Whatsapp Share Like Simpan

Apakah Ibu pernah mendengar tentang ciri-ciri hamil bayi perempuan yang bisa terlihat dari bentuk perut dan morning sickness? Ternyata anggapan tersebut belum tentu benar, bahkan bisa jadi hanyalah mitos belaka. Mitos dan fakta ciri-ciri hamil bayi perempuan atau laki-laki memang sering membuat sebagian besar Ibu hamil keliru. Nah, supaya Ibu bisa mengetahui perbedaan antara mitos dan fakta, simak penjelasannya dalam artikel ini, yuk!

Mitos dan Fakta Ciri-ciri Hamil Bayi Perempuan

Berikut adalah mitos dan fakta seputar ciri-ciri hamil bayi perempuan yang perlu Ibu ketahui:

  1. Lebih sering mengalami morning sickness

     Sebagian besar Ibu hamil pasti akan merasakan morning sickness, baik itu saat hamil bayi perempuan maupun bayi laki-laki. Namun, mitos menyebutkan bahwa ibu yang hamil bayi perempuan cenderung mengalami morning sickness yang lebih sering dibandingkan ibu hamil bayi laki-laki. Padahal, anggapan tersebut hanyalah mitos mengenai ciri-ciri hamil bayi perempuan karena frekuensi morning sickness tidak berpengaruh dengan jenis kelamin bayi di dalam kandungan.

    Faktanya, morning sickness tidak bisa menjadi satu-satunya tolak ukur kehamilan bayi perempuan atau laki-laki. Sebab, kondisi mual yang dialami oleh setiap Ibu hamil pasti berbeda. Ada pula Ibu yang hamil bayi laki-laki justru mengalami morning sickness atau mual lebih parah dibandingkan Ibu yang hamil bayi perempuan.

  2. Suasana hati mudah berubah

    Beberapa Ibu mungkin berpikir bahwa hamil bayi perempuan meningkatkan hormon estrogen, sehingga suasana hati mudah berubah. Faktanya, perubahan hormon selama kehamilan memang menyebabkan perubahan suasana hati pada Ibu hamil. Akan tetapi, perubahan suasana hati tidak ada kaitannya dengan jenis kelamin bayi di dalam kandungan. Itulah sebabnya, ciri-ciri hamil bayi perempuan menyebabkan suasana hati Ibu mudah berubah hanyalah mitos belaka.

    Artikel Sejenis

  3. Bentuk perut menonjol dan bulat sempurna

    Mitos seputar ciri-ciri hamil bayi perempuan selanjutnya yaitu mengenai bentuk perut Ibu. Banyak yang beranggapan bahwa Ibu yang hamil bayi perempuan dapat terlihat dari bentuk perut yang menonjol dan bulat sempurna.

    Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa anggapan tersebut hanyalah mitos karena tidak ada bukti ilmiah yang membahas kaitan antara bentuk perut Ibu hamil dengan jenis kelamin bayi. Bentuk perut Ibu akan berubah lebih besar jika ia hamil anak kembar.

  4. Ngidam makanan manis

    “Ibu yang hamil bayi perempuan pasti ngidam makanan manis.” Apakah Ibu sering mendengar kalimat tersebut? Ternyata anggapan ini tidak benar alias hanya mitos belaka ya, Bu.

    Faktanya, dalam dunia medis tidak ada penelitian yang menunjukkan ciri-ciri hamil bayi perempuan menyebabkan Ibu jadi ngidam makanan manis. Selama kehamilan, selera makan Ibu bisa berubah akibat faktor hormon yang memengaruhi indra pengecapnya.

  5. Warna urine kuning cerah

    Sebagian Ibu hamil meyakini bahwa ciri-ciri hamil bayi perempuan bisa terlihat dari urine yang berwarna kuning cerah. Faktanya, warna urine Ibu yang hamil bayi perempuan maupun bayi laki-laki akan bervariasi setiap harinya lho. Sebab, warna urine berkaitan dengan hidrasi, infeksi, vitamin, atau diet yang dilakukan Ibu hamil. Tidak ada kaitannya warna urine dengan jenis kelamin bayi di dalam kandungan.

  6. Wajah berjerawat dan rambut kusam

    Mitos seputar ciri-ciri hamil bayi perempuan lainnya yaitu mengenai kondisi kulit wajah Ibu yang berminyak hingga memicu munculnya jerawat, serta rambut yang kusam. Sebab, sebagian Ibu percaya bahwa bayi perempuan dalam kandungan akan “mengambil” kecantikan Ibunya. Dari mitos ini sudah jelas bahwa anggapan tersebut kurang logis ya, Bu.

    Faktanya, tidak ada penelitian yang menyebutkan bahwa kondisi kulit dan rambut Ibu hamil dipengaruhi oleh jenis kelamin bayi. Justru kondisi kulit dan rambut dipengaruhi oleh kesehatan, hormon, dan kebiasaan Ibu dalam merawat diri selama kehamilan.

  7. Detak jantung bayi cepat

    Detak jantung bayi yang lebih cepat juga sering dianggap sebagai ciri-ciri hamil bayi perempuan. Faktanya, kondisi detak jantung bayi tidak ada hubungannya dengan jenis kelamin bayi dalam kandungan.

