lipat dari berat ketika ia lahir. Ia juga sudah mulai tidur rutin dengan durasi 14 hingga 16 jam dalam sehari.

Sebagai orang tua tentunya senang ketika kemampuan si Kecil terus berkembang dari hari ke hari. Salah satunya adalah kemampuan motorik yang dimiliki oleh si Kecil perlu diperhatikan. Pastikan kemampuan motoriknya sudah sesuai dengan usia si Kecil.

Terdapat dua jenis motorik, yaitu motorik halus dan motorik kasar. Yuk, kita bahas satu persatu kemampuan motorik bayi di usia 4 bulan.

  1. Motorik Halus

    Motorik halus ditandai dengan kemampuan si Kecil dalam menggunakan otot kecilnya, koordinasi mata, serta tangan. Kemampuan motorik halus ini dapat dilatih dan dikembangkan dengan menggenggam benda-benda yang memiliki tekstur bervariasi.

    Artikel Sejenis

  2. Pada bayi usia 4 bulan, kemampuan motorik halus si Kecil biasanya telah mampu untuk:

    • Mulai tertarik untuk meraih benda-benda yang menarik perhatiannya, seperti benda dengan warna cerah. Si Kecil mampu menggenggam dengan erat benda yang ada di tangannya.
    • Kemampuan mata si Kecil untuk mengikuti objek bergerak di depannya. Ia senang mengamati benda-benda yang digantungkan di atas. Manfaatkan hal tersebut untuk memperkuat otot lengannya dengan menggantungkan objek cerah di atas si Kecil. Nantinya si Kecil akan berusaha meraih objek tersebut.
    • Si Kecil pada usia 4 bulan senang memasukkan apapun ke dalam mulutnya, hal tersebut dikarenakan si Kecil sudah mulai bisa mencicipi berbagai jenis benda. Sebaiknya perlu diperhatikan agar tidak meletakkan benda-benda yang sekiranya membahayakan si Kecil.
    • Si Kecil mulai suka mencari perhatian dengan cara membuang benda-benda yang sedang ia pegang dan menimbulkan suara-suara tertentu.
    • Si Kecil makin sering membuat ekspresi-ekspresi yang beragam, mulai dari tersenyum, tertawa, cemberut, dan berbagai ekspresi lainnya yang akan membuat Ibu gemas.

  3. Motorik Kasar

    Kemampuan motorik kasar didefinisikan dengan gerakan yang menggunakan otot-otot besar pada sebagian maupun seluruh tubuh. Pada bayi usia 4 bulan, kemampuan motorik kasar meliputi:

    • Si Kecil sudah mampu mengangkat kepalanya sendiri, karena otot dan tulang leher bayi umur 4 bulan sudah semakin kuat.
    • Si Kecil mampu menggulingkan badannya, dari posisi tengkurap ke terlentang kemudian kembali lagi tengkurap.
    • Ketika si Kecil diposisikan dalam keadaan tengkurap, si kecil dapat menegakkan tangan dan kakinya serta mampu melengkungkan punggung.
    • Meskipun belum mampu berjalan, tapi si Kecil sudah mulai menjejak-jejakkan kakinya ke tanah ketika ia diberdirikan, seakan ia sudah siap untuk berdiri sendiri.
    • Tulang belakangnya sudah mulai menguat sehingga si Kecil sudah mampu untuk diposisikan duduk, namun masih tetap harus disangga.

Hal-hal yang perlu diperhatikan

Perkembangan motorik setiap bayi mungkin akan berbeda-beda. Teruslah membantu si Kecil mengasah kemampuan motoriknya. Berikan ia stimulus menggunakan benda-benda yang menarik perhatian melalui warna. Perbanyak si Kecil melihat objek-objek baru dan bantu ia mengucapkan setiap objek tersebut. Ajaklah si Kecil untuk bernyanyi dan bercanda. Ikuti ekspresi wajahnya dan setiap kata yang ia coba sampaikan.

Berikan si Kecil mainan yang memiliki tekstur empuk dan halus. Pastikan semua sisinya tidak memiliki sudut yang lancip. Selain itu jauhkan benda yang berbahaya dan memiliki risiko tertelan misalnya bedak bayi. Pantau terus selama si Kecil bereksplorasi dengan keadaan di sekitarnya.

Usia 4 bulan ini si Kecil akan semakin aktif bergerak seperti berguling-guling. Sehingga pastikan untuk menempatkan si Kecil di tempat yang aman supaya si Kecil tidak menggelinding jatuh. Ibu bisa menaruh si Kecil di dalam box atau membatasi tempat tidurnya dengan tumpukan bantal atau guling. Pastikan kondisi di sekitar si Kecil aman, jauhkan benda-benda yang berbahaya jika ditelan, pastikan semua lemari dikunci. Sebaiknya jangan meninggalkan si Kecil sendirian tanpa pengawasan.

Tidak perlu terlampau khawatir jika si Kecil belum memberikan perkembangan motorik seperti yang telah disebutkan di atas. Tetaplah berusaha untuk mengingkatkan kemampuan motoriknya, berikan si Kecil sentuhan kasih sayang dan suara-suara yang menenangkan. Apresiasi setiap perkembangan yang dilalui si Kecil. Tidak semua perilaku di atas terjadi pada setiap bayi. Namun, jika dirasa si Kecil tertinggal dari kemampuan rata-rata bayi usia 4 bulan, ada baiknya berkonsultasi ke tenaga medis profesional untuk mencari solusinya.