Share Like
Simpan

Sejak lama, akupunktur telah menunjukkan manfaatnya dalam membantu pengobatan dan meningkatkan kesehatan, seperti mengurangi rasa nyeri, membantu menghentikan kebiasaan merokok, dan sebagainya. Studi terbaru menunjukkan akupunktur juga bermanfaat di bidang kesuburan dan infertilitas.

Akupunktur berasal dari negara Cina yang mempercayai adanya aliran kesimbangan energi (dikenal dengan qi dan chi) dalam tubuh, yang membuat dan menjaga tubuh tetap sehat. Bila aliran tersebut terganggu atau terhambat, maka akan berdampak negatif bagi kesehatan. Ada 30 jalur yang dilalui energi qi atau dikenal sebagai jalur meridian, yang memiliki 400 titik akupunktur yang berbeda pada tubuh.

Tergantung dari masalah yang dialami, maka beberapa titik pada tubuh akan distimulasi dengan menggunakan jarum akupunkur yang berbentuk panjang dan tipis. Stimulasi beberapa titik ini bertujuan mengembalikan keseimbangan aliran energi sehingga dapat pulih secara alami.

Akupunktur dan kesuburan
Dalam terapi kedokteran moderen, akupunktur dapat berperan sebagai terapi tambahan pada masalah kesuburan, namun juga dapat sebagai terapi alternatif tunggal. Terapi akupunktur mungkin merupakan terapi kesuburan yang efektif bagi pasangan yang memiliki masalah datang bulan yang tidak teratur, dibandingkan dengan masalah struktur alat reproduksi seperti tersumbatnya saluran sperma.

Ahli akupunktur umumnya mengatakan terapi akupunktur dapat membantu mengatur sistem tubuh, memperlancar aliran darah ke organ reproduksi dan menstabilkan hormon, sehingga meningkatkan fungsi indung telur wanita juga produksi sperma pada pria. Sebagai terapi tambahan, akupunktur dapat membantu pasangan wanita rileks dalam menjalani serangkaian terapi kesuburan kedokteran moderen yang tak jarang menyebabkan stres. Pada beberapa studi telah ditunjukkan akupunktur dapat meningkatkan jumlah rata-rata wanita yang berhasil dalam program bayi tabung.

Yang perlu Ibu ingat adalah terapi akupunktur bukanlah terapi sekali waktu, namun memerlukan serangkaian periode terapi. Mungkin Ibu memerlukan waktu terapi akupunktur sekali atau dua kali seminggu selama beberapa minggu atau mungkin beberapa bulan. Normalnya, terapi akupunktur dilakukan 12 kali. Satu sesi terapi akupunktur mungkin membutuhkan sekitar 1 jam dan termasuk waktu untuk berdiskusi dengan dokter mengenai apa saja yang boleh dikerjakan saat di rumah dan sebagainya.