Share Like
Simpan

Kunjungan pertama untuk memeriksakan kehamilan mungkin akan memakan waktu lebih lama. Ibu tidak saja menjalani wawancara kesehatan dan pemeriksaan fisik, tetapi juga akan menjalani serangkaian pemeriksaan penunjang, seperti laboratorium dan pencitraan.

Riwayat kesehatan
Dokter akan menanyakan mengenai :
• Siklus menstruasi
• Pemakaian kontrasepsi
• Penyakit kronis atau kelainan genetik/cacat lahir dalam keluarga
• Kehamilan sebelumnya, apakah pernah mengalami keguguran atau menjalani aborsi
• Riwayat operasi
• Penyakit tertentu, seperti campak atau herpes
• Riwayat alergi
• Obat-obatan yang tengah Ibu konsumsi.

Pemeriksaan fisik
Terdiri dari :
• Pengukuran tanda-tanda vital, yaitu tekanan darah, nadi, laju pernafasan, dan suhu tubuh
• Pengukuran tinggi badan dan berat badan
• Pemeriksaan tiroid, jantung, paru-paru, ginjal, hati
• Pemeriksaan payudara
• Pemeriksaan panggul, termasuk pengukuran panggul dan rahim
• Pengambilan contoh air kemih dan darah untuk dikirim ke laboratorium (pemeriksan infeksi kandung kemih/saluran kemih/ginjal; Rh, hemoglobin, antibodi terhadap infeksi tertentu).

Perkiraan tanggal persalinan
Meskipun tidak selalu tepat tetapi memperkirakan tanggal persalinan merupakan bagian penting dari kunjungan pertama Ibu. Perkiraan tanggal persalinan dapat membantu dokter dalam memantau pertumbuhan bayi dan kemajuan kehamilan Ibu. Untuk mengetahui tanggal perkiraan persalinan, dokter biasanya akan menanyakan hari pertama menstruasi terakhir Ibu. Jika Ibu lupa tanggal hari pertama menstruasi terakhir, dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan ultrasonografi (USG) untuk mengetahui umur janin yang Ibu kandung, sehingga bisa memperkirakan tanggal persalinan.

Gaya hidup
Dokter mungkin akan membekali Ibu dengan berbagai hal mengenai gizi, olahraga, hubungan intim selama kehamilan, dan dampak buruk merokok dan alkohol.

Pemeriksaan penapisan untuk kelainan janin
Jika Ibu berusia lebih dari 35 tahun, pernah melahirkan bayi dengan kelainan bawaan pada kehamilan sebelumnya atau memiliki riwayat keluarga dengan kelainan genetik, dokter juga mungkin akan merekomendasikan untuk menjalani pemeriksaan USG, tes darah atau tes penapisan lainnya untuk mengetahui kelainan janin.