Whatsapp Share Like Simpan

Oat merupakan makanan yang terbuat dari gandum utuh, kaya nutrisi, dan memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Hal ini membuatnya sangat disarankan untuk dikonsumsi, terutama bagi penderita diabetes dan yang sedang menjalani diet. Namun, bolehkah memberikan oat untuk bayi sebagai bahan MPASI? Sebelum memutuskan untuk menyuapi buah hati dengan oat, Ibu sebaiknya baca dulu penjelasannya berikut ini:

Oat untuk MPASI Bayi

Setelah berusia 6 bulan, bayi sudah boleh mengonsumsi makanan padat pertamanya. Selain aneka buah-buahan, oat juga bisa menjadi opsi yang tepat untuk diberikan pada bayi berkat banyaknya nutrisi yang terkandung di dalamnya. Nutrisi tersebut antara lain:

  • Protein
  • Karbohidrat
  • Lemak
  • Vitamin B1, B2, B3, B5, dan B9
  • Kalsium
  • Magnesium
  • Folat
  • Fosfor
  • Mangan
  • Kalium
  • Zat besi
  • Serat
  • Antioksidan

Sebagian besar karbohidrat yang ada di dalam oat terbuat dari pati atau tepung halus. Sedangkan kandungan seratnya bernama beta-glucan yang berperan dalam menurunkan kadar gula, insulin di dalam darah, dan kolesterol jahat. Untuk kandungan antioksidan, fungsinya adalah untuk menjaga kesehatan jantung.

Memberikan oat untuk bayi tentu harus memperhatikan cara memasak dan menyajikannya. Teksturnya yang agak kasar masih akan sulit untuk dikunyah bayi yang belum memiliki banyak gigi. Berikut langkah-langkah yang bisa Ibu lakukan untuk membuat MPASI bubur oatmeal:

  1. Masak oatmeal dengan air atau kaldu selama 10-15 menit atau sesuai dengan anjuran yang tertera pada label kemasan.
  2. Sesuaikan tekstur dan konsistensi oatmeal dengan menambahkan lebih banyak air.
  3. Tambahkan pelengkap, berupa sumber protein dan sayuran, atau potongan buah-buahan.
  4. Blender hingga halus, lalu tuang ke dalam wadah.
  5. Sajikan dalam keadaan hangat.

 

Artikel Sejenis

Baca juga: 10 Makanan Bergizi (Superfood) untuk Tumbuh Kembang Bayi

Ragam Manfaat Oat untuk Bayi

Dari banyaknya kandungan nutrisi yang terkandung di dalamnya, oat akan memberikan berbagai manfaat berupa:   

