Share Like
Simpan

 Ibu, menyusui ASI mungkin tidak akan jadi masalah dan berjalan dengan lancar. Hanya saja, tanpa kita sadari, tantangan demi tantangan seringkali muncul. Mulai dari bayi yang tiba-tiba rewel, dan mengantuk saat disusui, hingga bayi yang kembung saat selesai disusui.

Lalu langkah seperti apakah yang sebaiknya kita lakukan agar dapat menyusui si Kecil dengan baik? Mungkin beberapa tips berikut bisa dipertimbangkan;


MENGGENDONG
Walaupun tampaknya mudah, ternyata menggendong bayi ketika menyusui perlu diperhatikan caranya, Bu. Sebisa mungkin, posisi si Kecil saat sedang menyusui adalah; kepala dan badan bayi berada dalam satu garis lurus, dan dipeluk dekat dengan ibu. Kemudian, kepala dan punggung-nya pun perlu di topang dengan baik sehingga si Kecil mendekat ke payudara, serta hidungnya pun berhadapan dengan puting.
Jika sudah, kini tinggal bagaimana cara Ibu untuk bisa bersikap santai dan tenang agar si Kecil tidak rewel ketika menyusu.
Untuk lebih jelasnya, berikut adalah beberapa posisi menyusui yang menyediakan kenyamanan optimal untuk si Kecil dan Ibu, yuk lihat Bu:

 

PELEKATAN
Pelekatan bayi yang kurang tepat ketika menyusui bisa menghasilkan rasa nyeri serta kerusakan pada puting (puting lecet atau puting retak). Tak hanya itu, ASI yang diproduksi pun menjadi tidak bisa keluar dengan efektif. Akibatnya, si Kecil jadi tidak puas dan ingin menyusu lebih lama, atau yang paling ditakutkan, si Kecil frustasi dan menolak menyusu sehingga berat badannya tidak naik-naik.

Karena itu, ada baiknya perhatikan cara pelekatan yang tepat. Idealnya, saat menyusui, mulut si Kecil mencakup sebagian besar areola (bagian hitam sekitar puting) diatas bibirnya. Lalu, mulutnya pun terbuka lebar dengan bibir bawah terputar keluar dan dagunya menempel pada payudara Ibu.


SENDAWA
Ketika si Kecil menghisap air susu dari puting Ibu, terkadang udara akan ikut masuk dari sudut-sudut mulutnya ditambah dengan saluran pencernaannya yang belum teralalu sempurna, membuat si Kecil perlu bersendawa ketika selesai menyusu, agar gelembung udara yang membuatnya kembung bisa dikeluarkan dari saluran pencernaan.

Nah Bu, ternyata si Kecil bisa lebih cepat bersendawa jika diberikan usapan perlahan pada perutnya. Cara yang lazim digunakan adalah menggedong si Kecil secara tengkurap di bahu Anda, lalu tepuk punggungya perlahan. Cara lain yang bisa Ibu lakukan adalah dengan menaruh ibu jari di bagian perut dan punggung si Kecil lalu kemudian mengusap kedua bagian tersebut kearah leher untuk mendorong gelembung-gelembung gas tersebut keluar.


Nah, selain melakukan teknik-teknik ini, yang paling penting adalah menjaga dan memperhatikan asupan nutrisi yang Ibu konsumsi, karena dari sinilah kualitas ASI yang diterima si Kecil akan ditentukan. Tentunya, Ibu hanya ingin yang terbaik untuk si Kecil kan? Salam Hangat!