Share Like
Simpan

Kehamilan adalah salah satu yang didambakan oleh setiap Ibu. Ibu pasti akan menjaga kondisi tubuhnya agar janin di dalam kandungan bisa tumbuh dan berkembang dengan baik dan sempurna.

Untuk itu segala cara pun dilakukan Ibu agar bayi tetap sehat yakni dengan memperbanyak mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi. Namun bila hal itu tidak dilakukan Ibu maka akan terjadi pada kehamilan dan hal ini tentu dapat mengganggu aktivitas Ibu sehari-hari, salah satunya adalah sembelit atau konstipasi. Sembelit saat hamil dapat terjadi karena adanya perubahan hormon selama masa kehamilan dan tentunya hal ini dapat mempengaruhi organ dalam tubuh, termasuk proses pencernaan yang cenderung melambat. Hal ini juga dapat disebabkan karena pemberian suplemen zat besi dosis tinggi semasa hamil.

Masalah sembelit sebenarnya tidak terlalu berbahaya bagi ibu hamil selama itu wajar. Hanya saja, Ibu akan akan mengalami perut kembung akibat kotoran yang belum keluar, sehingga menyebabkan Ibu merasa tidak nyaman. Kondisi rahim yang sedang besar umumnya tambah membuat Ibu merasa ’begah’.

Sembelit ringan biasanya akan hilang dengan sendirinya selama pola makan Ibu cukup baik, apalagi kalau penyebabnya karena hormonal. Setelah Ibu melahirkan, hormon akan kembali normal serta tak ada lagi pembesaran rahim, biasanya Ibu tak lagi mengalami sembelit.

Sepanjang tak ada gejala penyakit lainnya, terutama yang berkenaan dengan pencernaan, maka konstipasi pada kehamilan tak perlu dikhawatirkan. Sembelit selama kehamilan juga bisa dicegah dan diatasi, antara lain dengan cara berikut:

Mengkonsumsi serat setiap hari
Konsumsi serat setiap hari akan membantu memperlancar sistem pencernaan. Makanan alami yang kaya akan serat, seperti sayur-sayuran dan buah-buahan yang mengandung banyak air sekira 25-30 gram sehari adalah pilihan yang tepat untuk Ibu selama kehamilan.
Makanan berserat umumnya mengandung senyawa prebiotik (makanan untuk bakteri baik) yang dapat membantu mencegah sembelit. Bakteri baik ikut berperan dalam mengatur kepadatan tinja agar tidak keras. Contoh buah dan sayuran yang banyak mengandung serat alami adalah pepaya, brokoli kembang kol, sayur bayam dan kacang-kacangan dan produk olahan kedelai. Selain itu, Ibu pun dapat mengkonsumsi susu yang mengandung tinggi serat.

Banyak minum air putih
Ibu yang sedang hamil disarankan meminum air putih paling sedikit delapan gelas setiap hari. Perlu diingat bahwa saat hamil, tubuh menyerap banyak air, sehingga konsumsi air harus cukup agar Ibu tak mengalami kekurangan cairan. Selain itu, kecukupan air juga membantu memperlunak tinja sehingga mudah dikeluarkan. Selain air putih, cairan juga bisa diperoleh dari makanan berkuah maupun jus.

Melakukan gerak fisik / berolahraga
Melakukan aktifitas fisik yang menyehatkan pada Ibu hamil dapat membantu mengatasi sembelit. Pilihlah olahraga yang ringan dan tidak membahayakan Ibu beserta janin di dalam kandungan. Untuk pilihan olahraga yang aman bagi bumil, sebaiknya Ibu memilih jalan kaki atau jalan ringan di atas treadmill.
Dengan berolahraga dan beratifitas fisik, akan membuat tubuh menjadi lebih segar dan juga sehat. Selain itu, senam kegel juga dapat dilakukan untuk memperkuat otot dasar panggul dan membantu mempermudah pengeluaran tinja juga mempersiapkan Ibu dalam menghadapi persalinan kelak.

Batasi konsumsi suplemen zat besi
Tentunya ini berlaku bagi Ibu hamil yang memang sudah tercukupi kebutuhan zat besinya. Sebaiknya Ibu mengkonsumsi suplemen vitamin C yang dapat membantu meringankan gejala sembelit. Untuk memilih suplemen yang aman, sebaiknya Ibu berkonsultasi dengan dokter.

Jangan minum obat pencahar
Bila cara-cara di atas sudah Ibu lakukan tapi belum berhasil, sangat tidak dianjurkan untuk meminum obat pencahar tanpa berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter. Karena mengonsumsi obat-obatan secara sembarangan justru sangat berbahaya bagi Ibu dan janin. Karena itu, sebaiknya Ibu konsultasikan dengan dokter mengenai penanganan yang tepat ketika gejala sembelit dirasa semakin mengganggu.

Semoga tips ini bisa bermanfaat dan membantu Ibu dalam mencegah dan mengatasi sembelit ya. Salam hangat.