Share Like
Simpan

Sejauh apa perkembangan si Kecil hari ini? Apakah dia sudah bisa menggabungkan 2 kata dalam sebuah frasa atau kalimat tanya? Memang Bu, rasanya bahagia sekali kalau anak kita mulai bisa mengabungkan 2 kata dalam 1 kalimat karena itu merupakan tanda bahwa tumbuh kembang balita 2-3 tahun-nya berjalan normal. 

Yup, benar sekali! Dari sekian banyak tahap tumbuh kembang balita, salah satu yang sangat dinantikan orang tua adalah perkembangan kemampuan bicaranya, dimulai dari mengenal kosakata hingga merangkai kalimat. Masing-masing rentang usia anak memiliki perkembangan kemampuan bahasa yang berbeda, itulah mengapa Ibu wajib mengenal semuanya karena tahap yang telah berlalu tak mungkin diputar ulang. Sayang sekali untuk dilewatkan, kan Bu?

Sebagai gambaran, berikut ini adalah tahap tumbuh kembang balita dalam bidang bahasa antara umur 2-3 tahun di antaranya adalah:

1. Tumbuh kembang balita usia 2 tahun. 

Si Kecil akan mampu mengucapkan kata-kata baru tiap bulannya, menggabungkan 2 kata dalam sebuah frasa atau kalimat tanya, dan juga menggunakan kata-kata yang terdiri atas beberapa suara konsonan, seperti “mama maem” atau “papa datang”. 

2. Menjelang usia 3 tahun. 

Tumbuh kembang balita untuk kemampuan berbicara ini biasanya akan ditandai dengan: 

  • Mengetahui arti padanan kata dengan obyek yang dia kenali atau dalam mengidentifikasi obyek.
  • Mampu mengucapkan 2-3 kata dalam bentuk kalimat dan kalimat tanya.
  • Mampu berbicara cukup jelas bagi anggota keluarga sehingga dapat dimengerti.
  • Mampu merespons beberapa arahan atau permintaan dari anggota keluarga atau orang lain. 

Selain tanda perkembangan anak di atas, menurut sebuah penelitian, sekitar 25% balita mengulangi suara, suku kata, atau kata-kata ketika mereka berbicara. Pengulangan kata pada anak dikenal dengan sebutan disfluency dalam tumbuh kembang balita.  Namun demikian, ini masih merupakan hal normal dan akan terjadi selama beberapa waktu saja karena si Kecil ingin mengungkapkan sesuatu namun  masih memiliki kosakata yang terbatas.  

Untuk membantu tumbuh kembang balita Ibu dalam bidang bahasa, berusahalah untuk mengerti segala sesuatu yang dia katakan walaupun tidak mudah tentunya. Berikan perhatian secara penuh, telaten dan jangan menyela ketika dia berbicara. Seadainya proses tumbuh kembang balita Ibu berbeda dari segala tolok ukur di atas jangan terlalu khawatir Bu, karena setiap anak punya keunikan masing-masing. 

Untuk membantu tumbuh kembang balita dalam berbicara, berikut ini beberapa tips yang bisa Ibu coba: 

1. Hindari bicara seperti bayi 

Sebaiknya Ibu berbicara dengan jelas dan sederhana, gunakan kata-kata yang sebenarnya dan kalimat yang lengkap .

2. Narasi 

Usahakan bercerita saat berbicara pada si Kecil seperti  "Ibu akan memotong-motong apel ini, lalu kita makan bersama "

3. Ulangi

Ulangi kata yang belum lengkap diucapkan balita dan jabarkan kembali. Contohnya : saat si Kecil bilang Ap-uh! Ibu dapat membantunya: “Iya ini apel. Kita akan memakan apel merah ini bersama-sama”.

4. Membaca

Banyak menghabiskan waktu dengan membaca bersama si Kecil akan membantu memperbanyak kosakata yang dia pelajari.

5. Bercakap-cakap.

Melakukan percakapan dengan si Kecil akan membantu meningkatkan kemampuan berbicara anak, karena ia dapat mempraktekan secara langsung kemampuan berbicaranya. 

Peran seorang Ibu dalam masa perkembangan kemampuan berbicara pada balita memang sangat penting, karena lewat seorang Ibu-lah balita belajar mengenal berbagai kosakata. Semoga dengan melakukan beberapa tips di atas Ibu dapat membantu si Kecil melewati tahap tumbuh kembang balita dalam hal kemampuan berbicara dengan lancar. Salam sehat!