  8. Linea nigra

    Ciri-ciri hamil bayi perempuan juga sering dikaitkan dengan bentuk linea nigra pada perut Ibu. Linea nigra adalah garis kehamilan berwarna hitam yang biasanya terbentang memanjang dari pusar sampai tulang kemaluan. Sebagian Ibu mengira linea nigra yang berliku merupakan ciri-ciri hamil bayi perempuan. Padahal, anggapan ini hanyalah mitos.

    Faktanya, linea nigra tidak ada kaitannya dengan jenis kelamin bayi dalam kandungan. Bahkan, semakin mendekati waktu persalinan, linea nigra Ibu akan semakin terlihat jelas.

Dari penjelasan mitos seputar ciri-ciri hamil bayi perempuan di atas, maka diharapkan Ibu bisa mengetahui fakta di balik ciri-ciri hamil bayi perempuan dibandingkan mitos yang membuat salah kaprah. Lantas, bagaimana dengan mitos dan fakta ciri-ciri hamil bayi laki-laki?

Mitos dan Fakta Ciri-ciri Hamil Bayi Laki-laki

Sama seperti mitos ciri-ciri hamil bayi perempuan, ada beberapa anggapan terkait kehamilan bayi laki-laki yang membuat sebagian Ibu keliru. Supaya Ibu mengetahui fakta di baliknya, kita simak mitos dan fakta seputar ciri-ciri hamil bayi laki-laki berikut ini, yuk!

  1. Bentuk perut lebih “turun”

    Jika mitos ciri-ciri hamil bayi perempuan menyebut bahwa bentuk perut Ibu lebih menonjol dan bulat sempurna, lain halnya dengan mitos hamil bayi laki-laki. Sejak zaman dulu, banyak anggapan bahwa bentuk perut ibu hamil yang lebih “turun” menandakan sedang hamil bayi laki-laki. Padahal, anggapan tersebut hanyalah mitos belaka karena faktanya studi dari Jurnal Birth menunjukkan bahwa bentuk perut Ibu hamil dipengaruhi oleh posisi bayi, perubahan postur tubuh, berat badan Ibu, ukuran bayi, bentuk rahim, dan seberapa kencang otot perut.

  2. Warna urine lebih gelap

    Banyak anggapan yang meyakini bahwa ibu yang hamil bayi laki-laki akan mengeluarkan warna urine lebih gelap. Padahal, anggapan tersebut hanyalah mitos belaka. Sebab, faktanya, urine berwarna gelap bisa jadi pertanda Ibu mengalami dehidrasi, yang mungkin terjadi akibat morning sickness. Warna urine juga bisa berubah karena makanan, obat-obatan, atau suplemen yang dikonsumsi Ibu. Pada beberapa kasus, perubahan urine juga bisa disebabkan oleh infeksi yang dialami oleh Ibu.

  3. Ukuran payudara berbeda

    Mitos seputar ciri-ciri hamil bayi laki-laki juga sering dikaitkan dengan perubahan ukuran payudara yang berbeda. Banyak yang mengira, jika payudara kanan lebih besar dibandingkan payudara kiri, maka itu tandanya si Kecil berjenis kelamin laki-laki.

    Faktanya, perubahan hormonal selama kehamilan dapat meningkatkan aliran darah dan menyebabkan munculnya perubahan pada jaringan payudara, sehingga ukurannya bisa jadi lebih besar. Payudara cenderung membengkak saat mempersiapkan suplai ASI untuk si Kecil setelah lahir. Hingga saat ini, tidak ada penelitian yang membuktikan ukuran payudara berkaitan dengan jenis kelamin bayi dalam kandungan.

Itulah beberapa mitos dan fakta seputar ciri-ciri hamil bayi perempuan maupun bayi laki-laki yang perlu Ibu ketahui. Jika Ibu ingin lebih yakin untuk mengetahui jenis kelamin si Kecil, sebaiknya melakukan prosedur USG dengan dokter kandungan yang dapat dilakukan saat usia kehamilan menginjak minggu ke 18-20.

Apapun jenis kelamin si Kecil, Ibu hamil sebaiknya mulai memerhatikan asupan nutrisi yang lebih banyak dibandingkan sebelumnya. Sebab, saat hamil, nutrisi yang Ibu konsumsi diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi dalam kandungan. Oleh karena itu, Ibu hamil perlu memenuhi gizi harian yang cukup, termasuk dari susu kaya nutrisi yang diformulasikan khusus Ibu hamil dan menyusui.

Salah satu nutrisi yang penting dalam susu ibu hamil dan menyusui adalah serat pangan (inulin) karena dapat membantu mengurangi gejala sembelit atau konstipasi. Seperti yang Ibu ketahui, sembelit termasuk salah satu gangguan pencernaan yang sering dialami oleh ibu hamil. Nah, serat pangan (inulin) ini terdapat dalam susu Frisian Flag MAMA yang dapat dikonsumsi oleh ibu hamil maupun ibu menyusui.

Selain serat pangan (inulin) susu Frisian Flag MAMA juga diperkaya oleh protein, karbohidrat, lemak, kalsium, serta 29 vitamin dan mineral lainnya untuk mendukung kesehatan Ibu dan tumbuh kembang si Kecil.