Whatsapp Share Like Simpan

Setiap Ibu pasti ingin melihat anaknya tumbuh dengan sehat, kuat, pintar, dan tinggi. Namun sayangnya banyak faktor yang bisa membuat tubuh si kecil rentan terkena penyakit, mulai dari faktor kebiasaan, lingkungan, dan munculnya virus seperti covid 19 yang membuat banyak orang tua khawatir. Untuk itu, Ibu perlu mengetahui cara meningkatkan daya tahan tubuh si kecil supaya terhindar dari risiko berbagai penyakit. Hal ini penting Ibu lakukan karena sistem imun atau kekebalan tubuh anak masih rentan dibandingkan orang dewasa, sehingga tubuhnya bisa lebih mudah terserang virus, bakteri, atau kuman penyebab penyakit. 

Normalnya, sistem imun dapat bekerja dengan optimal untuk melawan virus, bakteri, atau kuman dalam tubuh. Namun, ada kalanya sistem imun sedang dalam kondisi lemah, sehingga tubuh si kecil pun lebih mudah sakit. Agar tubuhnya kebal terhadap penyakit, Ibu bisa melakukan cara meningkatkan daya tahan tubuh si kecil sebagai berikut:

1. Menjaga asupan nutrisi anak

Ibu pasti sering mendengar anjuran untuk memenuhi asupan nutrisi anak, mulai dari sejak lahir hingga masa pertumbuhannya. Cara meningkatkan daya tahan tubuh ini wajib Ibu biasakan dalam rutinitas sehari-hari. Sebab, sel-sel dalam tubuh membutuhkan nutrisi yang seimbang agar bisa menjalankan fungsinya masing-masing. Nutrisi seimbang ini meliputi pemberian zat makro dan zat mikro dalam setiap makanan yang dikonsumsi si kecil. Zat makro meliputi protein, karbohidrat, lemak. Sementara, zat mikro meliputi berbagai vitamin dan mineral. Cara meningkatkan daya tahan tubuh dengan menjaga keseimbangan nutrisi penting dilakukan agar tubuh bisa membentuk antibodi untuk melawan infeksi berbagai penyakit dari virus, bakteri, atau kuman. Salah satu nutrisi yang bisa membentuk antibodi dalam tubuh adalah protein yang bisa Ibu dapatkan dalam susu, telur, ikan, daging merah, daging putih, dan kacang-kacangan serta hasil olahnya. 

2. Menjaga kebersihan makanan dan lingkungan

Selain menjaga asupan nutrisi, cara meningkatkan daya tahan tubuh anak selanjutnya yaitu menjaga kebersihan makanan dan lingkungan. Seperti yang Ibu ketahui, kuman dan bakteri sangat mudah bersarang di makanan atau lingkungan kotor, sehingga bisa meningkatkan risiko anak terserang penyakit, apalagi jika daya tahan tubuhnya sedang lemah. Pastikan untuk selalu mencuci bersih bahan makanan dan alat makan yang digunakan si kecil. Selain itu, ajarkan si kecil untuk menjaga kebersihan dirinya sendiri sebagai cara meningkatkan daya tahan tubuh dengan rutin mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, setelah buang air, maupun setelah dari luar rumah. Saat ia terjatuh dan terluka juga harus segera dibersihkan dengan air dan antiseptik ya, Bu, agar terhindar dari kuman yang bisa masuk dari lukanya. 

3. Pastikan anak mendapat istirahat yang cukup

Bu, apakah jam tidur si kecil sudah cukup? Hati-hati, jika terlalu lelah dan capek, daya tahan tubuhnya bisa menurun lho. Tidur yang cukup bisa menjaga metabolisme tubuh lebih stabil. Maka dari itu, cara meningkatkan daya tahan tubuh anak bisa dengan menjaga pola tidurnya dengan benar dan memantau aktivitas hariannya supaya tidak terlalu kelelahan. Melansir dari CNN Indonesia, penelitian menunjukkan bahwa bayi dan anak-anak usia prasekolah masih membutuhkan tidur siang sebagai cara meningkatkan daya tahan tubuhnya agar lebih optimal. Dalam penelitian itu dijelaskan pula bahwa bayi memerlukan waktu tidur hingga 16 jam sehari, balita sekitar 11 hingga 14 jam sehari, dan anak-anak prasekolah membutuhkan waktu tidur selama 10 hingga 13 jam sehari. 

