Whatsapp Share Like
Simpan

Apa kabar buah hati, Bu? Semoga selalu sehat dan kebutuhan nutrisi bayi terus tercukupi, ya. Bicara soal nutrisi, saya sudah membiasakan bayi saya mengonsumsi makanan kaya serat sejak dini, Bu. Selain membantunya kenyang lebih lama, serat memiliki banyak manfaat bagi bayi. Oleh karena itu, yuk kenali beberapa contoh jenis makanan kaya serat untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya yang bisa Ibu sajikan dengan mudah.

1. Alpukat

Ingin memberikan menu yang mudah disajikan untuk bayi? Alpukat bisa menjadi salah satu alternatifnya, Bu! Buah satu ini mengandung 2 gram serat dan juga lemak baik yang mampu menurunkan tingkat kolesterol dan mengurangi risiko penyakit jantung. Seperti paket komplit manfaat ya, kalau mengonsumsi buah satu ini. Alpukat bisa langsung dimakan atau diolah bersama bahan makanan lainnya, Bu. Kreasikan agar bayi tidak mudah bosan, ya.

2. Roti Gandum

Gandum merupakan makanan kaya serat yang cukup tinggi, Bu. Agar manfaatnya semakin maksimal, pilihlah roti yang terbuat dari gandum utuh (whole wheat bread) karena memiliki kandungan serat lebih tinggi. Ibu dapat menggunakan roti gandum untuk membuat snack seperti puding roti yang sehat. Namun, sebelum memberikan makanan bergandum, sebaiknya cari tahu terlebih dulu apakah bayi memiliki penyakit Celiac atau tidak ya, Bu. Supaya pemenuhan gizi bayi tidak mengganggu kesehatannya.

3. Apel

Tahukah Ibu, kalau sebiji apel yang dimakan dengan kulitnya mengandung 3,6-4,4 gram dari sekitar 10 gram serat yang dibutuhkan bayi? Jadi, mulai hilangkan kebiasaan untuk mengupas kulit apel sebelum dimakan yuk, Bu! Berikan apel dalam potongan-potongan kecil agar lebih mudah digenggam. Agar lebih aman dikonsumsi, sebaiknya cuci bersih terlebih dahulu apel sebelum disajikan kepada bayi, ya.

4. Brokoli

Sayuran hijau ini tak hanya mencegah pertumbuhan kanker di tubuh, tapi juga termasuk makanan kaya serat. Dalam semangkuk brokoli, bayi dapat memperoleh 5,1 gram serat lho, Bu! Brokoli juga dapat memenuhi kebutuhan kalsium yang diperlukan untuk pertumbuhan gigi dan tulangnya. Dalam satu sayuran, bayi pun mendapatkan banyak manfaat untuk tubuhnya.

Artikel Sejenis

5. Oatmeal

Tak heran kalau jenis makanan satu ini disebut-sebut sebagai salah satu makanan kaya serat yang tersehat di dunia ya, Bu. Oat mengandung jenis serat spesial bernama beta glucan yang kaya manfaat. Salah satunya adalah untuk meningkatkan sistem imun tubuh. Bermanfaat sekali untuk menjaga kesehatan bayi, ya! Supaya ia tidak mudah bosan, buatlah sajian oat yang lebih menarik dengan berbagai menu kreasi unik, Bu.

6. Pisang

Makanan yang sering dijadikan pilihan MPASI ini ternyata kaya serat juga lho, Bu. Dalam sebuah pisang berukuran sedang, terdapat sekitar 3,1 gram serat yang dapat diserap tubuh. Pisang juga kaya akan kalium, Vitamin B6 dan Vitamin C yang dapat memenuhi kebutuhan nutrisi bayi.

7. Almond

Sama seperti pisang, almond juga mengandung sekitar 3 gram serat. Tak hanya itu, kandungan kalori, lemak baik dan Protein yang cukup tinggi dalam almond juga bisa membuat bayi merasa kenyang lebih lama. Selain memenuhi kebutuhan gizi bayi, rasanya yang gurih juga bisa memperkaya pengalaman bayi soal rasa makanan. Jadi, menu camilannya pun bisa lebih bervariasi.

Manfaat Serat

Apa saja sih manfaat dari serat tersebut sehingga harus sering dikonsumsi sejak bayi? Ini dia, Bu, beberapa manfaatnya:

  • Mencegah obesitas. Serat membuat perut lebih cepat kenyang dengan frekuensi yang lebih lama. Tak hanya itu, makanan kaya serat juga umumnya mengandung kalori lebih rendah. Dengan begitu, serat dapat membantu bayi memiliki berat badan yang cenderung normal, sehingga terhindar dari obesitas.
  • Menurunkan kadar kolesterol. Jenis serat larut air berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah. Serat tersebut akan mengikat kolesterol di dalam sistem pencernaan, sehingga tidak sempat diserap tubuh tapi langsung dikeluarkan tubuh melalui feses.
  • Melancarkan pencernaan. Banyak bayi yang mengalami konstipasi di awal fase MPASI. Untuk itu ia akan membutuhkan serat yang ampuh dalam melancarkan pencernaan. Ini karena serat menyerap air, sehingga membuat feses menjadi lebih lunak dan mudah dikeluarkan melalui anus.
  • Mengontrol kadar gula darah. Jenis serat yang larut air juga membantu mengontrol kadar gula darah yang artinya dapat menurunkan risiko terserang diabetes mellitus tipe 2.

Nah, sudah berapa banyak jenis makanan kaya serat di atas yang termasuk dalam menu harian untuk memenuhi gizi bayi Ibu? Ayo, cukupi kebutuhan seratnya untuk usus yang lebih sehat! Selamat menyiapkan menu sehat dan lezat bagi bayi ya, Bu!

Jika Ibu masih memiliki pertanyaan lainnya seputar nutrisi dan tumbuh kembang anak, tanyakan saja di laman Tanya Pakar, Bu. Di sana ada para ahli yang akan membantu menjawab pertanyaan Ibu. Namun pastikan Ibu sudah registrasi terlebih dulu untuk bisa menggunakan fitur tersebut, ya.

Sumber:

hellosehat.com