Share Like
Simpan

Acara makan malam bersama keluarga adalah momen sederhana namun kaya akan makna. Saat makan malam bersama, dapat terjalin ikatan yang lebih erat antara anggota keluarga. Bagi saya, acara ini sangat pantang untuk dilewatkan.

Nah, tahukah Ibu? Banyak sekali hal yang dapat dilakukan bersama saat makan malam, lho. Salah satunya adalah melakukan permainan “Sebut & Ceritakan”. Saya dan si Kecil sering sekali memainkan ini!

Memang, banyak yang kurang setuju pada aktivitas bermain yang diselipkan di sela-sela acara makan. Alasannya beragam, mulai dari kekhawatiran akan tersedak, merasa tidak khusyuk saat makan, hingga anggapan bahwa berbicara saat makan adalah hal yang melanggar nilai dan norma.

Jangan khawatir, Bu. Masih ada cara untuk menyiasatinya, yaitu dengan menunggu hingga makan malam selesai. Saya sendiri biasanya melakukan permainan tersebut sebelum beranjak ke aktivitas lain. Ya, hitung-hitung sambil menunggu makanan turun ke lambung dan tercerna ya, Bu.

 

Bagaimana sih cara melakukan permainan “Sebut & Ceritakan”? Perhatikan langkah berikut ini yuk, Bu!

1. Pertama-tama, Ibu dapat mengajukan sebuah topik pada si Kecil. Misalnya, tentang mainan favorit, sahabat di kelas, atau bisa juga tempat yang paling suka dikunjungi. Saya biasanya memulai dengan bertanya “Tadi main apa sama teman-teman?

2. Setelah menentukan topik, sekarang giliran si Kecil untuk berbicara. Ibu atau Ayah dapat membantunya dengan bertanya. Misalnya, “Mainan kamu namanya siapa, ya?” atau “Sepertinya kamu suka banget ya, sama mainan itu. Ceritakan alasannya, dong!”

3. Saat ia mulai berbicara, dengarkan dengan baik. Jika ingin mengajukan pertanyaan, tunggu hingga ia menyelesaikan kalimatnya. Tunjukkan rasa antusias dan berikan pujian juga kepadanya setelah ia selesai bercerita.

 

Perlu diperhatikan, di usianya sekarang, biasanya si Kecil sudah bisa mengucapkan kata-kata dengan jelas dan mudah dimengerti. Namun, jika ia salah mengeja sebuah kata, hindari untuk memotong dan langsung mengoreksinya ya, Bu. Sebaiknya, langsung berikan contoh saja dengan merespons menggunakan kata yang benar.

Permainan ini memang memiliki beragam manfaat, antara lain mengembangkan kemampuan bicara si Kecil. Ia akan mampu menggunakan kalimat deskriptif yang baik setiap kali memberi penjelasan tentang topik yang diberikan. Lewat ceritanya, si Kecil pun diajak untuk berekspresi dan berani mengemukakan pendapatnya. Hal ini ikut menumbuhkan rasa percaya dirinya, lho.

Satu lagi, pada rentang usia 3 hingga 4 tahun, si Kecil umumnya sedang senang-senangnya bermain dengan teman sebaya. Nah, permainan "Sebut & Ceritakan" dapat dijadikan sarana untuk melatih kemampuan bersosialisasinya itu. Misalnya, ia jadi terlatih untuk sabar menunggu giliran bicara saat ada orang lain bercerita.

Bahagia sekali deh, rasanya waktu melihat si Kecil bisa aktif dan kreatif saat bercerita dalam permainan ini. Nah, untuk mendukung kreativitasnya ketika berkreasi dan bermain di usia 3-4 tahun ini, saya selalu memberikan asupan nutrisi yang tepat untuknya, salah satunya Seng. Jenis mineral ini sangat membantu mengoptimalkan pertumbuhan dan kekebalan tubuhnya. Seperti yang sudah kita tahu, lewat tubuh yang prima, si Kecil pun akan semakin bersemangat untuk menciptakan karya-karya yang luar biasa.

Seng bisa Ibu temukan dalam jenis makanan laut seperti tiram. Namun, si Kecil tentu bosan apabila diberikan makanan laut setiap hari. Nah, supaya kebutuhan mineralnya tetap terpenuhi, saya rutin memberikan susu Frisian Flag Karya Suprima. Susu pertumbuhan khusus anak usia 4-6 tahun ini diformulasikan dengan Seng, Selenium, dan nutrisi penting lainnya agar sistem kekebalan tubuhnya tetap kuat terjaga sehingga si Kecil dapat leluasa berkreasi setiap hari!

Bagaimana, Bu? Semoga informasi yang saya bagikan ini bisa membantu Ibu dalam mengasah kemampuan berbicara si Kecil, ya. Yuk, abadikan juga momen tumbuh kembangnya tersebut lewat foto dan video. Hal ini bisa menjadi kenang-kenangan untuknya di masa yang akan datang.