Share Like
Simpan

Tadi siang, saya sedang iseng browsing di Internet. Tak sengaja, saya menemukan forum para ibu yang sedang berbagi kisah seputar persiapan melahirkan. Membacanya membuat saya tersenyum. Banyak sekali cerita seru yang mereka alami!

Dari sekian banyak topik yang dibahas, ada satu topik yang menarik perhatian saya. Seorang ibu yang tengah hamil usia 5 bulan bercerita mengenai kekhawatirannya akan proses melahirkan. “Saya takut tidak siap dengan rasa sakitnya,” tulis ibu tersebut.

Dulu, saya juga takut sekali memikirkannya. Sedari remaja, saya sudah sering mendengar banyak cerita menyeramkan mengenai proses persalinan. Takut sakit, takut akan ada komplikasi, takut trauma… Banyak sekali hal yang syaa takuti, sampai akhirnya saya mendengar tentang metode gentle birth dari salah seorang teman.

Gentle birth merupakan proses persalinan alami yang sedang populer belakangan ini. Dari informasi yang saya temukan, metode ini meyakini bahwa pada dasarnya setiap ibu dapat melalui proses melahirkan dengan aman dan nyaman, sehingga bisa menikmati momen spesial tersebut dengan tenang.

Terdapat beberapa teknik persalinan yang tergolong ke dalam kategori gentle birth. Di antaranya ialah sebagai berikut:

1. Home Birth

Melahirkan di rumah merupakan salah satu teknik persalinan yang masuk sebagai metode gentle birth. Saat melahirkan, Ibu bisa melakukannya dengan atau tanpa bantuan tenaga medis.  Diyakini, para ibu akan merasa tenang apabila bisa melahirkan di rumah dengan suasana yang nyaman, ditemani para anggota keluarga.

2Water Birth

Ini merupakan teknik persalinan yang umumnya paling sering digunakan di antara teknik gentle birth lainnya. Dulu, saya melahirkan si Kecil melalui water birth. Setelah melewati pembukaan 6, Ibu akan masuk ke dalam kolam berisi air hangat. Atur posisi dengan rileks, agar Ibu bisa merasa nyaman.

Sedikit tips, banyaklah meminum air putih sebelum proses persalinan dimulai untuk menghindari dehidrasi. Tentunya, Ibu tidak ingin berada dalam kondisi tidak fit menjelang hadirnya si Kecil.

3Hypnobirthing

Apabila Ibu akrab dengan olahraga yoga, mungkin hypnobirthing bisa dipertimbangkan. Dimulai dari sebelum proses persalinan, Ibu akan dibimbing untuk meditasi dan berlatih pernapasan secara mendalam. Latihan ini membantu produksi hormon alami endorphin di dalam tubuh, yakni senyawa pereda rasa sakit. Tujuannya ialah untuk melatih menenangkan diri dan bersikap positif. Jadi, selama proses persalinan Ibu dapat menguasai diri dari rasa sakit dan fokus kepada kedatangan si Kecil.

 

Satu lagi, sebelum memutuskan untuk melakukan metode gentle birth, berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter. Pastikan bahwa kondisi Ibu dan janin memungkinkan untuk melakukan persalinan alami tersebut.  Hal ini dikarenakan, seperti persalinan pada umumnya, metode ini pun memerlukan proses persiapan secara matang. Dr. Gowri Montha, spesialis obstetri dan ginekologi asal Inggris menganjurkan pasien gentle birth rutin melakukan latihan pernapasan dan olahraga ringan jauh sebelum proses persalinan. Lakukan secara rutin, agar tubuh berada dalam keadaan yang sehat.

Selain itu, perhatikan asupan makanan Ibu selama proses kehamilan. Makanlah secara teratur, dengan nutrisi yang tepat. Di masa trimester kedua, Ibu membutuhkan banyak energi dan vitamin untuk mendukung tubuh Ibu dan janin. Perbanyak konsumsi makanan sehat seperti gandum dan buah-buahan yang dapat memberikan Ibu cukup nutrisi untuk menjalani masa trimester kedua dengan baik. Bila Ibu sehat, janin pun juga sehat!