Artikel Sejenis

4. Ajak anak lebih aktif

Cara meningkatkan daya tahan tubuh anak selanjutnya yaitu dengan mengajak si kecil lebih aktif melakukan aktivitas fisik, baik di dalam maupun luar rumah. Aktivitas fisik ini cukup beragam lho, Bu, seperti berlari di pagi hari, bermain sepeda, bola, renang, atau olahraga lainnya. Aktivitas fisik juga bisa berupa permainan seru yang membuat si kecil bergerak lebih sering. Saat tubuh bergerak, maka sel darah putih dapat bekerja lebih maksimal dalam memerangi kuman dan virus penyebab penyakit. Selain itu tubuh juga akan mengeluarkan keringat yang dapat membuang racun-racun berbahaya yang ada di dalam tubuh. Cara meningkatkan daya tahan tubuh ini bisa Ibu lakukan secara rutin tiga kali dalam seminggu atau saat akhir pekan. Tidak perlu melakukannya setiap hari karena bisa membuat si kecil jadi lebih cepat lelah. 

5. Biasakan berjemur di pagi hari

Selain aktif melakukan aktivitas fisik, berjemur di pagi hari juga bisa menjadi cara meningkatkan daya tahan tubuh anak lho, Bu. Sebab, sinar matahari pagi mengandung vitamin D yang sangat baik untuk membantu menjaga kesehatan anak. Paparan sinar matahari akan meningkatkan pertumbuhan sel darah putih di dalam tubuh. Sel ini berfungsi untuk meningkatkan sistem imun agar bisa menangkal serangan virus, bakteri, dan kuman penyebab penyakit. Namun, berjemur juga harus sesuai waktu yang tepat ya Bu, jangan menjemur si kecil di siang hari saat matahari sedang terik-teriknya. Lebih baik menjemur si kecil sekitar jam 08.00 hingga 09.00 pagi dengan durasi sekitar 15 hingga 20 menit. Cara meningkatkan daya tahan tubuh ini bisa Ibu lakukan setiap pagi atau di akhir pekan. Supaya si kecil tidak bosan saat berjemur, Ibu bisa menemaninya sambil bercerita atau memberikannya mainan. Hindari memainkan gadget saat sedang berjemur ya! 

6. Rutin mengonsumsi buah dan sayur

Seperti yang sudah dijelaskan, asupan nutrisi berperan penting sebagai cara meningkatkan daya tahan tubuh anak. Nutrisi ini termasuk buah dan sayur yang kaya akan vitamin serta mineral. Daripada menyediakan camilan tidak sehat, sebaiknya Ibu menyediakan buah dan sayur sebagai camilan bergizi yang bisa dikonsumsi oleh si kecil. Pemberian camilan juga penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh karena anak-anak masih membutuhkan asupan nutrisi tambahan selain dari makanan utama. Buah dan sayur juga bisa berfungsi untuk detoksifikasi tubuh dari toksin atau racun berlebih dalam tubuh. Jika si kecil tidak suka sayur, cobalah kreasikan dengan bahan masakan lain yang disukai si kecil. Ibu juga bisa mengolah sayur menjadi smoothie yang menyegarkan. 

Asupan Nutrisi untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Anak

Seperti yang Ibu ketahui, memenuhi asupan nutrisi yang seimbang bisa menjadi cara meningkatkan daya tahan tubuh anak lebih optimal. Nah, dari sekian banyak nutrisi yang dibutuhkan si kecil, di bawah ini ada beberapa nutrisi penting untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya:

Cara meningkatkan daya tahan tubuh anak dengan memenuhi kebutuhan protein setiap harinya. Protein memiliki fungsi khas yang tidak dapat digantikan oleh zat gizi lain, yaitu membangun dan memelihara sel-sel dan jaringan tubuh. Kehadiran protein sangat dibutuhkan oleh tubuh karena nantinya akan dipecah menjadi asam amino, terutama 9 asam amino esensial atau 9AAE. Kehadiran 9 asam amino esensial (9AAE) sangat penting karena bisa membentuk antibodi dalam tubuh untuk melawan berbagai infeksi penyakit dari virus, kuman, dan bakteri. 9 asam amino esensial (9AAE) ini tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh sehingga memerlukan bantuan dari makanan sumber protein berkualitas, seperti susu, telur, ikan, daging merah, daging putih, dan kacang-kacangan serta hasil olahannya. Perlu diketahui bahwa protein hewani adalah jenis protein yang paling penting dan dibutuhkan oleh tubuh dibandingkan protein nabati. Ini karena protein nabati, seperti kacang-kacangan, sayuran dan buah memiliki asam amino pembatas yang menyebabkan asam amino lainnya tidak terserap dengan baik oleh tubuh. 

