Share Like
Simpan

Rasanya senang sekali ya saat mendengar ada kerabat atau teman yang sedang menjalani masa kehamilan. Biasanya, saya akan dengan senang hati memberikan berbagai saran agar mereka lebih mudah dalam mempersiapkan kelahiran. Salah satunya adalah dengan menyarankan mereka untuk mengikuti kelas prenatal atau kelas ibu hamil.

Dulu, saya juga mengikuti kelas prenatal, Bu. Kelas ini sangat membantu saya mempersiapkan tubuh dan pikiran untuk menghadapi proses kehamilan, melahirkan, serta perawatan si Kecil dengan baik. Apabila fisik dan emosi saya terjaga, nantinya saya dapat saya merawat ia dengan optimal, khususnya di masa-masa awal kelahirannya.

Oh iya, kelas prenatal ini banyak jenisnya lho, Bu. Umumnya, kelas ini dapat dilakukan pada usia kehamilan lebih dari 12 minggu atau enam sampai delapan minggu terakhir sebelum melahirkan. Nah, ada baiknya jika Ibu mengenali lebih dalam tentang berbagai kelas prenatal sejak dini, yuk.

  • Kelas Khusus Calon Ibu

Ada kalanya saya mengikuti kelas prenatal seorang diri, baik karena suami sedang tak bisa menemani atau saya memang sedang tak ingin ditemani. Jika Ibu merasakan hal ini, sebaiknya ikutilah kelas khusus calon ibu. Di sini, Ibu dapat bertemu dan berbagi pengalaman dengan ibu hamil lainnya. Bahkan, kelas ini sering kali membahas berbagai topik khusus yang tak bisa dibahas di depan para calon ayah seperti cerita tentang

  • Kelas untuk Calon Ibu dan Ayah

Apabila Ibu lebih suka ditemani pasangan, ada baiknya untuk mengikuti kelas yang satu ini. Ibu dan suami akan dibantu untuk mempersiapkan kehamilan, proses persalinan, dan juga perawatan si Kecil. Selain itu, kelas ini juga dapat memberikan kesempatan bagi Ibu dan suami untuk mempraktikkan situasi saat persalinan, seperti teknik melahirkan, pernapasan, serta pemijatan. Jika kehamilan ini merupakan anak pertama, Ibu dan suami juga dapat memperoleh berbagai informasi bermanfaat agar tak panik saat proses melahirkan tiba, Bu.

Seperti kelas yoga pada umumnya, kelas ini juga memberikan informasi dan latihan seputar pernapasan dan relaksasi. Ibu dapat melatih diri untuk lebih rileks, serta menerapkan teknik bernapas yang baik selama proses persalinan. Baiknya lagi, prenatal yoga ini dapat dilakukan sejak kehamilan trimester pertama, lho. Setiap trimesternya memiliki teknik yoga yang berbeda. Umumnya, jika Ibu sudah memasuki trimester ketiga, pelatih yoga akan meminta pose yoga yang lebih aman dengan bantuan kursi atau dinding agar Ibu tak kehilangan keseimbangan.

  • Kelas Penyegaran

Apabila kelas sebelumnya diperuntukkan bagi calon orang tua baru, kelas satu ini ditujukan bagi Ibu yang akan melahirkan anak kedua dan seterusnya. Ibu dapat melakukan penyegaran kembali tentang pengetahuan yang sebelumnya telah dimiliki. Ibu juga bisa berbagi pengalaman seputar proses melahirkan sebelumnya, agar proses persalinan selanjutnya dapat dilalui dengan lebih mudah. Baiknya lagi, Ibu akan mendapatkan informasi terbaru seputar kehamilan, persalinan, dan perawatan bayi dalam kelas ini.

Sudah siapkah Ibu menyambut kelahiran si Kecil? Jika Ibu masih ragu mengenai jenis kelas prenatal yang akan diambil, tak ada salahnya untuk berdiskusi dulu dengan suami dan berkonsultasi pada dokter kandungan. Selamat mencoba!