Share Like
Simpan

Oleh Lanny Kuswandi,Bidan dengan pendalaman Clinical Hypnotherapist

Dalam perkembangan zaman yang selalu berubah, saat ini ada beberapa pergeseran makna bagi kaum wanita, dimana peran wanita untuk bidang pekerjaan di luar meningkat. Pergeseran makna ini perlu dipahami oleh lingkungan dalam keluarga yaitu suami, saudara, orangtua maupun mertua. Kegiatan rumah tangga menjadi kegiatan bersama, bukan hanya untuk kaum ibu saja. Terutama pada masa persiapan kehamilan, selama hamil, persiapan persalinan dan pada saat membesarkan anak2.

Perubahan tersebut diatas sering menimbulkan konflik dalam diri antara peran sebagai wanita dan peran sebagai ibu. Konflik ini sering menimbulkan stres yang berpengaruh pada keseimbangan hormonal dan gangguan pada peredaran darah yang berdampak buruk pada bayi dalam rahimnya. Bagaimana solusinya?

Hypno-birthing adalah salah satu solusi yang jitu untuk mengatasi masalah tersebut diatas. Hypno-birthing merupakan perkembangan dari hypnosis, yang sama sekali bukan magic seperti anggapan yang berkembang di masyarakat. Banyak orang yang tidak tahu bahwa hypnosis merupakan bagian dari Ilmu kedokteran dan bahkan yang menemukannya adalah seorang dokter yang bernama Dr. Frans Anton Mesmer berkebangsaan Austria. Sedangkan hypnosis adalah upaya pemberdayaan pikiran bawah sadar dengan mengistirahatkan pikiran sadar. Kini, pengertian hypnosis adalah santainya otak, yang dapat diperhatikan dari dominannya irama alfa 8-12 Hz pada EEG ( Elektro-Ensefalo-Grafi ).

Ibu hamil dan pasangannya yang mengikuti pelatihan hypnno-birthing berperan sebagai subyek aktif (sujet) sedangkan petugas kesehatan berperan sebagai fasilitator untuk memandu sujet mencapai keadaan alfa. Dan nantinya sujet dapat melakukannya sendiri (autohipnosis). Hypno-birthing berasal dari kata hypno (hypnos dari bahasa Yunani yang artinya tidur) dan birthing dari bahasa Inggris yaitu proses melahirkan. Hypno-birthing adalah science and art (ilmu pengetahuan dan ketrampilan) dengan bahasan secara ilmiah. Jadi, setiap ibu hamil dapat belajar dan berlatih agar trampil untuk meningkatkan ketenangan diri selama hamil dan pada saat melahirkan.

Kalau menilai pada saat bayi lahir sehat secara fisik, dengan hypno-birthing dapat membantu mempersiapkan kesehatan bayi secara mental dan spiritual. Dasar dari hypno-birthing adalah relaksasi yaitu upaya mengistirahatkan jiwa dan raga. Relaksasi dan hypno-birthing selama hamil sangat bermanfaat untuk janin yang berada dalam kandungan.

Kehamilan adalah suatu proses alami sebagai anugerah dari Sang Pencipta dan merupakan reaksi berantai yang sangat mengagumkan dan membentuk ikatan seumur hidup yang takkan terpisahkan. Dan sesungguhnya kehamilan dan proses persalinan adalah perjalanan spiritual yang indah antara ayahanda, ibunda dan buah hati tercinta sebagai titipan Tuhan. Pertemuan sel telur dan sperma, tumbuh dan berkembang dan berdiam di dalam “rahim” selama sembilan bulan, mengapa berdiam di dalam rahim ? tentu ada alasannya.

“Rahim” berasal dari bahasa Arab yang artinya adalah kasih. Mungkin ini adalah pesan utama untuk Ibu dan Ayah dari Sang Pencipta agar janin dalam kandungan selain diberikan nutrisi yang seimbang juga selalu diberi kasih dan sayang terutama dari kedua orang tuanya. Menurut Dr. Erwin Kusuma, psikiater anak dan remaja, bayi dalam kandungan yang sudah memiliki unsur jiwa perasaan selalu merekam rasa selama dalam kandungan, dan merupakan dasar dari perkembangan jiwanya.

Janin dalam kandungan sudah punya unsur jiwa perasaan, ketenangan dan kedamaian ini direkam dan dirasakan janin dan menjadi dasar dari kesehatan jiwanya (SQ = Spiritual Quotient). Seperti hukum Pak Tani, apa yang ditabur selama 9 bulan akan dituainya. Jadi hypno-birthing adalah upaya alami untuk menanamkan niat positif ke pikiran bawah sadar agar Ibu dapat menjalani kehamilan dengan sehat dan menghadapi persalinan dengan tenang, alami, nyaman dan lancar. Untuk mendapatkan proses melahirkan dengan alami, nyaman dan lancar, tentunya memerlukan persiapan secara holistik dan dilakukan sejak proses kehamilan.

