Whatsapp Share Like Simpan

Ada banyak cara agar anak tumbuh tinggi, mulai dari mengonsumsi nutrisi berkualitas, berolahraga, memiliki waktu tidur yang cukup, serta mengonsumsi susu pertumbuhan. Ibu bisa memaksimalkan cara agar anak tumbuh tinggi ini sejak awal karena dua tahun pertama kehidupan si Kecil merupakan fase penting untuk menentukkan tumbuh kembangnya di masa depan. Oleh karena itu, tak heran jika dua tahun pertama merupakan fondasi yang akan mendukung potensi agar anak tumbuh tinggi, sehat, cerdas, dan kuat. 

Seperti yang Ibu ketahui, nutrisi berperan penting dalam tumbuh kembang si Kecil. Nutrisi yang perlu ia konsumsi harus mencakup makronutrien dan mikronutrien yang berkualitas. Makronutrien meliputi protein, karbohidrat, dan lemak. Sementara, mikronutrien meliputi berbagai macam vitamin dan mineral. Penting bagi Ibu untuk menyeimbangkan nutrisi tersebut agar anak tumbuh tinggi dengan lebih ideal. 

Mungkin selama ini Ibu sering mendengar nutrisi yang berperan penting dalam membentuk tulang adalah kalsium. Namun, nyatanya kalsium saja tidak cukup untuk membuat si Kecil tinggi lebih optimal lho, diperlukan nutrisi lain, seperti protein, vitamin D, zat besi, zinc, fosfor, omega 3 dan omega 6 agar anak tumbuh tinggi, kuat, dan sehat. Nah, di artikel ini akan dijelaskan apa saja jenis makanan yang membantu peningkatan tinggi badan si Kecil sekaligus cara mengoptimalkannya dengan langkah yang tepat. Simak sampai selesai yuk! 

Jenis Makanan Bernutrisi Agar Anak Tumbuh Tinggi

Seiring bertambahnya usia si Kecil, ia pun memerlukan makanan yang kaya akan nutrisi agar anak tumbuh tinggi. Saatnya Ibu mengenalkan berbagai jenis makanan bernutrisi yang sehat dan lezat. Berikut ini 10 jenis makanan bernutrisi agar anak tumbuh tinggi:

  1. Susu

    Selain kalsium, susu juga mengandung 9 asam amino esensial (9AAE) yang sangat dibutuhkan oleh tubuh agar anak tumbuh tinggi. Sebab, 9 asam amino esensial (9AAE) berkaitan dengan hormon pertumbuhan anak. Kekurangan 1 jenis 9 asam amino esensial (9AAE) akan mengurangi fungsi optimal tubuh si Kecil. Oleh karena itu, si Kecil perlu mengonsumsi 9AAE dalam 9 jenis yang lengkap dan jumlah yang cukup agar tumbuh kembangnya lebih optimal. Selain itu, 9 asam amino esensial (9AAE) ini tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh, sehingga membutuhkan bantuan dari makanan yang mengandung 9AAE, seperti susu, telur, ikan, daging merah, daging putih, dan kacang-kacangan serta hasil olahannya. Dalam jurnal EBioMedicine yang dipublikasi dalam laman resmi thelancet.com menyebutkan bahwa masalah stunting pada anak berkaitan erat dengan kurangnya asupan asam amino esensial dalam tubuh. Penelitian itu menunjukkan pentingnya asupan 9 asam amino esensial (9AAE) untuk anak-anak, terutama di dua tahun pertama kehidupannya. 

    Artikel Sejenis

  2. Telur

    Telur mengandung protein, zinc, vitamin A, D, E, dan B12 yang membantu agar anak tumbuh tinggi. Pastikan Ibu memberikan telur dalam batas normal, agar si Kecil tidak berlebihan dalam mengonsumsi makanan satu ini. Meskipun telur memiliki banyak manfaat untuk si Kecil, namun jika diberikan secara berlebihan justru akan berbahaya terhadap kesehatan tubuhnya. Selain itu, perlu Ibu ingat bahwa beberapa anak memiliki alergi telur, sehingga ada baiknya Ibu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum memberikan telur dalam menu hariannya. 

  3. Ikan

    Ibu ingin agar anak tumbuh tinggi? Saatnya berikan si Kecil olahan ikan yang lezat dan sehat. Daging ikan putih merupakan sumber protein yang sangat bagus, sementara daging ikan berlemak, seperti salmon kaya akan asam lemak esensial dan vitamin yang mendukung perkembangan otak, kesehatan mata, dan kekebalan tubuh.

  4. Daging merah

    Daging merah seperti daging sapi dan daging kambing merupakan salah satu sumber protein hewani yang memiliki banyak manfaat untuk tumbuh kembang si Kecil. Tak heran jika daging merah dijadikan olahan agar anak tumbuh tinggi lebih optimal. Pastikan untuk mengolah daging merah dengan tepat dan porsi yang normal. Seimbangkan porsi makanan si Kecil dengan beragam sayur dan buah, agar ia mendapat nutrisi lain yang penting untuk kesehatannya. 