  • Memperkuat sistem imunitas tubuh. Jenis karbohidrat yang bernama beta-glucan berfungsi untuk merangsang tubuh agar menghasilkan lebih banyak sel imun. Ini artinya mengonsumsi bubur oatmeal akan bermanfaat dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh supaya bayi lebih kuat dalam menangkal serangan penyakit dan tubuhnya pun jadi lebih sehat.
  • Mengurangi peradangan. Di dalam oat terkandung senyawa yang bernama avenanthramides yang mampu mengurangi peradangan akibat terjadi luka atau infeksi. Bagi bayi yang mempunyai penyakit autoimun atau mengalami luka atau infeksi, sebaiknya segera berikan ia MPASI oatmeal. Dengan begitu, bayi pun akan lebih cepat sembuh tanpa perlu diberi obat-obatan.
  • Meringankan gejala konstipasi. Dikarenakan tinggi akan kandungan serat, oat akan membantu meredakan gejala konstipasi yang sering dialami oleh bayi yang sedang memulai mengonsumsi makanan padat. Memberikan bubur oat untuk bayi akan memperlancar sistem pencernaan dan membuat bayi lebih mudah untuk buang air besar.
  • Ramah bagi lambung. Oatmeal adalah jenis makanan yang ringan bagi lambung, sehingga disarankan untuk diberikan pada bayi yang menderita penyakit gastroesophageal reflux (GERD).
  • Mengoptimalkan fungsi otak. Menurut sebuah penelitian, mengonsumsi oat secara rutin mampu mengoptimalkan fungsi otak hingga 20% ketika melakukan aktivitas yang membutuhkan daya ingat dan konsentrasi. Manfaat tersebut mungkin disebabkan oat yang bisa menjadi sumber energi otak yang mampu bertahan lebih lama dibandingkan dengan makanan lainnya.
  • Mendukung pertumbuhan tulang. Mengandung kalsium yang cukup tinggi, memberikan oat untuk bayi pun akan bermanfaat untuk mendukung pertumbuhan tulangnya. Terlebih di usia ini, pertumbuhan tulang bayi sedang berlangsung dengan cepat, sehingga bayi akan lebih cepat tinggi. Di samping untuk pertumbuhan tulang, kalsium juga bermanfaat untuk mempercepat proses penyembuhan jika bayi mengalami patah tulang.
  • Mempercepat pertumbuhan gigi. Kalsium tidak hanya baik untuk tulang, tapi juga gigi. Bayi yang sedang dalam fase tumbuh gigi akan sangat terbantu jika mendapatkan cukup asupan kalsium. Pertumbuhan gigi jadi lebih cepat dan kuat, sehingga akan sangat mendukung bayi untuk mengunyah MPASI-nya.
  • Sumber antioksidan. Oat merupakan sumber antioksidan yang baik untuk dikonsumsi oleh bayi, karena berperan penting untuk menangkal serangan radikal bebas yang bisa mengganggu fungsi sistem tubuh. Akibatnya, tubuh pun jadi lebih mudah terserang berbagai jenis penyakit.
  • Mengurangi risiko penyakit asma. Riwayat keluarga yang memiliki penyakit asma akan membuat bayi juga berisiko mengalami penyakit yang sama. Jika bayi menderita asma dan kambuh, maka ia bisa mengalami sesak napas. Kondisi ini bisa terjadi akibat adanya penumpukan cairan yang disertai dengan membengkaknya dinding saluran napas, sehingga akan menghambat jalur sirkulasi udara. Untuk mengurangi risiko tersebut, Ibu disarankan untuk memberikan oat pada bayi karena fungsinya yang mampu memperkuat daya tahan tubuh dan mencegah kambuhnya serangan asma.
  • Menyehatkan pembuluh darah dan jantung. Kandungan oatmeal yang bernama avenanthramides berperan penting dalam menjaga kesehatan organ jantung dan pembuluh darah. Hal ini akan memperkecil risiko bayi terkena penyakit yang berkaitan dengan jantung, seperti stroke, jantung koroner, peripheral artery disease (PAD), dan trombosis. Zat tersebut juga akan berperan dalam produksi molekul yang berfungsi untuk mencegah pengerasan pada pembuluh arteri, sehingga akan mencegah bayi menderita penyakit stenosis dan aterosklerosis.
  • Mencegah anemia. Oat untuk bayi juga mampu mencegahnya mengalami anemia, berkat adanya kandungan asam folat dan zat besi di dalamnya. Keduanya merupakan zat pembentuk hemoglobin dalam darah yang bertugas untuk mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh, sehingga kadar sel darah merah di dalam tubuh akan tercukupi dengan baik. Bayi yang terserang anemia secara kronis akan menyebabkan terjadinya gangguan tumbuh kembang dan perkembangan otak yang terhambat.

 

Berbeda dengan jenis gandum lainnya, gandum yang membentuk oat cenderung lebih aman dan tidak berisiko menyebabkan alergi pada bayi. Hal ini akan membuat para Ibu bisa memberikan oat untuk bayi tanpa perlu khawatir ia mengalami alergi. Untuk MPASI bubur oatmeal, jangan lupa untuk menghidangkannya secara bervariasi agar kebutuhan nutrisi bayi tercukupi dengan baik.

Ingin berkonsultasi seputar tumbuh kembang bayi? Kunjungi saja laman Tanya Pakar, Bu. Para ahli di sana akan menjawab semua pertanyaan Ibu secara langsung. Untuk bisa menggunakan fitur tersebut, pastikan Ibu sudah registrasi terlebih dulu, ya.


Sumber:

Theasianparent

Hamil.co.id