Proses yang disiapkan secara menyeluruh yaitu body, mind and soul. Seperti yang sering dituturkan Dr. Erwin Kusuma, Psikiater Anak dan remaja dengan pendalaman Medical Hypnotherapist, pada hakekatnya manusia ibarat sebuah bio-komputer, batin sebagai programmer, pikiran bawah sadar sebagai disket dan fisik adalah hasil print out dari rekaman pikiran bawah sadarnya.

Proses persalinan yang sakit dikarenakan rekaman di pikiran bawah sadarnya di hampir semua orang, tapi dengan hypno-birthing rekaman ini bisa dinetralisir dan di-reprogramming menjadi proses melahirkan sebagai proses yang alami, nyaman dan lancar. Di dalam tubuh manusia sudah disiapkan endorphin (endogenik morphin) yaitu morphin alami yang bermanfaat untuk mengurangi bahkan menghilangkan rasa sakit, perlu diketahui salah satu syarat agar endorphin meningkat adalah dengan relaksasi.

Hypno-birthing bukanlah ilmu yang baru di Indonesia. Saya ingat pada saat kehamilan pertama saya 28 tahun yang lalu, Ibu saya mengajurkan untuk memakai peniti dan setiap ganti baju selalu menyebutkan kalimat positif yaitu: saya dan jabang bayi sehat dan selamat sambil memindahkan peniti tersebut ini adalah positive programming dan pada saat ketemu dengan orang yang cacat ketok meja 3 kali sambil menyebut amit-amit jabang bayi, ini adalah upaya untuk menghapus agar tidak terekam di pikiran bawah sadarnya.

Proses memindahkan peniti dan ketok meja ini adalah sarana secara konkrit agar niatnya menjadi kuat dan menjadi kenyataan. Tapi di zaman modern sarana tersebut tidak perlu lagi, yang harus diingat selalu memberikan kalimat-kalimat positif dan doa yang dilakukan dalam keadaan tenang dan bahagia sebagai afirmasi untuk diri ibu maupun bayinya. Di dalam pelatihan hypno-birthing juga berlatih visualisasi yaitu pasangan dilatih untuk bersama-sama membayangkan suasana yang bahagia pada saat kehadiran buah kasih yang kita cintai.

Dengan relaksasi dan hypno-birthing juga dapat meningkatkan komunikasi secara batin dengan janin yang berada didalam kandungan dan hal ini sudah dibuktikan dengan pemeriksaan USG 4 dimensi. Saat Ibunya bilang kepada janinnya “Angkat kaki kananmu nak, janinpun akan mengangkat kaki kanannya“. Bahkan ada seorang Ibu yang mencoba bicara dalam hati tanpa kata-kata “masukkan jempol tangan kananmu, nak,” janin pun langsung memasukkan jempol tangan kanannya.

Berikut adalah langkah-langkah untuk melakukan relaksasi dan hypno-birthing :

  1. Siapkan ruangan yang tenang dan penerangan yang remang-remang.
  2. Gunakan musik untuk relaksasi.
  3. Apabila suka, boleh menggunakan aromatherapy yang aman untuk Ibu Hamil.
  4. Relaksasikan otot, nafas dan pikiran.
  5. Apabila sudah rileks masukkan niat/sugesti positif
  6. Afirmasi juga untuk janin agar tumbuh dengan sehat jasmani dan rohani sampai kehamilan 9 bulan dan menghadapi proses persalinan yang alami, nyaman dan lancar.

Manfaat Relaksasi dan hypno-birthing

Untuk ibu :

  • Mengatasi reaksi-reaksi perubahan dari dalam pada trimester pertama saat kehamilan seperti mual, muntah dan pusing.
  • Meningkatkan hubungan batin antara suami, ibu hamil dan janinnya
  • Mengatasi prenatal anxiety (kecemasan selama kehamilan) dan meningkatkan ketenangan jiwa.
  • Menghadapi persalinan dengan tenang sehingga proses lebih lancar
  • Mempercepat masa prenatal recovery dan mencegah prenatal depression
  • Meningkatkan produksi ASI

Untuk Janin:

  • Getaran tenang & damai akan dirasakan oleh janin yang merupakan dasar dari perkembangan jiwa
  • Pertumbuhan janin lebih sehat karena keadaan tenang akan memberikan hormon-hormon yang seimbang ke janin lewat placenta.

Dan akhirnya saya ucapkan selamat berlatih dan dengan relaksasi dan hypno-birthing akan menghadirkan generasi yang sehat, cerdas dan kreatif (IQ, EQ dan SQ).
Seperti dalam sebuah kalimat “If You Want to Change the Next Generation Started from the Pregnant Women” ( Unknown Author ).