Whatsapp Share Like
Simpan

Selamat atas kelahiran si Kecil, Bu! Semoga ia selalu tubuh sehat dan pintar, ya. Apakah Ibu sudah mulai mengajak si Kecil berbicara sejak usianya masih sangat belia? Jika iya, berarti bagus, Bu! Berdasarkan informasi dari sejumlah artikel yang saya baca, mengajak bayi berkomunikasi sejak usia dini dapat menstimulasi tumbuh kembangnya. Untuk itu, saya sering mengajak si Kecil bercerita sejak ia baru lahir. Nah, saat mengajak si Kecil bercerita, ada empat cara melatih anak berbicara yang pernah saya terapkan. Simak selengkapnya ya, Bu!

1. Ajak Bercerita Sejak si Kecil Berusia Dini

Bu, meski belum bisa berbicara, ternyata sering mengajak bayi bercerita dapat mempercepat kemampuan berkomunikasinya, lho. Dari bacaan online saya, menurut jurnal penelitian The 30 Million Word Gap by Age 3, perkembangan bahasa anak akan lebih cepat meningkat ketika ia mendengar lebih dari 30 juta kata dari usia 0 hingga 3 tahun.  Untuk itu, selalu sempatkan untuk mengajak si Kecil bercerita ya.

2. Atur Nada Bicara

Selain sering mengajaknya bercerita, perhatikan juga nada bicara Ibu, ya. Ibu dianjurkan untuk tidak berbicara terlalu keras dan cepat. Nah, sebagai alternatif, saya tidak hanya berbicara, tapi sering juga menyanyikan lagu pengantar tidur pada si Kecil.

Dengan cara ini, si Kecil akan lebih mudah mengerti dan mengingat kata yang ada pada lirik lagu. Selain itu, kegiatan ini juga bisa mempererat hubungan emosional antara Ibu dan si Kecil, lho.

3. Gunakan Bahasa Tubuh dan Ekspresi Wajah

Tahukah Ibu? Salah satu cara paling efisien dalam berkomunikasi dengan si Kecil adalah dengan menggunakan bahasa tubuh dan ekspresi wajah. Perlu dicatat bahwa di umurnya yang masih muda, bayi belum mampu mengerti kata-kata. Itu sebabnya, Ibu bisa mengakalinya dengan menggunakan bahasa tubuh dan ekspresi wajah. Bahkan, dari penelitian yang saya temukan lewat online, menggunakan gerak tubuh dan ekspresi wajah ketika berbicara dengan si Kecil, dapat membantunya untuk lebih memahami kata-kata, lho.

4. Lakukan Kontak Mata

Perlu Ibu ketahui bahwa kemampuan penglihatan bayi sudah terbentuk sejak ia baru lahir. Bahkan, si Kecil sudah dapat mengenali wajah Ibu sejak ia berusia empat hari, lho. Oleh karena itu, ketika menyusui saya tidak pernah bosan menatap matanya yang menggemaskan. Saya yakin Ibu juga sering melakukan hal yang sama. Nah, ternyata selain bermanfaat untuk memperkuat ikatan Ibu dan si Kecil, melakukan kontak mata juga dapat meningkatkan konsentrasi dan menstimulasi perkembangan bahasa anak.

Bagaimana Bu, tidak sulit kan untuk mendukung kemampuan berbicara si Kecil? Di usianya yang masih sangat muda, ternyata ia sudah mampu belajar untuk  berkomunikasi, Bu. Yuk, praktikkan cara melatih anak berbicara di atas. Semoga informasinya bermanfaat ya, Bu!