    Baca juga: 4 Resep Makanan Asam Amino Esensial untuk Kesehatan Si Kecil

  5. Daging putih

    Selain daging merah, Ibu juga dapat mengolah daging putih seperti daging ayam untuk dijadikan makanan bernutrisi agar anak tumbuh tinggi. Ada banyak ide olahan daging ayam yang bisa Ibu kreasikan sesuai dengan usia si Kecil. Pastikan memilih daging ayam yang masih segar, serta proses pengolahannya pun harus tepat ya, Bu. Sebaiknya mengolah daging ayam dengan cara direbus menjadi sop, dikukus, atau dipanggang agar lebih sehat.

  6. Ubi

    Rasanya yang manis dan teksturnya yang lembut bisa membuat ubi jalar jadi makanan kesukaan si Kecil. Selain itu, ubi jalar kaya akan beta karoten yang dapat meningkatkan kesehatan tulang sehingga bisa menjadi makanan pilihan agar anak tumbuh tinggi. Ibu bisa mengolah ubi jalar dengan cara dipanggang, dikukus, dibakar, atau dicampur dengan makanan lainnya. 

  7. Kacang polong 

    Kacang polong kaya akan vitamin K yang membantu meningkatkan kepadatan tulang dan meningkatkan tinggi badan anak. Selain itu, kacang polong juga mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin B9 (asam folat), dan beberapa nutrisi penting lainnya yang bermanfaat untuk kesehatan dan tumbuh kembang si Kecil. 

  8. Pisang

    Makanan bernutrisi agar anak tumbuh tinggi selanjutnya adalah pisang. Buah dengan tekstur lembut ini terkenal akan nutrisinya yang berlimpah. Selain rasanya yang enak, pisang juga termasuk sumber karbohidrat yang memberikan energi untuk tubuh si Kecil di masa pertumbuhan dan perkembangannya. Pisang juga kaya akan serat sehingga dapat melancarkan saluran pencernaan. Pastikan memilih pisang yang sudah matang sempurna untuk dijadikan camilan sehat si Kecil ya, Bu. 

  9. Wortel

    Jika berbicara mengenai wortel, manfaat yang paling sering disebut yaitu meningkatkan kesehatan mata. Namun, ternyata sayuran berwarna oranye ini memiliki banyak manfaat lainnya untuk mendukung tumbuh kembang si Kecil. Oleh karena itu, wortel disebut sebagai makanan bernutrisi agar anak tumbuh tinggi karena di dalamnya mengandung beta karoten yang sangat baik untuk pertumbuhan tulang si Kecil. 

  10. Brokoli

    Satu lagi makanan bernutrisi agar anak tumbuh tinggi yang tidak boleh Ibu lewatkan adalah brokoli. Sayuran hijau ini termasuk superfood yang kaya akan vitamin C, beta karoten, vitamin B9 (asam folat), zat besi, kalium, dan serat yang membantu meningkatkan kesehatan serta tumbuh kembang si Kecil. Ibu dianjurkan untuk mengolah brokoli dengan cara dikukus atau direbus agar lebih sehat. Selain itu, hindari menghangatkan brokoli secara berulang karena akan mengurangi nutrisi alami di dalamnya. 

Itulah 10 jenis makanan bernutrisi agar anak tumbuh tinggi yang bisa Ibu olah untuk dijadikan menu harian si Kecil. Seperti yang telah disebutkan, salah satu nutrisi yang penting agar anak tumbuh tinggi adalah 9 asam amino esensial (9AAE). Ibu bisa mendapatkan 9 asam amino esensial ini dari sumber protein berkualitas, seperti susu, telur, ikan, daging merah, daging putih, dan kacang-kacangan serta hasil olahannya. Perlu diketahui bahwa protein hewani adalah jenis protein yang paling penting dan dibutuhkan oleh tubuh dibandingkan protein nabati. Ini karena protein nabati, seperti kacang-kacangan, sayuran dan buah memiliki asam amino pembatas yang menyebabkan asam amino lainnya tidak terserap dengan baik di dalam tubuh. Meskipun protein hewani lebih penting, namun Ibu tetap harus menyeimbangkannya dengan protein nabati dan nutrisi lainnya ya. 

Salah satu asupan bernutrisi yang mengandung 9 asam amino esensial (9AAE) secara lengkap adalah susu pertumbuhan Frisian Flag PRIMAGRO AAE 1+. Kandungan nutrisi dalam susu pertumbuhan ini telah ditingkatkan dari sebelumnya demi mendukung potensi tumbuh kembang si Kecil lebih optimal. Susu Frisian Flag PRIMAGRO AAE 1+ juga diperkaya dengan 9 nutrisi penting lainnya, seperti minyak ikan, omega 3, omega 6, zat besi, zinc, protein, kalsium, magnesium, vitamin D3 serta vitamin dan mineral lain untuk mendukung potensi agar anak tumbuh tinggi, pintar, dan kuat.