Share Like
Simpan

Selamat atas hadirnya sang janin di dalam kandungan ya, Bu! Memasuki trimester pertama, tentu Ibu membutuhkan nutrisi yang cukup untuk membantu mengoptimalkan tumbuh kembang janin, salah satunya melalui vitamin. Nah, dari berbagai forum diskusi ibu hamil yang pernah saya ikuti di internet saat mengandung si Kecil dulu, ada beberapa informasi penting seputar vitamin kehamilan yang perlu Ibu ketahui. Apa sajakah itu?

Tiga Vitamin Kehamilan Utama

Ternyata, setidaknya ada tiga jenis vitamin kehamilan yang dapat Ibu konsumsi, yaitu Asam Folat, Zat Besi dan Kalsium. Apa saja fungsinya? Berikut infonya, Bu.

1. Asam Folat: Vitamin yang satu ini dapat memengaruhi perkembangan otak janin. Kecukupan asupan Asam Folat dapat membantu mencegah si Kecil lahir dengan cacat otak, lho. Selain suplemen khusus ibu hamil, Asam Folat dapat Ibu peroleh dari berbagai jenis asupan, seperti bayam, brokoli, pisang, dan kacang-kacangan.

2. Zat Besi: Dalam sebuah artikel kesehatan yang saya baca, menurut Sudeep Kukreja, seorang dokter dan pakar kehamilan dari Hospital of Orange County di California, Amerika Serikat, Zat Besi dapat membantu peredaran oksigen di seluruh tubuh si Kecil. Zat Besi juga dapat mencegah anemia pada Ibu hamil. Selain suplemen khusus ibu hamil, Zat Besi dapat Ibu peroleh dari berbagai jenis asupan, seperti kacang merah, hati ayam, ikan, dan yogurt.

3. Kalsium: Pertumbuhan tulang si Kecil akan semakin optimal apabila memperoleh asupan Kalsium sejak dini, Bu. Tak hanya itu, asupan kalsium akan mencegah pengeroposan tulang bagi Ibu hamil. Selain suplemen khusus ibu hamil, Kalsium dapat Ibu peroleh dari berbagai jenis asupan, seperti susu rendah lemak, susu kedelai keju, dan tahu.

Konsumsi Vitamin Kehamilan Sejak Trimester Pertama

Perkembangan otak si Kecil telah dimulai dari 28 hari pertama setelah pembuahan terjadi. Risiko cacat otak pada janin dapat timbul hingga kehamilan mencapai usia enam minggu. Maka dari itu, sebaiknya konsumsi asupan makanan bergizi dan vitamin secara rutin sejak trimester pertama untuk membantu mengoptimalkan tumbuh kembang janin.

Efek Samping Vitamin Kehamilan

Ketika saya membaca testimonial di forum diskusi Ibu hamil, ada juga yang mengungkapkan ketidaknyamanan ketika mengonsumsi suplemen atau vitamin kehamilan. Ketidaknyamanan tersebut bisa berupa mual atau konstipasi. Itulah kenapa Ibu perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen khusus di masa kehamilan.

Jadi bagaimana, Bu? Sudah siap untuk mengoptimalkan perkembangan janin dengan asupan bergizi seperti vitamin kehamilan? Jika terjadi gangguan seperti mual dan konstipasi, Ibu bisa menghentikan sementara konsumsi vitamin atau suplemen kehamilan, lalu kembali berkonsultasi dengan dokter kandungan. Biasanya dokter akan menyarankan agar Ibu meminum air putih lebih banyak, mengonsumsi lebih banyak serat, dan tetap bergerak aktif untuk memperlancar saluran pencernaan.

Semoga informasi ini bermanfaat dan selamat menikmati momen-momen kehamilan, Bu!