Tahukah Bu, bahwa kebutuhan 9AAE juga harus terpenuhi dalam 9 jenis yang lengkap dan jumlah yang tepat agar daya tahan tubuh anak meningkat serta tumbuh kembangnya pun lebih optimal. 9 jenis asam amino esensial ini meliputi leusin, isoleusin, valin, triptofan, fenilalanin, metionin, treonin, lisin, dan histidin. Jika kekurangan satu jenis asam amino esensial, maka akan mengurangi fungsi optimal yang dibutuhkan oleh tubuh anak. Hal ini dibuktikan juga dalam sebuah penelitian di National Center for Biotechnology Information yang menjelaskan bahwa kekurangan satu jenis 9 asam amino esensial (9AAE), maka akan menurunkan kinerja hormon pertumbuhan (IGF-1) sebesar 34 persen. Sementara, kekurangan semua jenis 9 asam amino esensial (9AAE) akan menurunkan hormon pertumbuhan (IGF-1) sebesar 50 persen.

Baca juga: Manfaat Asam Amino Untuk Pertumbuhan Anak

  • Omega 3

Minyak ikan adalah salah satu zat gizi kaya asam lemak yang baik untuk kesehatan dan bisa menjadi cara meningkatkan daya tahan tubuh anak. Sebab, minyak ikan mengandung sekitar 25 persen asam lemak jenuh dan 75 persen asam lemak tidak jenuh yang berperan untuk membantu proses tumbuh kembang anak, meningkatkan fungsi otak, meningkatkan daya tahan tubuh, dan membantu menjaga kesehatan organ tubuh lainnya. Minyak ikan mengandung DHA dan EPA, yang gabungan keduanya dikenal sebagai omega-3. Cara meningkatkan daya tahan tubuh anak dengan omega 3 bisa Ibu dapatkan dari ikan laut, seperti salmon, tuna, kod, makarel, sarden, dan lainnya.

  • Vitamin C

Cara meningkatkan daya tahan tubuh juga bisa dengan mengonsumsi vitamin C sesuai takaran yang tepat ya, Bu. Dengan mengonsumsi vitamin C, maka kerja sel darah putih dapat meningkat, mengurangi kerusakan jaringan dan sel, serta mengurangi perkembangbiakan virus dalam tubuh. Keluhan seperti sakit flu dan batuk bisa dicegah dengan mengonsumsi vitamin C yang tepat dan rutin setiap hari. Selain itu, vitamin C juga bisa memberikan energi bagi tubuh agar tidak mudah lelah saat melakukan aktivitas yang berat. Vitamin C banyak terkandung dalam buah dan sayur, seperti jeruk, jambu, mangga, bayam, kangkung, brokoli, tomat, stroberi, dan pepaya.

  • Vitamin E

Selain vitamin C, vitamin E juga bisa jadi cara meningkatkan daya tahan tubuh anak lho, Bu. Ini karena vitamin E merupakan antioksidan yang dapat menjaga kinerja sistem imun sehingga daya tahan tubuh akan lebih kuat untuk melawan kuman penyebab penyakit. Sumber makanan vitamin E antara lain ikan salmon, udang, bayam, brokoli, kiwi, alpukat, dan kacang-kacangan.

  • Zinc

Zinc diperlukan oleh tubuh agar sel darah putih berfungsi dengan baik. Sel darah putih merupakan komponen utama dalam sistem imun yang berfungsi untuk melawan serangan kuman penyebab infeksi penyakit. Ibu bisa mendapat manfaat zinc dari sumber makanan hewani seperti ikan, daging, telur, susu, serta kacang-kacangan.

  • Selenium

Selenium merupakan mineral yang bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh anak. Selenium terkandung di dalam makanan, seperti daging ayam, telur, nasi merah, susu, dan yogurt, pisang, dan bayam. 


Cara meningkatkan daya tahan tubuh anak bisa Ibu optimalkan dengan pemberian susu bubuk pertumbuhan seperti Frisian Flag PRIMAGRO AAE 1+ yang mengandung 9 asam amino esensial (9AAE) secara lengkap. Kandungan nutrisi di dalam susu bubuk pertumbuhan ini sudah ditingkatkan dari sebelumnya, untuk mendukung potensi tumbuh kembang optimal si kecil. Susu Frisian Flag PRIMAGRO AAE 1+ juga mengandung 9 nutrisi penting lainnya, seperti minyak ikan, omega 3, omega 6, zat besi, zinc, protein, kalsium, magnesium, vitamin D3 serta vitamin dan mineral lainnya untuk mendukung potensi si Kecil tumbuh pintar, kuat, dan tinggi. Hadir dengan 3 varian rasa, antara lain vanilla, madu dan cokelat yang pasti disukai si Kecil. Yuk, biasakan minum susu setiap hari untuk meningkatkan daya tahan tubuh!